alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Iseng Lempari Truk di Jalur Utara, Remaja 19 Tahun Diciduk Polisi

SINGARAJA – Seorang remaja berinisial KDS, 19, diamankan di Mapolsek Gerokgak. Remaja itu diamankan polisi, gara-gara melakukan aksi pelemparan pada truk yang tengah melintas di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

Aksi pelemparan itu terjadi pada pukul 00.15 Sabtu (11/7) dini hari lalu. Tepatnya di wilayah Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.

Iring-iringan truk sayur yang menuju ke Pulau Jawa, dilempari kerikil oleh sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di tepi jalan raya.

Truk yang dilempari batu, disebut mengalami kerusakan di bagian atap. Pengemudi sempat menepi di simpang tiga yang menuju SDN 2 Sanggalangit dan merekam video terkait peristiwa tersebut.

Video itu sempat diunggah pada akun facebook “Sangmd Rauh”. Namun, belakangan unggahan itu telah dihapus pemilik akun.

Baca Juga:  Prostitusi Menjalar di Jalur Utara, Mucikari Ungkap Trik Lolos Razia..

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana membenarkan peristiwa itu. Kompol Widana mengatakan, polisi telah mengamankan seorang remaja berinisial KDS, 19, asal Gerokgak.

Remaja itu mengaku telah melempar batu ke arah iring-iringan truk. “Motifnya hanya iseng saja. Jadi dia sedang duduk-duduk di pinggir jalan,

lihat ada iring-iringan truk malam lempar kerikil. Kemarin sudah kami amankan yang melempar batu itu,” kata Kompol Widana.

Apakah ada indikasi ke arah aksi kriminal? Widana memastikan remaja itu tak berniat melakukan aksi pembegalan. “Dia hanya iseng saja. Remaja ini drop out. SMA-nya nggak selesai,” imbuhnya.

Sejauh ini remaja tersebut belum dikenakan sanksi pidana. Polisi hanya melakukan pembinaan pada remaja tersebut. Orang tua remaja itu juga sempat dipanggil ke Mapolsek Gerokgak dan diminta membina anaknya.

Baca Juga:  Aneh! P-21, Berkas Istri Mantan Owner BDB Tak Kunjung Dilimpahkan

Widana mengungkapkan sanksi pidana belum dapat diberikan, karena belum ada laporan pada pihak kepolisian.

“Itu kan karena viral, kami langsung lakukan tindakan cepat. Kami sudah minta korbannya melapor. Sudah sempat kami hubungi. Tapi katanya sedang ngirim sayur ke Jawa.

Korbannya ini orang dari Kintamani, biasa ngirim sayur ke Jawa,” jelas Widana yang juga Mantan Kapolsek Sukasada itu.

Mengantisipasi peristiwa serupa, Widana berjanji akan meningkatkan intensitas patroli. Terutama di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

Warga pun diminta segera melapor ke polisi, apabila menemukan tindak pidana maupun mengalami langsung hal-hal yang mengarah pada tindak pidana. 



SINGARAJA – Seorang remaja berinisial KDS, 19, diamankan di Mapolsek Gerokgak. Remaja itu diamankan polisi, gara-gara melakukan aksi pelemparan pada truk yang tengah melintas di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

Aksi pelemparan itu terjadi pada pukul 00.15 Sabtu (11/7) dini hari lalu. Tepatnya di wilayah Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.

Iring-iringan truk sayur yang menuju ke Pulau Jawa, dilempari kerikil oleh sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di tepi jalan raya.

Truk yang dilempari batu, disebut mengalami kerusakan di bagian atap. Pengemudi sempat menepi di simpang tiga yang menuju SDN 2 Sanggalangit dan merekam video terkait peristiwa tersebut.

Video itu sempat diunggah pada akun facebook “Sangmd Rauh”. Namun, belakangan unggahan itu telah dihapus pemilik akun.

Baca Juga:  Cabuli Pacar SMP Sampai Tewas, Gung De Didakwa Pasal Mati Plus

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana membenarkan peristiwa itu. Kompol Widana mengatakan, polisi telah mengamankan seorang remaja berinisial KDS, 19, asal Gerokgak.

Remaja itu mengaku telah melempar batu ke arah iring-iringan truk. “Motifnya hanya iseng saja. Jadi dia sedang duduk-duduk di pinggir jalan,

lihat ada iring-iringan truk malam lempar kerikil. Kemarin sudah kami amankan yang melempar batu itu,” kata Kompol Widana.

Apakah ada indikasi ke arah aksi kriminal? Widana memastikan remaja itu tak berniat melakukan aksi pembegalan. “Dia hanya iseng saja. Remaja ini drop out. SMA-nya nggak selesai,” imbuhnya.

Sejauh ini remaja tersebut belum dikenakan sanksi pidana. Polisi hanya melakukan pembinaan pada remaja tersebut. Orang tua remaja itu juga sempat dipanggil ke Mapolsek Gerokgak dan diminta membina anaknya.

Baca Juga:  Durhaka! Mabuk Miras, Seorang Anak di Buleleng Tega Bunuh Bapaknya

Widana mengungkapkan sanksi pidana belum dapat diberikan, karena belum ada laporan pada pihak kepolisian.

“Itu kan karena viral, kami langsung lakukan tindakan cepat. Kami sudah minta korbannya melapor. Sudah sempat kami hubungi. Tapi katanya sedang ngirim sayur ke Jawa.

Korbannya ini orang dari Kintamani, biasa ngirim sayur ke Jawa,” jelas Widana yang juga Mantan Kapolsek Sukasada itu.

Mengantisipasi peristiwa serupa, Widana berjanji akan meningkatkan intensitas patroli. Terutama di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

Warga pun diminta segera melapor ke polisi, apabila menemukan tindak pidana maupun mengalami langsung hal-hal yang mengarah pada tindak pidana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/