alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Istri Kedua Coba Gantung Diri, Tapi Gagal Setelah Selendang Putus

KINTAMANI-Diduga karena cemburu dengan istri pertama, Ni Putu Mar, 43, nekat dengan mencoba bunuh diri.

 

Putu Mar yang merupakan istri kedua dari saksi I Nengah Warda, 45, itupun nekat mencoba mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumahnya.

 

Beruntung, meski sempat melakukan aksi percobaan gantung diri, namun upaya Putu Mar mengakhiri hidup gagal setelah tali selendang yang dipakai bunub diri putus.

 

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, dikonfirmasi, Minggu (14/7) menjelaskan, aksi ulahpati yang dilakukan Putu Mar terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 di Desa Kedisan, Kintamani, Bangli.

 

Berawal dari suami korban, I Nengah Warda, 45, dihubungi oleh korban Saat itu, suaminya berada di suatu wantilan. “Saat itu korban menelepon, dalam keadaan menangis. Selanjutnya saksi (suaminya, red) segera pulang ke rumah,” ujar Sulhadi

Baca Juga:  Ya Tuhan, Dibakar Api Cemburu, Idos Tikam Teman Istri Hingga Kritis

 

Setiba di rumah, sang suami kaget karena istri keduanya itu sudah dalam posisi leher terlilit selendang dan menggantung di plafon rumah.

Mendapati istrinya dalam posisi tergantung, saksi langsung meminta bantuan ke Pos Pol Airud.

“Kebetulan, lokasi antara rumah korban dengan pos Polairud berdekatan,”imbuh Sulhadi.

 

Kemudian Personil Sat Polairud Polres Bangli, Aiptu I Ketut Miarsa, yang sedang berjaga di Pos Dermaga Kedisan dan mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian.

 

“Dengan sigap Aiptu I Ketut Miarsa bersama pelapor (suami korban, red) mendatangi TKP (rumah, red) yang dimaksud dan mendapi korban sudah berada di lantai dengan posisi terbaring, diduga jatuh karena kain yang di gunakan untuk gantung diri putus,” terangnya.

Baca Juga:  Ternyata…Sebelum Bunuh Tiga Anaknya, Septyan dan Suami Ribut Dua Kali

Melihat kondisi korban masih bernapas, dengan sigap Aiptu I Ketut Miarsa menolong korban dengan melepas ikatan selendang kuning pada leher korban.

 

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kintamani untuk mendapatkan penanganan dan korbanpun berhasil diselamatkan

 

 “Diduga kuat korban kecewa dengan suaminya dan cemburu kepada istri pertama suami korban,” tukasnya.

 



KINTAMANI-Diduga karena cemburu dengan istri pertama, Ni Putu Mar, 43, nekat dengan mencoba bunuh diri.

 

Putu Mar yang merupakan istri kedua dari saksi I Nengah Warda, 45, itupun nekat mencoba mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumahnya.

 

Beruntung, meski sempat melakukan aksi percobaan gantung diri, namun upaya Putu Mar mengakhiri hidup gagal setelah tali selendang yang dipakai bunub diri putus.

 

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, dikonfirmasi, Minggu (14/7) menjelaskan, aksi ulahpati yang dilakukan Putu Mar terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 di Desa Kedisan, Kintamani, Bangli.

 

Berawal dari suami korban, I Nengah Warda, 45, dihubungi oleh korban Saat itu, suaminya berada di suatu wantilan. “Saat itu korban menelepon, dalam keadaan menangis. Selanjutnya saksi (suaminya, red) segera pulang ke rumah,” ujar Sulhadi

Baca Juga:  Ckk..Bebas dari Penjara Usai Membunuh, Keplis Kembali Dibekuk Karena..

 

Setiba di rumah, sang suami kaget karena istri keduanya itu sudah dalam posisi leher terlilit selendang dan menggantung di plafon rumah.

Mendapati istrinya dalam posisi tergantung, saksi langsung meminta bantuan ke Pos Pol Airud.

“Kebetulan, lokasi antara rumah korban dengan pos Polairud berdekatan,”imbuh Sulhadi.

 

Kemudian Personil Sat Polairud Polres Bangli, Aiptu I Ketut Miarsa, yang sedang berjaga di Pos Dermaga Kedisan dan mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian.

 

“Dengan sigap Aiptu I Ketut Miarsa bersama pelapor (suami korban, red) mendatangi TKP (rumah, red) yang dimaksud dan mendapi korban sudah berada di lantai dengan posisi terbaring, diduga jatuh karena kain yang di gunakan untuk gantung diri putus,” terangnya.

Baca Juga:  DPR dan Kemenkeu Sebut BPR Bisa Beli Agunan Kredit Macet Lewat Lelang

Melihat kondisi korban masih bernapas, dengan sigap Aiptu I Ketut Miarsa menolong korban dengan melepas ikatan selendang kuning pada leher korban.

 

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kintamani untuk mendapatkan penanganan dan korbanpun berhasil diselamatkan

 

 “Diduga kuat korban kecewa dengan suaminya dan cemburu kepada istri pertama suami korban,” tukasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/