alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

[Heboh] Marak Jual Beli Surat Sehat Palsu Bebas Covid-19 di Gilimanuk

NEGARA– Ada-ada saja ulah oknum untuk bisa lolos dari larangan mudik di tengah wabah pandemic Covid-19.

Terbaru, menjelang H-10 lebaran Idul Fitri, muncul kabar maraknya jual beli surat keterangan sehat palsu.

Bahkan, ironisnya, surat keterangan sehat palsu tersebut diisukan dijual di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Sehingga warga yang sudah mengantongi surat keterangan sehat bisa pulang kampung meski harus mengeluarkan uang cukup besar.

Seperti dibenarkan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, Rabu (13/5).

Bahkan menurutnya, atas isu tersebut, pihaknya sudah langsung melakukan atensi “Kami (pihak kepolisian) sudah melakukan atensi terkait hal ini,”tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah langsung melakukan pendalaman terkait isu yang beredar.

Baca Juga:  Polda Bali Bagikan Sembako ke Tukang Gali Kubur Hingga Yatim Piatu

“Penyelidikan mengenai isu tersebut masih dilakukan, sehingga belum bisa menyampaikan secara mendetail. Jadi mohon waktu, nanti kalau sudah terungkap kami akan sampaikan. Perkembangan dalam waktu dekat akan disampaikan,” terangnya.

Lebih lanjut, Sudarsana juga menyatakan bahwa isu penjualan surat sehat palsu sudah beredar di sosial media sejak kemarin.

Tak main-main, dari penelusuran, selembar surat keterangan sehat dibanderol dengan harga Rp 250 ribu.

Dengan membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan, para pencari surat atau calon pemudik ini secara otomatis langsung mendapatkan surat keterangan sehat tidak terinfeksi Covid-19 dan bisa leluasa keluar dari Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. 



NEGARA– Ada-ada saja ulah oknum untuk bisa lolos dari larangan mudik di tengah wabah pandemic Covid-19.

Terbaru, menjelang H-10 lebaran Idul Fitri, muncul kabar maraknya jual beli surat keterangan sehat palsu.

Bahkan, ironisnya, surat keterangan sehat palsu tersebut diisukan dijual di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Sehingga warga yang sudah mengantongi surat keterangan sehat bisa pulang kampung meski harus mengeluarkan uang cukup besar.

Seperti dibenarkan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, Rabu (13/5).

Bahkan menurutnya, atas isu tersebut, pihaknya sudah langsung melakukan atensi “Kami (pihak kepolisian) sudah melakukan atensi terkait hal ini,”tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah langsung melakukan pendalaman terkait isu yang beredar.

Baca Juga:  Tempel Sabu Demi Rp 500 Ribu, Geleng-geleng Kepala Dituntut 16 Tahun

“Penyelidikan mengenai isu tersebut masih dilakukan, sehingga belum bisa menyampaikan secara mendetail. Jadi mohon waktu, nanti kalau sudah terungkap kami akan sampaikan. Perkembangan dalam waktu dekat akan disampaikan,” terangnya.

Lebih lanjut, Sudarsana juga menyatakan bahwa isu penjualan surat sehat palsu sudah beredar di sosial media sejak kemarin.

Tak main-main, dari penelusuran, selembar surat keterangan sehat dibanderol dengan harga Rp 250 ribu.

Dengan membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan, para pencari surat atau calon pemudik ini secara otomatis langsung mendapatkan surat keterangan sehat tidak terinfeksi Covid-19 dan bisa leluasa keluar dari Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/