alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

7 Tahanan Titipan Kejari di Polsek Mendoyo Dilayar ke Tempat Isolasi

NEGARA— Sebanyak tujuh orang tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang dititip di ruang tahanan Polsek Mendoyo dilayar.

Ketujuh tahanan itu dilayar ke ruang isolasi setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka dipindah dari ruang tahanan polsek menuju ke tempat isolasi terpusat di hotel.

Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Jembrana Delfi Trimariono saat dikonfirmasi membenarkan adanya tahanan yang terkonfirmasi positif.

Dijelaskan, tahanan yang terkonfirmasi positif sebanyak 7 orang, terdiri dari 5 orang tahanan tindak pidana umum dan dua orang tahanan tindak pidana korupsi. “Memang ada tahanan yang positif, sudah dipindahkan ke tempat isolasi,” jelasnya, Kamis (13/1).

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tahanan yang dititipkan di rumah tahanan Polsek Mendoyo tersebut bertahap, sejak pada Jumat (7/1) lalu.

Berawal saat melakukan proses tahap pelimpahan ke pengadilan negeri (PN) Negara dan menjadi tahanan hakim. Setelah ada penetapan pengadilan, tahanan akan dipindahkan ke dalam rutan kelas II B Negara.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Kematian Inkracht, Kejari Tunggu 2 Terpidana Bayar Denda

Berdasarkan hasil rapid test antigen pada tahanan yang akan dipindahkan ke rutan, sebagai salah satu syarat wajib dari pihak rutan.

Kemudian satu orang dinyatakan positif, hasil test PCR juga terkonfirmasi positif. Satu orang tahanan tersebut kemudian dipindahkan ke tempat isolasi terpusat.

Selanjutnya, tahanan yang dititipkan di Polsek Mendoyo terkonfirmasi positif Covid-19 saat akan dipindahkan ke rutan karena sudah dilimpahkan ke pengadilan.

 Lima orang tahanan menyusul dipindahkan ke tempat isolasi ke tempat isolasi terpusat, Rabu (12/1) sore. Sehingga total ada sebanyak tujuh orang tahanan terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat.

Berdasarkan hasil tracing tahanan tersebut, dua orang anggota polisi dari Polsek Mendoyo terkonfirmasi positif.

Dua orang lagi ibu dan anak keluarga dari tahanan yang positif juga diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. “Kami tidak menduga-duga, mungkin saat ada kunjungan tahanan,” jelasnya.

Baca Juga:  Usai Disemprot Luhut, Semua Pejabat di Bali Panik Bikin Isoter

Seluruh tahanan yang terkonfirmasi positif Covid-19, sudah menjalani isolasi terpusat dengan pengamanan ketat petugas gabungan dari TNI, Polri dan Kejaksaan. Bahkan ada dua kamar hotel isolasi sudah dipasang terali besi. Seluruh tahanan harus menjalani isolasi selama 10 hari, sehingga persidangan masih tertunda. “Kondisi tahanan semuanya sehat. Setiap hari kami cek. Tahanan yang sempat flu dan batuk sudah sehat,” tegasnya.

Selain dari tahanan, internal kejaksaan terutama pengawal tahanan sudah menjalani tes PCR dan hasilnya negatif. Kantor Kejari Jembrana juga sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Karena ada kasus tahanan terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya sementara menunda tahap dua perkara, sampai situasi kondusif semua tahanan bebas dari Covif-19. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi penyebaran virus. 

- Advertisement -

- Advertisement -

NEGARA— Sebanyak tujuh orang tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang dititip di ruang tahanan Polsek Mendoyo dilayar.

Ketujuh tahanan itu dilayar ke ruang isolasi setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka dipindah dari ruang tahanan polsek menuju ke tempat isolasi terpusat di hotel.


Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Jembrana Delfi Trimariono saat dikonfirmasi membenarkan adanya tahanan yang terkonfirmasi positif.

Dijelaskan, tahanan yang terkonfirmasi positif sebanyak 7 orang, terdiri dari 5 orang tahanan tindak pidana umum dan dua orang tahanan tindak pidana korupsi. “Memang ada tahanan yang positif, sudah dipindahkan ke tempat isolasi,” jelasnya, Kamis (13/1).

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tahanan yang dititipkan di rumah tahanan Polsek Mendoyo tersebut bertahap, sejak pada Jumat (7/1) lalu.

Berawal saat melakukan proses tahap pelimpahan ke pengadilan negeri (PN) Negara dan menjadi tahanan hakim. Setelah ada penetapan pengadilan, tahanan akan dipindahkan ke dalam rutan kelas II B Negara.

Baca Juga:  Temukan Ekstasi di Room 821, Polisi Periksa Bos & GM Platinum Karaoke

Berdasarkan hasil rapid test antigen pada tahanan yang akan dipindahkan ke rutan, sebagai salah satu syarat wajib dari pihak rutan.

Kemudian satu orang dinyatakan positif, hasil test PCR juga terkonfirmasi positif. Satu orang tahanan tersebut kemudian dipindahkan ke tempat isolasi terpusat.

Selanjutnya, tahanan yang dititipkan di Polsek Mendoyo terkonfirmasi positif Covid-19 saat akan dipindahkan ke rutan karena sudah dilimpahkan ke pengadilan.

 Lima orang tahanan menyusul dipindahkan ke tempat isolasi ke tempat isolasi terpusat, Rabu (12/1) sore. Sehingga total ada sebanyak tujuh orang tahanan terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat.

Berdasarkan hasil tracing tahanan tersebut, dua orang anggota polisi dari Polsek Mendoyo terkonfirmasi positif.

Dua orang lagi ibu dan anak keluarga dari tahanan yang positif juga diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. “Kami tidak menduga-duga, mungkin saat ada kunjungan tahanan,” jelasnya.

Baca Juga:  Gagah Saat Nyabu, Pemuda Ini Langsung Mewek Usai Divonis Hakim

Seluruh tahanan yang terkonfirmasi positif Covid-19, sudah menjalani isolasi terpusat dengan pengamanan ketat petugas gabungan dari TNI, Polri dan Kejaksaan. Bahkan ada dua kamar hotel isolasi sudah dipasang terali besi. Seluruh tahanan harus menjalani isolasi selama 10 hari, sehingga persidangan masih tertunda. “Kondisi tahanan semuanya sehat. Setiap hari kami cek. Tahanan yang sempat flu dan batuk sudah sehat,” tegasnya.

Selain dari tahanan, internal kejaksaan terutama pengawal tahanan sudah menjalani tes PCR dan hasilnya negatif. Kantor Kejari Jembrana juga sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Karena ada kasus tahanan terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya sementara menunda tahap dua perkara, sampai situasi kondusif semua tahanan bebas dari Covif-19. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi penyebaran virus. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/