alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Pelaku 20 Orang, Korban Dipukuli dari Lantai Tiga Hingga Lantai Satu

SEORANG pengunjung ShiShi Nightclub di Jalan Petitenget No.208X, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, jadi korban pengeroyokan.

Korbannya berinisial MJF, 25. Korban dikeroyok pada, Kamis (12/1) dini hari sekitar pukul 02.00. Mirisnya, selain mengalami luka, tas berisi handphone, perhiasan dan barang-barang penting lainnya di rampas dan dibawa kabur.

 

ANDRE SULLA, Badung

USAI menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan, MJF langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali, MJF membenarkan bahwa ia dianyiaya dari lantai tiga ShiShi Nightclub, hingga lantai satu.

Bahkan, sampai di luar, ia mengaku masih dikeroyok orang tidak dikenal. “Di luar ada satpam, namun mereka terus memukuli saya dan teman saya,” paparanya.

Baca Juga:  Artis Jennifer Coppen Dianiaya di Diskotek Shishi Bar Bali

Kronologisnya, MJF ditelepon oleh seorang teman dari Jakarta yang sementara di Bali dan posisinya di ShiShi Nightclub. Ia lalu datang ke ShiShi Nightclub. Karena tidak di boleh bawa HP, ia naik ke lantai tiga dan keliling mencari teman.

Lantaran tidak melihat teman, lelaki ini turun untuk ambil handphone untuk chatting temannya.

Ternyata, temannya juga mencarinya di lantai 3. Karena sudah dini hari, ia rencana naik ke lantai 3. Selain bisa bertemu, dia berencana mengajak temannya untuk balik.

“Ya begitu sampai di lantai 3, karena lagi nyari temen guwe, ada orang di sofa samperin dan tanya, lu liatin cewe nya gw ya?,” kata MJF.

Baca Juga:  Dua Minggu Buron, Pembunuh Dagang Bakso Akhirnya Ditangkap

Saat itu juga, MJF mengaku dipukul. Yeman-teman pria yang memukulinya, datang lalu ikut memganiayanya. “Ya saya di keroyok. Teman saya juga ikut dipukuli. Saya dikeroyok dari lantai 3 hingga di luar diskotik. Di luar ShiShi itu HP, dompet, kalung di rampas sama mereka,” timpalnya.

Jumlah pelaku, menurutnya mencapai 20 orang. Namun yang melakukan aksi pengeroyokan balasan orang. “Ya ingan beberapa wajah pelaku.

Pun warna pakaian mereka guwe ingat juga. Guwe udah lapor di Polsek Kamis sore tadi. Akibatnya, guwe banyak memar di sekujur tubuh,” cetusnya tanpa menyatakan berapa kerugian materil yang dialami.


SEORANG pengunjung ShiShi Nightclub di Jalan Petitenget No.208X, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, jadi korban pengeroyokan.

Korbannya berinisial MJF, 25. Korban dikeroyok pada, Kamis (12/1) dini hari sekitar pukul 02.00. Mirisnya, selain mengalami luka, tas berisi handphone, perhiasan dan barang-barang penting lainnya di rampas dan dibawa kabur.

 

ANDRE SULLA, Badung

USAI menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan, MJF langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali, MJF membenarkan bahwa ia dianyiaya dari lantai tiga ShiShi Nightclub, hingga lantai satu.

Bahkan, sampai di luar, ia mengaku masih dikeroyok orang tidak dikenal. “Di luar ada satpam, namun mereka terus memukuli saya dan teman saya,” paparanya.

Baca Juga:  Komplotan Pencuri Baterai Tower Provider Diringkus Polisi

Kronologisnya, MJF ditelepon oleh seorang teman dari Jakarta yang sementara di Bali dan posisinya di ShiShi Nightclub. Ia lalu datang ke ShiShi Nightclub. Karena tidak di boleh bawa HP, ia naik ke lantai tiga dan keliling mencari teman.

Lantaran tidak melihat teman, lelaki ini turun untuk ambil handphone untuk chatting temannya.

Ternyata, temannya juga mencarinya di lantai 3. Karena sudah dini hari, ia rencana naik ke lantai 3. Selain bisa bertemu, dia berencana mengajak temannya untuk balik.

“Ya begitu sampai di lantai 3, karena lagi nyari temen guwe, ada orang di sofa samperin dan tanya, lu liatin cewe nya gw ya?,” kata MJF.

Baca Juga:  Polisi Dalami Peran Dua Orang Terperiksa

Saat itu juga, MJF mengaku dipukul. Yeman-teman pria yang memukulinya, datang lalu ikut memganiayanya. “Ya saya di keroyok. Teman saya juga ikut dipukuli. Saya dikeroyok dari lantai 3 hingga di luar diskotik. Di luar ShiShi itu HP, dompet, kalung di rampas sama mereka,” timpalnya.

Jumlah pelaku, menurutnya mencapai 20 orang. Namun yang melakukan aksi pengeroyokan balasan orang. “Ya ingan beberapa wajah pelaku.

Pun warna pakaian mereka guwe ingat juga. Guwe udah lapor di Polsek Kamis sore tadi. Akibatnya, guwe banyak memar di sekujur tubuh,” cetusnya tanpa menyatakan berapa kerugian materil yang dialami.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/