alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 23, 2022

Sebelum Ditemukan Tewas, Tiga Anak Perempuan Korban Kabur dari Kos

TEWASNYA salah satu penghuni kos berinisial IMK, 45, Selasa (13/7) malam benar-benar menghebohkan warga di Jalan Kaswari, Penatih, Denpasar Timur.

 

Tak hanya bikin heboh, tragisnya lagi, korban meninggal setelah diduga frustasi usai bertengkar dengan anak perempuannya.

 

Bahkan yang mengejutkan, duda tiga anak, ini diduga kuat depresi setelah terlibat kasus tindak pidana pelecehan seksual terhadap putrinya sendiri. Benarkah?

 

 

- Advertisement -

MARCEL PAMPURS, Denpasar

 

 

BERAWAL dari kecurigaan bunyi nada dering handphone milik korban, tetangga yang penasaran langsung menghubungi pemilik kos.

 

Tetangga korban curiga karena dari sejak sore, suara nada dering HP korban tak henti berbunyi.

 

Seperti dibenarkan Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (14/7).

Baca Juga:  Nikah tanpa Izin, Pasutri Jadi Tersangka Sekaligus Masuk dalam DPO

 

Saat dikonfirmasi, Iptu Sukadi membenarkan dengan kecurigaan tetangga korban.

 

“Setelah menghubungi pemilik kos, tetangga bersama pemilik kos langsung mengecek ke dalam kamar dan melihat korban sudah dalam posisi gantung diri di dalam kamar mandi,” terang Iptu Ketut Sukadi.

 

Sontak, penemuan itu langsung membuat penghuni kos gempar.

 

Menurut Iptu Sukadi, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

 

Namun terkait motif, dari dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup dengan jalan pintas karena diduga depresi berat setelah terlibat pertengkaran dengan putrinya yang sudah mulai beranjak remaja.

 

Bahkan dari informasi, sebelum tewas, mendiang IMK diduga telah melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap putri kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Lebih Dari Tiga Pekan Polisi Masih Memble Ungkap Pembunuh Dwi Farica

 

“Korban ini duda anak tiga. Semuanya perempuan. Sedangkan istrinya sudah meninggal. Ada dugaan karena masalah keluarga (pelecehan seksual),”jelas Iptu Ketut Sukadai.

 

Terkait dugaan pelecehan, imbuh Iptu Sukadi, kasus ini bahkan sudah ditangani Polda Bali. “Kasusnya saat ini sudah ditangani Polda (Polda Bali),”tegasnya.

 

Sementara itu, yang mengejutkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, dari keterangan para saksi di TKP, pria yang semasa hidupnya bekerja sebagai buruh ini diakui sering bertengkar dengan anaknya.

 

Bahkan puncaknya, seminggu lalu, ketiga anak perempuannya yang sebelumnya tinggal bersama di kos selama 2 tahun kabur meninggalkan dirinya.

 

- Advertisement -

TEWASNYA salah satu penghuni kos berinisial IMK, 45, Selasa (13/7) malam benar-benar menghebohkan warga di Jalan Kaswari, Penatih, Denpasar Timur.

 

Tak hanya bikin heboh, tragisnya lagi, korban meninggal setelah diduga frustasi usai bertengkar dengan anak perempuannya.

 

Bahkan yang mengejutkan, duda tiga anak, ini diduga kuat depresi setelah terlibat kasus tindak pidana pelecehan seksual terhadap putrinya sendiri. Benarkah?

 

 

MARCEL PAMPURS, Denpasar

 

 

BERAWAL dari kecurigaan bunyi nada dering handphone milik korban, tetangga yang penasaran langsung menghubungi pemilik kos.

 

Tetangga korban curiga karena dari sejak sore, suara nada dering HP korban tak henti berbunyi.

 

Seperti dibenarkan Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (14/7).

Baca Juga:  Lebih Dari Tiga Pekan Polisi Masih Memble Ungkap Pembunuh Dwi Farica

 

Saat dikonfirmasi, Iptu Sukadi membenarkan dengan kecurigaan tetangga korban.

 

“Setelah menghubungi pemilik kos, tetangga bersama pemilik kos langsung mengecek ke dalam kamar dan melihat korban sudah dalam posisi gantung diri di dalam kamar mandi,” terang Iptu Ketut Sukadi.

 

Sontak, penemuan itu langsung membuat penghuni kos gempar.

 

Menurut Iptu Sukadi, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

 

Namun terkait motif, dari dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup dengan jalan pintas karena diduga depresi berat setelah terlibat pertengkaran dengan putrinya yang sudah mulai beranjak remaja.

 

Bahkan dari informasi, sebelum tewas, mendiang IMK diduga telah melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap putri kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Ayah Cabul Terindikasi Menyangkal Perbuatan

 

“Korban ini duda anak tiga. Semuanya perempuan. Sedangkan istrinya sudah meninggal. Ada dugaan karena masalah keluarga (pelecehan seksual),”jelas Iptu Ketut Sukadai.

 

Terkait dugaan pelecehan, imbuh Iptu Sukadi, kasus ini bahkan sudah ditangani Polda Bali. “Kasusnya saat ini sudah ditangani Polda (Polda Bali),”tegasnya.

 

Sementara itu, yang mengejutkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, dari keterangan para saksi di TKP, pria yang semasa hidupnya bekerja sebagai buruh ini diakui sering bertengkar dengan anaknya.

 

Bahkan puncaknya, seminggu lalu, ketiga anak perempuannya yang sebelumnya tinggal bersama di kos selama 2 tahun kabur meninggalkan dirinya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/