alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Polisi Masih Buru Komplotan Pelaku Pengeroyokan Bercelurit

BADUNG-Kasus pengeroyokan yang menimpa pemuda asal Flores, NTT bernama Reynaldus Ua kini masih dalam penyelidikan Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta.

 

Seperti diketahui sebelumya korban dikeroyok sekelompok pria tak dikenal di Taman Pancing atau tepatnya sebelah barat dekat bendungan Pura Tanah Kilap, Kuta, Badung pada Minggu (9/1/2022) malam lalu.

 

Akibat dikeroyok, korban mengalami kritis dan dirawat intensif di RSUP Sanglah Denpasar. 

 

“Masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Nyoman Sudarma, Kamis (13/1/2022).

 

Pun saat ditanya apakah sudah ada pelaku yang ditangkap, Sudarma mengatakan jika sampai saat ini, belum ada satupun pelaku yang tertangkap. 

 

“Belum ada yang ditangkap,” ujarnya.

 

Sebelumnya, kejadian itu bermula saat korban bersama saudaranya datang dari Pernikahan saudaranya di Jl. Tukad Badung Denpasar, hendak pulang ke Canggu dengan mengendarai sepeda motor. 

Baca Juga:  BIKIN CURIGA! Disita Ponsel Mahal, Saat Dimusnahkan Hanya HP Jadul

 

Namun di tengah  perjalanan, korban hendak mampir ke tempat temannya di seputaran Bendungan timur Mall Bali Galeria. Setibanya di pintu masuk ke Bendungan, korban bersama temannya bernama Adrianus Erfandy Kristian dicegat oleh dua orang laki-laki yang tidak di kenal. Dua pria tak dikenal itu menanyakan korban dan temannya hendak kemana.

 

“Korban bilang mau ketemu temannya di dalam di dekat bendungan. Ke dua orang laki-laki tersebut melarang masuk karena ada permasalahan di dalam. Karena korban memaksa hendak masuk ke dalam kemudian salah seorang dari mereka langsung memukul kepala korban yang masih memakai helm sampai helmnya pecah. Setelah itu korban dikerumuni banyak orang yang diduga teman-temannya pelaku,” bebernya. 

Baca Juga:  TERUNGKAP! Tersangka Pemasok Sabhu Ngaku Narkoba untuk Adiknya

 

Melihat kejadian tersebut teman korban sempat menanyakan kepada pelaku kenapa temannya. Namun tidak ada yang menjawab. Bahkan teman korban melihat ada salah satu pelaku sepertinya membawa celurit. Teman korban yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri. “Dia meminta kepada salah 1 pengendara sepeda motor yang kebetulan lewat minta tolong naik untuk kabur,” tambahnya. 

 

Setelah beberapa saat kemudian teman korban kembali ke tempat kejadian. Korban ternyata sudah tidak ada di TKP dan informasinya sudah dibawa ke RS Sanglah. Selanjutnya teman korban membuat laporan ke Polsek Kuta untuk diproses lebih lanjut. “Para terduga pelaku masih diselidiki,” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG-Kasus pengeroyokan yang menimpa pemuda asal Flores, NTT bernama Reynaldus Ua kini masih dalam penyelidikan Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta.

 

Seperti diketahui sebelumya korban dikeroyok sekelompok pria tak dikenal di Taman Pancing atau tepatnya sebelah barat dekat bendungan Pura Tanah Kilap, Kuta, Badung pada Minggu (9/1/2022) malam lalu.


 

Akibat dikeroyok, korban mengalami kritis dan dirawat intensif di RSUP Sanglah Denpasar. 

 

“Masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Nyoman Sudarma, Kamis (13/1/2022).

 

Pun saat ditanya apakah sudah ada pelaku yang ditangkap, Sudarma mengatakan jika sampai saat ini, belum ada satupun pelaku yang tertangkap. 

 

“Belum ada yang ditangkap,” ujarnya.

 

Sebelumnya, kejadian itu bermula saat korban bersama saudaranya datang dari Pernikahan saudaranya di Jl. Tukad Badung Denpasar, hendak pulang ke Canggu dengan mengendarai sepeda motor. 

Baca Juga:  TERUNGKAP! Tersangka Pemasok Sabhu Ngaku Narkoba untuk Adiknya

 

Namun di tengah  perjalanan, korban hendak mampir ke tempat temannya di seputaran Bendungan timur Mall Bali Galeria. Setibanya di pintu masuk ke Bendungan, korban bersama temannya bernama Adrianus Erfandy Kristian dicegat oleh dua orang laki-laki yang tidak di kenal. Dua pria tak dikenal itu menanyakan korban dan temannya hendak kemana.

 

“Korban bilang mau ketemu temannya di dalam di dekat bendungan. Ke dua orang laki-laki tersebut melarang masuk karena ada permasalahan di dalam. Karena korban memaksa hendak masuk ke dalam kemudian salah seorang dari mereka langsung memukul kepala korban yang masih memakai helm sampai helmnya pecah. Setelah itu korban dikerumuni banyak orang yang diduga teman-temannya pelaku,” bebernya. 

Baca Juga:  Sebelum Dikeroyok, Pelaku Sempat Banting Gelas di Depan Korban

 

Melihat kejadian tersebut teman korban sempat menanyakan kepada pelaku kenapa temannya. Namun tidak ada yang menjawab. Bahkan teman korban melihat ada salah satu pelaku sepertinya membawa celurit. Teman korban yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri. “Dia meminta kepada salah 1 pengendara sepeda motor yang kebetulan lewat minta tolong naik untuk kabur,” tambahnya. 

 

Setelah beberapa saat kemudian teman korban kembali ke tempat kejadian. Korban ternyata sudah tidak ada di TKP dan informasinya sudah dibawa ke RS Sanglah. Selanjutnya teman korban membuat laporan ke Polsek Kuta untuk diproses lebih lanjut. “Para terduga pelaku masih diselidiki,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/