alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Ayah Dipenjara, Anak Main Narkoba, Polisi Ungkap Peran Jaringan Lapas

BANGLI – Seorang sopir berinisial GAW, 21, diamankan Satresnarkoba Polres Bangli. Pelaku diamankan di Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli dengan barang bukti sabu seberat 0,38 gram sabu.

Yang menarik, ayah tersangka saat ini sedang menjalani penahanan di Lapas Kerobokan karena kasus narkoba.

Polisi sampai saat ini masih menyelidiki adanya kemungkinan barang haram tersebut dari tangan jaringan Lapas Kerobokan, tempat ayah tersangka ditahan.

Kasatresnarkoba Polres Bangli Iptu Gede Sudiarna Putra didampingi Kasubaghumas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, pelaku diamankan karena kedapatan membawa sabu di tangan kanannya, Minggu (8/10) lalu.

Dikutip dari instagram Polres Bangli, Iptu Gede Sudiarna Putra mengatakan, pelaku yang berasal dari Desa Dauh Puri, Denpasar ini diamankan beserta barang bukti sabu seberat 0,38 gram bruto,

Baca Juga:  Polda Bali Tangkap WNA Terduga Pengedar Narkoba Jaringan Spanyol

satu buah kulit rokok merk Sampoerna Evolution warna silver, satu lembar tisu, satu potong pipet bening, satu buah handphone

merk coollpad warna gold, satu unit sepeda motor Honda Beat DK 6096 BK warna putih dan satu buah kunci kotak biru.

“Dari keterangan pelaku, pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial A yang sekarang ini berada di LP Kerobokan dan kita sedang lakukan pendalaman,” kata Iptu Sudiarna Putra.

Iptu Sudiarna Putra menambahkan, berdasar keterangan pelaku GAW ditugaskan oleh A untuk memindahkan barang haram tersebut dari Bangli ke Jalan Gatot Subroto Denpasar.

Orang tua pelaku juga di tahan LP Kerobokan dengan kasus yang sama yaitu kasus narkoba. Namun, dari keterangan pelaku,

Baca Juga:  Panik Hindari Kendaraan di Depan, Xenia Terbalik Usai Tabrak Trotoar

 barang tersebut bukan didapat dari orang tuanya dan yang menyuruh memindahkan barang tersebut adalah seseorang yang berinisial A di LP Kerobokan.

“Selain sebagai kurir, pelaku juga sudah memakai sabu selama enam bulan terakhir,” kata Iptu Sudiarna Putra.



BANGLI – Seorang sopir berinisial GAW, 21, diamankan Satresnarkoba Polres Bangli. Pelaku diamankan di Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli dengan barang bukti sabu seberat 0,38 gram sabu.

Yang menarik, ayah tersangka saat ini sedang menjalani penahanan di Lapas Kerobokan karena kasus narkoba.

Polisi sampai saat ini masih menyelidiki adanya kemungkinan barang haram tersebut dari tangan jaringan Lapas Kerobokan, tempat ayah tersangka ditahan.

Kasatresnarkoba Polres Bangli Iptu Gede Sudiarna Putra didampingi Kasubaghumas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, pelaku diamankan karena kedapatan membawa sabu di tangan kanannya, Minggu (8/10) lalu.

Dikutip dari instagram Polres Bangli, Iptu Gede Sudiarna Putra mengatakan, pelaku yang berasal dari Desa Dauh Puri, Denpasar ini diamankan beserta barang bukti sabu seberat 0,38 gram bruto,

Baca Juga:  Kadisdikpora Bangli Langsung Panggil Guru SD “Penyebar” Video Wikwik

satu buah kulit rokok merk Sampoerna Evolution warna silver, satu lembar tisu, satu potong pipet bening, satu buah handphone

merk coollpad warna gold, satu unit sepeda motor Honda Beat DK 6096 BK warna putih dan satu buah kunci kotak biru.

“Dari keterangan pelaku, pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial A yang sekarang ini berada di LP Kerobokan dan kita sedang lakukan pendalaman,” kata Iptu Sudiarna Putra.

Iptu Sudiarna Putra menambahkan, berdasar keterangan pelaku GAW ditugaskan oleh A untuk memindahkan barang haram tersebut dari Bangli ke Jalan Gatot Subroto Denpasar.

Orang tua pelaku juga di tahan LP Kerobokan dengan kasus yang sama yaitu kasus narkoba. Namun, dari keterangan pelaku,

Baca Juga:  Mudah Selundupkan Narkoba, Dulu Bisa Sewa Cewek Setelah Jam 9 Malam

 barang tersebut bukan didapat dari orang tuanya dan yang menyuruh memindahkan barang tersebut adalah seseorang yang berinisial A di LP Kerobokan.

“Selain sebagai kurir, pelaku juga sudah memakai sabu selama enam bulan terakhir,” kata Iptu Sudiarna Putra.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/