alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Pakai Sabu untuk Jaga Stamina, Lima Pengguna Diciduk Polisi Karangasem

AMLAPURA – Satuan Reserse Narkoba Polres Karangasem mengamankan lima orang penyalahgunaan narkotika jenis sabu sejak Juni-Juli 2020.

Satu di antaranya merupakan anak di bawah umur yang telah putus sekolah. Kepada penyidik, mereka mengaku menggunakan barang terlarang tersebut untuk menjaga stamina.

Kapolres Karangasem AKBP. Ni Nyoman Suartini, di Mako Polres Karangasem, mengungkapkan, kelima pengguna narkotika jenis sabu itu

masing-masing berinisial IKS, 15 asal Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu; HW, 27 asal Kabupaten Lombok Timur, NTB; PAYW, 27 asal Desa Antiga, Kecamatan Manggis;

AH, 33 asal Kabupaten Lombok Barat, NTB, dan IKSY, 27 asal Desa Selumbung, Kecamatan Manggis.

Mereka diamankan Sat Res Narkoba Polres Karangasem mulai Juni-Juli 2020. “Mereka berhasil diamankan berkat laporan masyarakat dan hasil pengembangan yang dilakukan Sat Res Narkoba Polres Karangasem,” katanya.

Baca Juga:  Kuasai Ratusan Butir Ekstasi, Made Naryana Diganjar 12 Tahun Penjara

Rata-rata mereka mendapat barang haram itu dengan sistem tempel yang dibeli dari seseorang yang berada di Denpasar dan Gianyar.

Mereka menggunakan sabu-sabu dengan alasan untuk menjaga stamina. “Untuk anak di bawah umur itu, kami masih amankan di Polsek.

Anak ini statusnya sudah tidak bersekolah dan tidak bekerja. Ada yang mengaku baru sebagai pengguna. Ada juga yang sudah lama,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, kelimanya dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancamannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. 

Baca Juga:  Tempel Sabu Demi Rp 500 Ribu, Geleng-geleng Kepala Dituntut 16 Tahun


AMLAPURA – Satuan Reserse Narkoba Polres Karangasem mengamankan lima orang penyalahgunaan narkotika jenis sabu sejak Juni-Juli 2020.

Satu di antaranya merupakan anak di bawah umur yang telah putus sekolah. Kepada penyidik, mereka mengaku menggunakan barang terlarang tersebut untuk menjaga stamina.

Kapolres Karangasem AKBP. Ni Nyoman Suartini, di Mako Polres Karangasem, mengungkapkan, kelima pengguna narkotika jenis sabu itu

masing-masing berinisial IKS, 15 asal Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu; HW, 27 asal Kabupaten Lombok Timur, NTB; PAYW, 27 asal Desa Antiga, Kecamatan Manggis;

AH, 33 asal Kabupaten Lombok Barat, NTB, dan IKSY, 27 asal Desa Selumbung, Kecamatan Manggis.

Mereka diamankan Sat Res Narkoba Polres Karangasem mulai Juni-Juli 2020. “Mereka berhasil diamankan berkat laporan masyarakat dan hasil pengembangan yang dilakukan Sat Res Narkoba Polres Karangasem,” katanya.

Baca Juga:  Tempel Sabu Demi Rp 500 Ribu, Geleng-geleng Kepala Dituntut 16 Tahun

Rata-rata mereka mendapat barang haram itu dengan sistem tempel yang dibeli dari seseorang yang berada di Denpasar dan Gianyar.

Mereka menggunakan sabu-sabu dengan alasan untuk menjaga stamina. “Untuk anak di bawah umur itu, kami masih amankan di Polsek.

Anak ini statusnya sudah tidak bersekolah dan tidak bekerja. Ada yang mengaku baru sebagai pengguna. Ada juga yang sudah lama,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, kelimanya dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancamannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. 

Baca Juga:  Tragis! Ditendang Sapi, Petani Tewas Mengenaskan, Amor Ring Acintya…

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/