alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Begini Kronologis Christian dan Paul Kabur dari Lapas Kerobokan

DENPASAR – Polisi masih terus berupaya mengejar Christian Beasley, 32, tahanan kasus narkotika asal California, USA, yang kabur dari Lapas Kerobokan kemarin.

Meski telah mengerahkan segala daya dan upaya, Christian belum juga tertangkap. Sementara Paul Anthony Hofman, 57, asal New York, Amerika Serikat, berhasil diamankan.

Lantas, bagaimana aksi kaburnya dua pelaku terkuak? Menurut Kalapas Kelas II Kerobokan Tonny Nainggolan, pengungkapan berawal ketika sekitar pukul 03.30 hingga 04.00, komandan jaga Khairul melakukan pengecekan ke semua blok.

Termasuk ke blok Lovina, tempat kedua warga binaan ditahan. Saat itulah diketahui dua dari tiga tahanan asing di blok tersebut sudah tak ada di tempatnya.

Baca Juga:  Trek-trekan Meresahkan Warga Serangan, Polisi & Pecalang Turun Tangan

“Jadi sebelum kabur Paul tinggal di kamar nomor empat sedangkan Christian nomor tujuh. Nah TKP kaburnya itu di kamar tujuh itu,”imbuh Tonny.

Di kamar itu, lanjut Tonny petugas menemukan tralis plafon digergaji. Dari sana,  keduanya diduga melompat turun dengan memanjat beberapa tembok pembatas blok hunian dan kantor lapas.

Sampai di pos 6 dekat menara, mereka diduga turun melewati tembok sisi timur Lapas melalui seutas tali biru tersambung bekas kabel hitam dan tangga kayu.

“Ada dua material itu di balik tembok. Apakah kedua alat itu dipakai kabur atau bagaimana, masih dalam penyelidikan polisi,”ucap Tonny.

Yang jelas, keduanya lalu turun satu per satu. Mulai dari Christian. Saat aksi Christian ini sempat dilihat buruh proyek yang tinggal di bedeng di balik tembok sisi timur LP.

Baca Juga:  Maling Dua Led TV Vila Kanaya, Dua Berandalan Diciduk di Negara

Kebetulan saat itu kata Tonny, sedang ada proyek pembangunan gedung lapas untuk warga binaan perempuan.

Saksi buruh ini sempat melihat hanya samar-samar mengingat saat itu kondisi hujan deras. Dia baru mengetahui dengan jelas ketika napi Paul turun dan terjatuh tepat di atas atap bedeng yang ditempati saksi.

“Karena terjatuh, warga (saksi buruh) langsung mengamankan Paul dan menyerahkan ke petugas,”aku Tonny.



DENPASAR – Polisi masih terus berupaya mengejar Christian Beasley, 32, tahanan kasus narkotika asal California, USA, yang kabur dari Lapas Kerobokan kemarin.

Meski telah mengerahkan segala daya dan upaya, Christian belum juga tertangkap. Sementara Paul Anthony Hofman, 57, asal New York, Amerika Serikat, berhasil diamankan.

Lantas, bagaimana aksi kaburnya dua pelaku terkuak? Menurut Kalapas Kelas II Kerobokan Tonny Nainggolan, pengungkapan berawal ketika sekitar pukul 03.30 hingga 04.00, komandan jaga Khairul melakukan pengecekan ke semua blok.

Termasuk ke blok Lovina, tempat kedua warga binaan ditahan. Saat itulah diketahui dua dari tiga tahanan asing di blok tersebut sudah tak ada di tempatnya.

Baca Juga:  Sepasang Kekasih Otak Pemasok Sabu Terindikasi Pemain Lama

“Jadi sebelum kabur Paul tinggal di kamar nomor empat sedangkan Christian nomor tujuh. Nah TKP kaburnya itu di kamar tujuh itu,”imbuh Tonny.

Di kamar itu, lanjut Tonny petugas menemukan tralis plafon digergaji. Dari sana,  keduanya diduga melompat turun dengan memanjat beberapa tembok pembatas blok hunian dan kantor lapas.

Sampai di pos 6 dekat menara, mereka diduga turun melewati tembok sisi timur Lapas melalui seutas tali biru tersambung bekas kabel hitam dan tangga kayu.

“Ada dua material itu di balik tembok. Apakah kedua alat itu dipakai kabur atau bagaimana, masih dalam penyelidikan polisi,”ucap Tonny.

Yang jelas, keduanya lalu turun satu per satu. Mulai dari Christian. Saat aksi Christian ini sempat dilihat buruh proyek yang tinggal di bedeng di balik tembok sisi timur LP.

Baca Juga:  BNNP Bali: Napi Narkotika "Kuasai" 87,34 % Hunian Lapas Kerobokan

Kebetulan saat itu kata Tonny, sedang ada proyek pembangunan gedung lapas untuk warga binaan perempuan.

Saksi buruh ini sempat melihat hanya samar-samar mengingat saat itu kondisi hujan deras. Dia baru mengetahui dengan jelas ketika napi Paul turun dan terjatuh tepat di atas atap bedeng yang ditempati saksi.

“Karena terjatuh, warga (saksi buruh) langsung mengamankan Paul dan menyerahkan ke petugas,”aku Tonny.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/