alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Curi Motor saat Kabur dari Lapas, De Loka Bakal Makin Lama di Penjara

NEGARA – I Gede Loka Wijaya, 47, narapidana (napi) yang kabur dari Lapas Kerobokan, Badung, tampaknya tidak akan bisa langsung menghirup udara bebas pada 2023 mendatang. Dia bakal mendekam lebih lama lagi di penjara.

Pasalnya, setelah selesai menjalani hukuman dari Lapas Kerobokan kelak, dia akan disambut dengan perkara baru. Yakni, kasus pencurian motor di Jembrana, yang dilakukan saat dia kabur dari Lapas Kerobokan.

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata mengatakan, mengenai kasus pencurian yang dilakukan narapidana asal Banjar Delod Setra, Desa Medewi, Pekutatan, itu dilakukan saat dalam pelarian.

 

Karena saat sudah ditangkap dan ditahan lagi, maka proses hukum dilakukan setelah terpidana selesai menjalani penahanan.

Baca Juga:  Selain Tunjangan Kesehatan, 2 Terdakwa Selewengkan Dana Tirta Yatra

 

- Advertisement -

“Setelah selesai di (Lapas) Kerobokan, akan kami lanjutkan proses hukumnya,” ujar Reza, Selasa (12/10).

 

Diketahui, De Loka kabur dari Lapas Kerobokan Sabtu (2/10). Saat berhasil kabur, dia ke Jembrana. Dia sempat mencuri dua sepeda motor di Jembrana. Awalnya mencuri motor Honda Supra Fit hitam di Desa Baluk.

 

Dengan Supra Fit itu, dia menuju Penginapan Sinta di Jalan Ngurah Rai, Negara. Kemudian Supra Fit tersebut ditinggal dan mencuri lagi motor Honda Vario di penginapan tersebut untuk dibawa ke Denpasar.

 

Loka akhirnya ditangkap di Jalan Nangka Denpasar, Minggu (10/10). Dia sempat melawan petugas dari Polres Badung dengan mengeluarkan pisau cutter. Namun, dia berhasil ditembak di kakinya dan diringkus serta dibawa ke Polres Badung.

Baca Juga:  Selain Hidup Normal, 5 Korban Mucikari Ingin Sekolah dan Kerja Halal

Sekadar diketahui, Gede Loka masuk Lapas Kerobokan karena kasus pencurian sepeda motor. Dia harusnya bebas tahun 2023 mendatang. Sebelumnya, dia juga pernah mendekam di penjara karena pencurian HP.

- Advertisement -

NEGARA – I Gede Loka Wijaya, 47, narapidana (napi) yang kabur dari Lapas Kerobokan, Badung, tampaknya tidak akan bisa langsung menghirup udara bebas pada 2023 mendatang. Dia bakal mendekam lebih lama lagi di penjara.

Pasalnya, setelah selesai menjalani hukuman dari Lapas Kerobokan kelak, dia akan disambut dengan perkara baru. Yakni, kasus pencurian motor di Jembrana, yang dilakukan saat dia kabur dari Lapas Kerobokan.

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata mengatakan, mengenai kasus pencurian yang dilakukan narapidana asal Banjar Delod Setra, Desa Medewi, Pekutatan, itu dilakukan saat dalam pelarian.

 

Karena saat sudah ditangkap dan ditahan lagi, maka proses hukum dilakukan setelah terpidana selesai menjalani penahanan.

Baca Juga:  Keok di Pengadilan, Kejari Geber Terus Korupsi Tukad Mati

 

“Setelah selesai di (Lapas) Kerobokan, akan kami lanjutkan proses hukumnya,” ujar Reza, Selasa (12/10).

 

Diketahui, De Loka kabur dari Lapas Kerobokan Sabtu (2/10). Saat berhasil kabur, dia ke Jembrana. Dia sempat mencuri dua sepeda motor di Jembrana. Awalnya mencuri motor Honda Supra Fit hitam di Desa Baluk.

 

Dengan Supra Fit itu, dia menuju Penginapan Sinta di Jalan Ngurah Rai, Negara. Kemudian Supra Fit tersebut ditinggal dan mencuri lagi motor Honda Vario di penginapan tersebut untuk dibawa ke Denpasar.

 

Loka akhirnya ditangkap di Jalan Nangka Denpasar, Minggu (10/10). Dia sempat melawan petugas dari Polres Badung dengan mengeluarkan pisau cutter. Namun, dia berhasil ditembak di kakinya dan diringkus serta dibawa ke Polres Badung.

Baca Juga:  Terbukti Jualan Narkoba, Pucat Pasi Setelah Diganjar 12 Tahun Penjara

Sekadar diketahui, Gede Loka masuk Lapas Kerobokan karena kasus pencurian sepeda motor. Dia harusnya bebas tahun 2023 mendatang. Sebelumnya, dia juga pernah mendekam di penjara karena pencurian HP.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/