alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Datangi Ashram Tokoh Besar Bali Terduga Pedofil, Ini Temuan Komnas PA

SEMARAPURA – Tim investigasi Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia yang dipimpin Ketua Umum Komisi Nasional

Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mendatangi Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, kemarin (13/2).

Kehadiran Merdeka Sirait untuk mengklarifikasi kabar bahwa telah terjadi kejahatan seksual pada anak atau pedofil dalam bentuk sodomi terhadap anak-anak di ashram tersebut.

Sayangnya, tim investigasi hanya diterima koordinator ashram lantaran pemilik Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung berinisial GI sedang berada di India.

Arist Merdeka Sirait tiba di ashram sekitar pukul 13.00. Setiba di ashram, Sirait beserta sejumlah anggora tim lainnya disambut koordinator ashram, I Wayan Saridika.

Sirait lantas menanyakan keberadaan pemilik Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung berinisial GI yang tidak terlihat di ashram.

Mengingat ia sangat berkepentingan untuk mengklarifikasi kabar dan pemberitaan kasus pedofil dalam bentuk sodomi yang terjadi di ashram.

Apalagi dalam kabar tersebut GI disebut-sebut yang melakukan kejahatan seksual tersebut kepada sejumlah anak-anak ashram.

“Saya ada di sini dalam rangka untuk mengklarifikasi. Maka saya sangat-sangat disayangkan tidak bertemu Gus (GI, red). Gus ini harus memberikan penjelasan secara baik,” ujarnya.

Saridika menjelaskan GI tidak berada di ashram lantaran sedang berada di India. GI berangkat ke India bukan karena kabar ini namun karena ada urusan lain.

Bahkan, menurutnya, GI sudah ada India sebelum kabar tersebut mencuat. “Tanggal 23 Januari berangkatnya,” katanya.

Lantaran tidak bertemu dengan GI, Sirait pun akhirnya menggali informasi tentang ashram dan GI dari Saridika.

Sirait lantas meminta izin kepada Saridika untuk bisa melihat kamar tidur Indra Udayana yang berada di ashram.

Sembari menunjukkan kamar Indra Udayana, Saridika menjelaskan jika kamar itu jarang ditempati Indra Udayana.

Sebab pria yang akrab disapa Guruji oleh anak-anak itu lebih sering berada di luar Klungkung. Apalagi Indra juga memiliki rumah di Klungkung. “Lebih sering tinggal di Denpasar bahkan di India,” katanya. 



SEMARAPURA – Tim investigasi Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia yang dipimpin Ketua Umum Komisi Nasional

Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mendatangi Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, kemarin (13/2).

Kehadiran Merdeka Sirait untuk mengklarifikasi kabar bahwa telah terjadi kejahatan seksual pada anak atau pedofil dalam bentuk sodomi terhadap anak-anak di ashram tersebut.

Sayangnya, tim investigasi hanya diterima koordinator ashram lantaran pemilik Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung berinisial GI sedang berada di India.

Arist Merdeka Sirait tiba di ashram sekitar pukul 13.00. Setiba di ashram, Sirait beserta sejumlah anggora tim lainnya disambut koordinator ashram, I Wayan Saridika.

Sirait lantas menanyakan keberadaan pemilik Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung berinisial GI yang tidak terlihat di ashram.

Mengingat ia sangat berkepentingan untuk mengklarifikasi kabar dan pemberitaan kasus pedofil dalam bentuk sodomi yang terjadi di ashram.

Apalagi dalam kabar tersebut GI disebut-sebut yang melakukan kejahatan seksual tersebut kepada sejumlah anak-anak ashram.

“Saya ada di sini dalam rangka untuk mengklarifikasi. Maka saya sangat-sangat disayangkan tidak bertemu Gus (GI, red). Gus ini harus memberikan penjelasan secara baik,” ujarnya.

Saridika menjelaskan GI tidak berada di ashram lantaran sedang berada di India. GI berangkat ke India bukan karena kabar ini namun karena ada urusan lain.

Bahkan, menurutnya, GI sudah ada India sebelum kabar tersebut mencuat. “Tanggal 23 Januari berangkatnya,” katanya.

Lantaran tidak bertemu dengan GI, Sirait pun akhirnya menggali informasi tentang ashram dan GI dari Saridika.

Sirait lantas meminta izin kepada Saridika untuk bisa melihat kamar tidur Indra Udayana yang berada di ashram.

Sembari menunjukkan kamar Indra Udayana, Saridika menjelaskan jika kamar itu jarang ditempati Indra Udayana.

Sebab pria yang akrab disapa Guruji oleh anak-anak itu lebih sering berada di luar Klungkung. Apalagi Indra juga memiliki rumah di Klungkung. “Lebih sering tinggal di Denpasar bahkan di India,” katanya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/