alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Polda Bali Telah Periksa Saksi terkait Dugaan AWK Menista Agama

DENPASAR – Laporan terkait dugaan penistaan agama yanng diduga dilakukan I Gusti Arya Wedakarna kini dalam tahap penyidikan di Ditreskrimum Polda Bali. Sebelumnya, sejumlah element masyarakat melaporkan AWK ke Polda Bali pada Oktober 2020 lalu karena diduga menghina keyakinan masyarakat Hindu di Bali, yakni dengan menyebut Ida Bhatara Sang Hyang Tohlangkir, Ratu Niang dan Ratu Gede Dalem Ped  yang disebutnya sebagai “makhluk”.

 

Terkait laporan itu, Direskrimum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan jika kasus itu tengah dalam penyidikan pihaknya. Sejumlah saksi juga telah diperiksa.

 

“Sebagian saksi sudah diperiksa. Tentu saja nanti ada prosesnya untuk memudahkan penyidikan. Artinya begini, kalau saksi-saksi sudah diperiksa semua, baru kita akan melangkah kepada yang bersangkutan (Arya Wedakarna, Red),” terangnya di Mapolda Bali beberapa hari lalu. 

Baca Juga:  Lantik 375 Prajurit, Mayjen Benny Ungkap Rencana Besar Kodam Udayana

 

Lebih jauh dikatakannya, penyidikan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dugaan perbuatan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh anggota DPD Bali tersbeut.

 

 

Setelah sejumlah saksi selesai diperiksa, nantinya Polda Bali akan memeriksa AWK dan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara. 

 

“Meskipun kita ketahui, ada beberapa kelompok, orang menyampaikan bahwa yang bersangkutan (AWK) tidak bersalah dan lain sebagainya pembelaan-pembelaan itu. Namun kita akan melihat dari fakta-fakta hukum yang akan kita temukan dalam penyidikan. Tentu saja melalui proses bagaimana proses penyidikan dia sebagai anggota DPD. Kalau sudah diperiksa semua, akan melaksanakan gelar perkara,” bebernya.

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR – Laporan terkait dugaan penistaan agama yanng diduga dilakukan I Gusti Arya Wedakarna kini dalam tahap penyidikan di Ditreskrimum Polda Bali. Sebelumnya, sejumlah element masyarakat melaporkan AWK ke Polda Bali pada Oktober 2020 lalu karena diduga menghina keyakinan masyarakat Hindu di Bali, yakni dengan menyebut Ida Bhatara Sang Hyang Tohlangkir, Ratu Niang dan Ratu Gede Dalem Ped  yang disebutnya sebagai “makhluk”.

 

Terkait laporan itu, Direskrimum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan jika kasus itu tengah dalam penyidikan pihaknya. Sejumlah saksi juga telah diperiksa.


 

“Sebagian saksi sudah diperiksa. Tentu saja nanti ada prosesnya untuk memudahkan penyidikan. Artinya begini, kalau saksi-saksi sudah diperiksa semua, baru kita akan melangkah kepada yang bersangkutan (Arya Wedakarna, Red),” terangnya di Mapolda Bali beberapa hari lalu. 

Baca Juga:  Miris! Kebanyakan Layani pria, Miss V Korban Mucikari Sampai Infeksi

 

Lebih jauh dikatakannya, penyidikan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dugaan perbuatan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh anggota DPD Bali tersbeut.

 

 

Setelah sejumlah saksi selesai diperiksa, nantinya Polda Bali akan memeriksa AWK dan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara. 

 

“Meskipun kita ketahui, ada beberapa kelompok, orang menyampaikan bahwa yang bersangkutan (AWK) tidak bersalah dan lain sebagainya pembelaan-pembelaan itu. Namun kita akan melihat dari fakta-fakta hukum yang akan kita temukan dalam penyidikan. Tentu saja melalui proses bagaimana proses penyidikan dia sebagai anggota DPD. Kalau sudah diperiksa semua, akan melaksanakan gelar perkara,” bebernya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/