alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Hii..Mayat Mengambang Pegang GO Pro di Manta Bay Ternyata Turis Italia

SEMARAPURA – Wisatawan yang hendak menyelam di perairan Manta Bay, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida dikejutkan

dengan keberadaan mayat mengambang saat melintasi perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Kamis (13/2) kemarin.

Mayat mengambang tanpa pakaian tersebut sudah dalam kondisi membusuk dengan wajah jelas lagi. Diduga kuat mayat tersebut adalah mayat Dandree Guilermo Sebastian, 42, asal Italia.

Penemuan mayat itu berawal ketika I Wayan Wastika, 39, asal Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur berangkat dari Pelabuhan Banjar Nyuh,

Nusa Penida untuk mengantar sejumlah wisatawan menyelam di perairan Manta Bay, Kamis (13/2) sekitar pukul 09.30.

Saat melintasi perairan Crystal Bay, dia menemukan sesosok mayat dalam kondisi mengapung. Atas temuannya itu, Wastika berinisiatif menghubungi pihak syahbandar untuk menginformasikan apa yang dia temukan tersebut.

Setelah menunggu beberapa saat, dia pun meninggalkan TKP untuk mengantar wisatawannya menyelam.

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada menjelaskan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapat

laporan dari Kapten Boat Nusa Penida Ocean Trip, Putu Aristana ada temuan jenazah mengambang di perairan Crystal Bay sekitar pukul 10.20.

Jenazah tersebut dalam kondisi tidak baik, yakni sebagian kulit sudah mengelupas. Selain itu, jenazah juga tidak menggunakan pakaian.

Captain Boat Nusa Penida Ocean Trip tersebut juga menjelaskan posisi penemuan berada di koordinat 08°42′,98″S-115°27′,034″E dan di tangannya masih tersangkut Kamera GO-PRO.

“Rupanya jenazah dilepas oleh boat yang menemukan. Jadi tim harus kembali melakukan pencarian hingga 10 menit lamanya

mengikuti arah arus dan akhirnya terlihat ada tubuh manusia yang terapung-apung. Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 11.15,” katanya.

Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana saat dikonfirmasi terpisah membenarkan penemuan mayat tersebut.

Berdasar keterangan warga sekitar, diduga kuat jenazah tersebut adalah jenazah Dandree Guilermo Sebastian, 42 asal Italia.

Warga bahkan masih melihat korban tiga hari lalu (11/2) di sekitar pantai dan sempat menitipkan tasnya ke pedagang di pinggir pantai.

“Meninggalnya korban kemungkinan karena kemasukan air. Jenazah sudah dibawa ke RS Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP. I Putu Gede Ardana menambahkan bahwa wajah jenazah sudah tidak jelas lagi. Begitu juga dengan sidik jarinya sudah rusak.

Untuk memastikan identitasnya, jenazah korban dibawa ke RS Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami menunggu hasil dari RS Sanglah terlebih dahulu,” terangnya. 



SEMARAPURA – Wisatawan yang hendak menyelam di perairan Manta Bay, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida dikejutkan

dengan keberadaan mayat mengambang saat melintasi perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Kamis (13/2) kemarin.

Mayat mengambang tanpa pakaian tersebut sudah dalam kondisi membusuk dengan wajah jelas lagi. Diduga kuat mayat tersebut adalah mayat Dandree Guilermo Sebastian, 42, asal Italia.

Penemuan mayat itu berawal ketika I Wayan Wastika, 39, asal Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur berangkat dari Pelabuhan Banjar Nyuh,

Nusa Penida untuk mengantar sejumlah wisatawan menyelam di perairan Manta Bay, Kamis (13/2) sekitar pukul 09.30.

Saat melintasi perairan Crystal Bay, dia menemukan sesosok mayat dalam kondisi mengapung. Atas temuannya itu, Wastika berinisiatif menghubungi pihak syahbandar untuk menginformasikan apa yang dia temukan tersebut.

Setelah menunggu beberapa saat, dia pun meninggalkan TKP untuk mengantar wisatawannya menyelam.

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada menjelaskan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapat

laporan dari Kapten Boat Nusa Penida Ocean Trip, Putu Aristana ada temuan jenazah mengambang di perairan Crystal Bay sekitar pukul 10.20.

Jenazah tersebut dalam kondisi tidak baik, yakni sebagian kulit sudah mengelupas. Selain itu, jenazah juga tidak menggunakan pakaian.

Captain Boat Nusa Penida Ocean Trip tersebut juga menjelaskan posisi penemuan berada di koordinat 08°42′,98″S-115°27′,034″E dan di tangannya masih tersangkut Kamera GO-PRO.

“Rupanya jenazah dilepas oleh boat yang menemukan. Jadi tim harus kembali melakukan pencarian hingga 10 menit lamanya

mengikuti arah arus dan akhirnya terlihat ada tubuh manusia yang terapung-apung. Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 11.15,” katanya.

Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana saat dikonfirmasi terpisah membenarkan penemuan mayat tersebut.

Berdasar keterangan warga sekitar, diduga kuat jenazah tersebut adalah jenazah Dandree Guilermo Sebastian, 42 asal Italia.

Warga bahkan masih melihat korban tiga hari lalu (11/2) di sekitar pantai dan sempat menitipkan tasnya ke pedagang di pinggir pantai.

“Meninggalnya korban kemungkinan karena kemasukan air. Jenazah sudah dibawa ke RS Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP. I Putu Gede Ardana menambahkan bahwa wajah jenazah sudah tidak jelas lagi. Begitu juga dengan sidik jarinya sudah rusak.

Untuk memastikan identitasnya, jenazah korban dibawa ke RS Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami menunggu hasil dari RS Sanglah terlebih dahulu,” terangnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/