alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Pabrik Roti Vanessa Terbakar, Sehari Sebelum Kejadian Muncul Keanehan

DENPASAR – Pabrik Roti Vanessa di Jalan Antasura, Nomor 146, Peguyangan Kaja, Banjar Bon Biyu Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, nyaris ludes terbakar Jumat (11/10) kemarin.

Pabrik roti itu diduga terbakar akibat komponen pada oven pembakar rotinya bocor. Beruntung yang terbakar hanya bagian dapur.

Walaupun demikian, sang pemilik mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat insiden ini. Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Muh Nurul Yakin mengatakan, dari hasil penyelidikan awal yang terbakar hanya bagian dapur.

Beruntung tim pemadam cepat tiba di TKP untuk memadamkan api di pabrik milik Petrus Kurniawan, 48, itu.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, tanda-tanda terjadinya kebakaran pabrik roti itu sebenarnya diketahui sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Diduga Gelar Judi Pacuan Kuda di Kuta, Bule Aussie & Dua Aspri Cantik Dibekuk

Salah seorang karyawan, Dewa Puti Sudirawan, 42, menyatakan, oven sempat mengeluarkan bunyi ledakan kecil saat dihidupkan sehari sebelum kejadian.

Saat itu kompor oven diganti dengan yang baru. Lalu digunakan lagi untuk kegiatan membakar roti. Jumat pagi kemarin, salah seorang karyawan lainnya, Putu Sudira kembali menghidupkan kompor yang sama.

“Beberapa saat digunakan kompor oven tersebut mengeluarkan asap tebal disertai api,” beber Iptu Nurul Yakin.

Sontak semua karyawan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri. “Apinya dengan cepat membesar. Mereka berusaha

memadamkan api secara manual dengan alat Pemadam Api Ringan (APAR), tapi tak mempan. Untungya tim pemadam cepat datang ke TKP,” katanya.

Beruntung api berhasil dikuasai dalam dapur berukuran 4 meter x 4 meter sehingga tidak merembat ke mana-mana.

Baca Juga:  Kecewa Tuntutan JPU, Korban Kawin Lari Lapor ke Kejagung

“Dari hasil interogasi terhadap sejumlah saksi, disimpulkan sementara peristiwa itu akibat komponen kompor yang rusak.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Selain itu bangunan yang terbakar hanya bagian dapur pabrik saja. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta,” bebernya.



DENPASAR – Pabrik Roti Vanessa di Jalan Antasura, Nomor 146, Peguyangan Kaja, Banjar Bon Biyu Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, nyaris ludes terbakar Jumat (11/10) kemarin.

Pabrik roti itu diduga terbakar akibat komponen pada oven pembakar rotinya bocor. Beruntung yang terbakar hanya bagian dapur.

Walaupun demikian, sang pemilik mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat insiden ini. Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Muh Nurul Yakin mengatakan, dari hasil penyelidikan awal yang terbakar hanya bagian dapur.

Beruntung tim pemadam cepat tiba di TKP untuk memadamkan api di pabrik milik Petrus Kurniawan, 48, itu.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, tanda-tanda terjadinya kebakaran pabrik roti itu sebenarnya diketahui sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Dituntut 2,5 Tahun, Dua Oknum Pegawai Ini Langsung..

Salah seorang karyawan, Dewa Puti Sudirawan, 42, menyatakan, oven sempat mengeluarkan bunyi ledakan kecil saat dihidupkan sehari sebelum kejadian.

Saat itu kompor oven diganti dengan yang baru. Lalu digunakan lagi untuk kegiatan membakar roti. Jumat pagi kemarin, salah seorang karyawan lainnya, Putu Sudira kembali menghidupkan kompor yang sama.

“Beberapa saat digunakan kompor oven tersebut mengeluarkan asap tebal disertai api,” beber Iptu Nurul Yakin.

Sontak semua karyawan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri. “Apinya dengan cepat membesar. Mereka berusaha

memadamkan api secara manual dengan alat Pemadam Api Ringan (APAR), tapi tak mempan. Untungya tim pemadam cepat datang ke TKP,” katanya.

Beruntung api berhasil dikuasai dalam dapur berukuran 4 meter x 4 meter sehingga tidak merembat ke mana-mana.

Baca Juga:  Jukir Liar Pertokoan Sudirman “Dijuk” Polisi, Jumlah BB Bikin Miris...

“Dari hasil interogasi terhadap sejumlah saksi, disimpulkan sementara peristiwa itu akibat komponen kompor yang rusak.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Selain itu bangunan yang terbakar hanya bagian dapur pabrik saja. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta,” bebernya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/