Kamis, 02 Dec 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Penangkapan Napi Kabur I Gede Loka

Saat Kabur, I Gede Loka Dibantu Teman Bernama Kris. Siapa Dia?

12 Oktober 2021, 14: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Saat Kabur, I Gede Loka Dibantu Teman Bernama Kris. Siapa Dia?

I Gede Loka Wijaya, narapidana yang kabur dari Lapas Kerobokan usai ditangkap aparat dari Polres Badung, Minggu (10/10). (IST)

Share this      

BADUNG – Aksi kabur I Gede Loka Wijaya, 47, dari Lapas Kerobokan Sabtu (2/10) sekitar Pukul 18.30 Wita lalu ternyata ada peran temannya bernama Kris. Polisi pun masih memburu Kris yang konon tinggal di Jembrana.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana membeberkan, ketika berhasil melompati tembok dengan kawat berduri dekat pintu darurat Lapas Kerobokan, I Gede Loka menuju ke timur sampai di perempatan Pengubengan, Kerobokan.

Di perempatan itu dia naik ojek online ke KFC Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

Baca juga: Polisikan Bendesa hingga Jadi Tersangka, Warga Diusir dari Desa Adat

Pria asal Banjar Delod Setra, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana itu kemudian menumpang truk ke depan Terminal Mengwi di Desa Mengwitani.

Nah, ketika di Terminal Mengwi itu sudah malam. Dia pun minta dijemput temannya menuju Jembrana. Temannya ini disebut bernama Kris.

Kris Bersama I Gede Loka kemudian menancap gas menuju ke Jembrana. Bahkan,  Loka menginap semalam di rumah Kris.

Lantas, bagaimana sikap polisi dengan Kris yang telah membantu atau diduga menyembunyikan informasi selama kaburnya I Gede Loka?

“Kami masih dalami siapa itu Kris dan alamat lengkapnya,” aku Sudana.

Sekadar diketahui, ketika di Jembrana I Gede Loka sempat mencuri dua sepeda motor, Jadi, setelah menginap di tempat Kris, Minggu (3/10) sekitar Pukul 21.00 Wita, I Gede Loka sempat mencuri sepeda motor Supra Fit di Desa Baluk, kemudian membawa motor curian itu ke Penginapan Sinta di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Negara.

Di Penginapan Sinta, dia mencuri sepeda motor Vario dan meninggalkan Supra Fit di sana. Dengan motor Vario, dia menuju ke Denpasar. Minggu (10/10) sekitar Pukul 21.00 Wita, dia ditangkap di Jalan Nangka, Denpasar.

De Loka sempat melawan saat ditangkap. Dia mengeluarkan pisau cutter. Namun polisi melumpuhkannya dengan satu tembakan di kakinya. Kini, De Loka masih di tahan di Polres Badung.

Sekadar diketahui, De Loka merupakan napi kasus pencurian sepeda motor yang mestinya bebas dari penjara pada 2023 tahun mendatang. Sebelumnya, dia juga dipenjara dalam kasus pencurian HP.

(rb/dwi/mar/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia