alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pembunuh WN Tiongkok Kabur, Penyidik Segera Pra Rekonstruksi

MANGUPURA – Hingga kemarin kasus pembunuhan WN Tiongkok, Wu Yali, 52 yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di Vila Ombak, Banjar Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, belum terkuak.

Penyidik Polres Badung kesulitan mengungkap kasus sesimpel ini dengan dalih minim saksi dan bukti. Kok? Yang pasti, penyidik segera melakukan pra rekonstruksi.

“Proses pra rekonstruksi ini untuk mencocokan keterangan para saksi, khususnya tiga saksi kunci yang berada di dalam vila,” ungkap sumber kemarin.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta membenarkan terkait adanya pra rekonstruksi yang dilakukan itu. “Ya, pra rekonstruksi segera kita lakukan,” katanya.

Proses ini untuk mencocokkan keterangan para saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

Baca Juga:  Epilepsi Kambuh, Penjual Cendol Tewas di Sumur

Ketiga saksi masing-masing sang anak korban, Ge Qi, 32; Zhao Linkuan, 37, alias menantu korban, dan seorang pembantu, Mernik, 41, asal Jember, Jawa Timur.

“Ada belasan adegan. Dari adegan awal jasad korban ditemukan hingga polisi tiba di TKP untuk melakukan olah TKP,” bebernya.

Hingga kini, katanya, penyidik masih menganalisa hasil pra rekonstruksi yang dijalani oleh ketiga saksi itu. Hasil analisa itu akan digunakan untuk menemukan petunjuk baru dalam proses pengungkapan pelaku utama.

Proses penyelidikan selama ini terbilang buntu lantaran minimnya saksi-saksi yang melihat kejadian tragis itu. Ditambah lagi tidak ada CCDTV di kawasan TKP.

“Proses pra rekonstruksi ini untuk mencari bukti baru. Aapun hasilnya bisa mengarah ke pelaku utama. Tunggu saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Nenek Pejalan Kaki Terpental dan Tewas di Tempat Usai Dihajar Pikap


MANGUPURA – Hingga kemarin kasus pembunuhan WN Tiongkok, Wu Yali, 52 yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di Vila Ombak, Banjar Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, belum terkuak.

Penyidik Polres Badung kesulitan mengungkap kasus sesimpel ini dengan dalih minim saksi dan bukti. Kok? Yang pasti, penyidik segera melakukan pra rekonstruksi.

“Proses pra rekonstruksi ini untuk mencocokan keterangan para saksi, khususnya tiga saksi kunci yang berada di dalam vila,” ungkap sumber kemarin.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta membenarkan terkait adanya pra rekonstruksi yang dilakukan itu. “Ya, pra rekonstruksi segera kita lakukan,” katanya.

Proses ini untuk mencocokkan keterangan para saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

Baca Juga:  Bikin Geram Warga dan Polisi, Lolos Gerebekan karena Punya Mata-Mata

Ketiga saksi masing-masing sang anak korban, Ge Qi, 32; Zhao Linkuan, 37, alias menantu korban, dan seorang pembantu, Mernik, 41, asal Jember, Jawa Timur.

“Ada belasan adegan. Dari adegan awal jasad korban ditemukan hingga polisi tiba di TKP untuk melakukan olah TKP,” bebernya.

Hingga kini, katanya, penyidik masih menganalisa hasil pra rekonstruksi yang dijalani oleh ketiga saksi itu. Hasil analisa itu akan digunakan untuk menemukan petunjuk baru dalam proses pengungkapan pelaku utama.

Proses penyelidikan selama ini terbilang buntu lantaran minimnya saksi-saksi yang melihat kejadian tragis itu. Ditambah lagi tidak ada CCDTV di kawasan TKP.

“Proses pra rekonstruksi ini untuk mencari bukti baru. Aapun hasilnya bisa mengarah ke pelaku utama. Tunggu saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Nenek Pejalan Kaki Terpental dan Tewas di Tempat Usai Dihajar Pikap

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/