alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Terungkap, Abdulrahman Berkenalan dengan Fitria lewat Facebook

KUTA-Kasus pembacokan yang dilakukan oleh Abdul Rahman Saleh, 32, asal Lembata, NTT kepada pacarnya Fitria, 41, sadis.

 

Kejadian yang terjadi di kosan pelaku di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung, Selasa (11/1/2022) itu mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka terbuka di bagian kepala.

 

Selain itu, teman korban bernama Viktor yang berupaya melerai pertikaian itu juga ikut dibacok di bagian kepala dan mengalami luka terbuka. Sejumlah fakta pun terkuak dari peristiwa itu.

 

Pertama, korban dan pelaku menjalin asmara selama empat tahun. Pelaku dan korban sudah menjalani hubungan asmara selama kurang lebih empat tahun. Hal itu diketahui sebagaimana pengakuan pelaku kepada pihak kepolisian Polsek Kuta yang menangani perkara ini.

- Advertisement -

 

Perkenalan keduanya bermula dari media sosial Facebook. “Namun hubungan asmara mereka renggang sejak November 2021,” kata Kapolsek Kuta, Kompol Orpa Takalapeta. 

Baca Juga:  Lagi, Wisatawan Curhat di Medsos Jadi Korban Jambret di Seminyak, Kuta

 

Kedua, korban dan pelaku pernah tinggal sekamar atau kumpul kebo. Mereka tinggal di kosan yang terletak di lokasi kejadian. Namun hubungan asmara mereka renggang sejak November 2021. Saat itu korban baru kembali dari kampungnya di Jember, Jawa Timur. Sejak itu mereka sudah tidak tinggal sekamar lagi. Korban Fitria memutuskan untuk tinggal di kos berbeda di  daerah Nyangnyangsari, Kuta.

 

Kepada polisi, pelaku juga menceritakan bahwa korban Fitria sudah punya kekasih baru di Jember.

 

 

Ketiga, usia pelaku dan korban terpaut jauh. Keduanya menjalin hubungan asmara selama kurang lebih empat tahun. Abdulrahman merupakan pria kelahiran 15 September 1989. Artinya usia dia saat ini menginjak 32 tahun. Sedangkan korban Fitria kini sudah berusia 41 tahun. Dari segi pekerjaan, pelaku bekerja sebagai driver ojek on line. Sedangkan Fitria bekerja sebagai terapis di tempat Spa.

Baca Juga:  Gara-Gara Klakson, Sopir Truk Dipukul Pakai Palu, Begini Nasib TSK

 

Keempat, bermotif cemburu. Aksi pembacokan sadis yang dilakukan Abdulrahman sendiri diduga bermotif cemburu. Dia tidak terima saat Fitria memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara mereka. Pembacokan itu bermula saat pelaku menghubungi Fitria via pesan WhatsApp dan memintanya datang ke kosan pelaku.

 

Awalnya pelaku meminta korban datang untuk membicarakan kelangsungan hubungan mereka. Namun, saat Fitria datang dengan dua orang teman prianya, pelaku cemburu dan membacok korban secara membabi buta. Tak cukup sampai di situ, teman korban bernama Viktor juga ikut dibacok.

 

Fakta yang kelima, korban diantar pelaku ke rumah sakit seusai dibacok.

- Advertisement -

KUTA-Kasus pembacokan yang dilakukan oleh Abdul Rahman Saleh, 32, asal Lembata, NTT kepada pacarnya Fitria, 41, sadis.

 

Kejadian yang terjadi di kosan pelaku di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung, Selasa (11/1/2022) itu mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka terbuka di bagian kepala.

 

Selain itu, teman korban bernama Viktor yang berupaya melerai pertikaian itu juga ikut dibacok di bagian kepala dan mengalami luka terbuka. Sejumlah fakta pun terkuak dari peristiwa itu.

 

Pertama, korban dan pelaku menjalin asmara selama empat tahun. Pelaku dan korban sudah menjalani hubungan asmara selama kurang lebih empat tahun. Hal itu diketahui sebagaimana pengakuan pelaku kepada pihak kepolisian Polsek Kuta yang menangani perkara ini.

 

Perkenalan keduanya bermula dari media sosial Facebook. “Namun hubungan asmara mereka renggang sejak November 2021,” kata Kapolsek Kuta, Kompol Orpa Takalapeta. 

Baca Juga:  Hirup Udara Bebas Tiga Hari, Rusia Langsung Dideportasi

 

Kedua, korban dan pelaku pernah tinggal sekamar atau kumpul kebo. Mereka tinggal di kosan yang terletak di lokasi kejadian. Namun hubungan asmara mereka renggang sejak November 2021. Saat itu korban baru kembali dari kampungnya di Jember, Jawa Timur. Sejak itu mereka sudah tidak tinggal sekamar lagi. Korban Fitria memutuskan untuk tinggal di kos berbeda di  daerah Nyangnyangsari, Kuta.

 

Kepada polisi, pelaku juga menceritakan bahwa korban Fitria sudah punya kekasih baru di Jember.

 

 

Ketiga, usia pelaku dan korban terpaut jauh. Keduanya menjalin hubungan asmara selama kurang lebih empat tahun. Abdulrahman merupakan pria kelahiran 15 September 1989. Artinya usia dia saat ini menginjak 32 tahun. Sedangkan korban Fitria kini sudah berusia 41 tahun. Dari segi pekerjaan, pelaku bekerja sebagai driver ojek on line. Sedangkan Fitria bekerja sebagai terapis di tempat Spa.

Baca Juga:  TERUNGKAP! Tersangka Pemasok Sabhu Ngaku Narkoba untuk Adiknya

 

Keempat, bermotif cemburu. Aksi pembacokan sadis yang dilakukan Abdulrahman sendiri diduga bermotif cemburu. Dia tidak terima saat Fitria memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara mereka. Pembacokan itu bermula saat pelaku menghubungi Fitria via pesan WhatsApp dan memintanya datang ke kosan pelaku.

 

Awalnya pelaku meminta korban datang untuk membicarakan kelangsungan hubungan mereka. Namun, saat Fitria datang dengan dua orang teman prianya, pelaku cemburu dan membacok korban secara membabi buta. Tak cukup sampai di situ, teman korban bernama Viktor juga ikut dibacok.

 

Fakta yang kelima, korban diantar pelaku ke rumah sakit seusai dibacok.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/