alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Geger Nelayan Ditemukan Tewas dengan Kondisi Sudah Kaku di Atas Perahu

NEGARA-Warga dan nelayan di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pengambengan, Negara, Kamis pagi (12/12) dibuat gempar.

Geger warga itu menyusul dengan temuan mayat salah seorang nelayan dalam kondisi sudah terbujur kaku di atas perahu fiber miliknya.

Abdul Ajid, 45, nelayan asal Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan, ditemukan meninggal di atas perahu yang sedang bersandar di  kolam pelabuhan TPI Pengambengan

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, korban ditemukan pertama oleh Kris Sunari, 46, nelayan setempat.

Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi kaku dengan posisi wajah tengadah.

”Saat ditemukan pertama mesin perahu masih tertutup dan terikat. Tubuhnya juga saya lihat sudah kaku dan kemudian saya tarik perahunya ke pinggir,”ujar saksi Sunari.

Baca Juga:  Tanpa Firasat, Selasa Siang Jadi Hari Terakhir Keluarga Bertemu Korban

Setelah menarik perahu ke pinggir, elanjutnya, saksi memberitahu keluarga korban agar segera membawa jenazah korban ke rumah duka.

Sedangkan dikonfirmasi terpisah, istri korban, Siti Kamariyah, 38, mengatakan suaminya berangkat melaut sekitar pukul 3.00 wita.

Selama ini, korban tidak ada memilki riwayat sakit, karena itu keluarga kaget mendengar kabar korban meninggal secara tiba-tiba. “Tidak ada sakit pak. Tidak punya penyakit juga,” ungkapnya.

Kasatpolair Polres Jembrana IPTU Edy Waluyo mengatakan, setelah mendapatkan laporan mengenai penemuan mayat di atas perahu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi bersama keluarga korban.

Atas permintaan dari keluarga, mayat korban kemudian dibawa ke rumah duka.

Berdasarkan hasil dari identifikasi unit Inafis Satreskrim Polres Jembrana dan pemeriksaan luar dari tim medis Puskesmas Pengambengan, kondisi mayat korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga:  Karma Berjalan, Curi Motor, Terancam 5 Tahun, Warga Seririt Lunglai

Dugaan sementara korban sudah meninggal antara 5 – 8 jam sebelum ditemukan dan terkena sinar matahari langsung kondisinya sudah lebam mayat.

“Dari pemeriksaan dokter tidak ada tanda kekerasan. Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan,” tukas Kapolsek Negara Kompol Ketut Maret.



NEGARA-Warga dan nelayan di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pengambengan, Negara, Kamis pagi (12/12) dibuat gempar.

Geger warga itu menyusul dengan temuan mayat salah seorang nelayan dalam kondisi sudah terbujur kaku di atas perahu fiber miliknya.

Abdul Ajid, 45, nelayan asal Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan, ditemukan meninggal di atas perahu yang sedang bersandar di  kolam pelabuhan TPI Pengambengan

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, korban ditemukan pertama oleh Kris Sunari, 46, nelayan setempat.

Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi kaku dengan posisi wajah tengadah.

”Saat ditemukan pertama mesin perahu masih tertutup dan terikat. Tubuhnya juga saya lihat sudah kaku dan kemudian saya tarik perahunya ke pinggir,”ujar saksi Sunari.

Baca Juga:  WOW! Tujuh Terdakwa Korupsi Masker Melawan

Setelah menarik perahu ke pinggir, elanjutnya, saksi memberitahu keluarga korban agar segera membawa jenazah korban ke rumah duka.

Sedangkan dikonfirmasi terpisah, istri korban, Siti Kamariyah, 38, mengatakan suaminya berangkat melaut sekitar pukul 3.00 wita.

Selama ini, korban tidak ada memilki riwayat sakit, karena itu keluarga kaget mendengar kabar korban meninggal secara tiba-tiba. “Tidak ada sakit pak. Tidak punya penyakit juga,” ungkapnya.

Kasatpolair Polres Jembrana IPTU Edy Waluyo mengatakan, setelah mendapatkan laporan mengenai penemuan mayat di atas perahu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi bersama keluarga korban.

Atas permintaan dari keluarga, mayat korban kemudian dibawa ke rumah duka.

Berdasarkan hasil dari identifikasi unit Inafis Satreskrim Polres Jembrana dan pemeriksaan luar dari tim medis Puskesmas Pengambengan, kondisi mayat korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga:  Tak Ada Hujan, Sungai Tukadaya Meluap, Belasan Rumah Terendam

Dugaan sementara korban sudah meninggal antara 5 – 8 jam sebelum ditemukan dan terkena sinar matahari langsung kondisinya sudah lebam mayat.

“Dari pemeriksaan dokter tidak ada tanda kekerasan. Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan,” tukas Kapolsek Negara Kompol Ketut Maret.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/