alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Mobil Mewah Rp 1 Miliar Bos BPR Legian Resmi Dilelang

DENPASAR– Mobil mewah milik bos PT BPR Legian, Titian Wilaras yang disita JPU Kejari Denpasar resmi dilelangkan. Hal itu ditandai dengan JPU mengirimkan surat permohonan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

 

Mobil Land Rover tipe Range Rover 5.0L V8 AT itu sudah setahunan terparkir di gedung barang bukti Kejari Denpasar. Penelusuran wartawan, meski dalam kondisi bekas, harga mobil buatan 2013 itu masih di atas Rp1 miliar.

 

“Sebelum Hari Raya Galungan kami sudah mengajukan surat permohonan lelang ke KPKNL. Sesuai putusan kasasi MA, mobil tersebut dirampas untuk negara,” ungkap JPU Ida Bagus Putu Swadharma Diputra didampingi Kasi Intel Eka Suyantha, Minggu  (14/11).

 

JPU berharap sebelum tahun berganti mobil sudah terlelang, sehingga hasil lelang bisa masuk ke dalam kas negara. Menurut Swadharma, uang hasil lelang akan disetorkan langsung ke kas negara oleh KPKNL. Sementara JPU hanya menerima laporan saja.

“Dibandingkan lelang sitaan lainnya, biasanya lelang mobil lebih cepat,” tukasnya.

 

Ditanya kondisi mobil yang sudah lama tak terpakai, Swadharma menyebut kondisi mobil masih sangat baik. Beberapa waktu lalu mobil sempat dipindah lantaran ada perbaikan gedung.

“Selama ini akinya kami cabut agar tidak soak. Jadi, kondisi mobil masih sangat baik,” tukasnya.

 

Sebelumnya, mobil dengan nomor polisi B 777 OG itu menjadi salah satu benda yang disita penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penyidik juga menyita BPKP mobil atas nama Eka Setya Nugrahawati.

 

Selain mobil mewah, penyidik juga menyita senjata api (senpi) merek Beretta kaliber 32 mm, nomor pabrik: F49399W, nomor pemilikan: BPSA/BL-42/VIII/2018. Pistol yang biasa dipakai dalam film James Bond dan para militer Amerika itu memiliki masa berlaku sampai 13 Agustus 2019 diberikan kepada Titian Wilaras.

 

Senpi tersebut dilengkapi buku kepemilikan senjata api untuk beladiri atau koleksi nomor BPSA/BL-42/VIII/2018 dengan surat izin khusus senjata api Nomor: IKHSA/2457-J/VIII/2018.

 

Untuk senpi, lanjut Swadharma, akan dimusnahkan. Selain mobil dan senpi, ada ratusan barang bukti yang disita. Paling banyak barang bukti berupa bukti transaksi dan transfer.

 

“Di antaranya pembayaran penyewaan apartemen di Senayan City yang nilainya mencapai Rp 5 miliar,” tandasnya.

Sesuai putusan kasasi hakim Mahkamah Agung (MA), hakim tunggal Salman Luthan menghukum Titian delapan tahun penjara.



DENPASAR– Mobil mewah milik bos PT BPR Legian, Titian Wilaras yang disita JPU Kejari Denpasar resmi dilelangkan. Hal itu ditandai dengan JPU mengirimkan surat permohonan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

 

Mobil Land Rover tipe Range Rover 5.0L V8 AT itu sudah setahunan terparkir di gedung barang bukti Kejari Denpasar. Penelusuran wartawan, meski dalam kondisi bekas, harga mobil buatan 2013 itu masih di atas Rp1 miliar.

 

“Sebelum Hari Raya Galungan kami sudah mengajukan surat permohonan lelang ke KPKNL. Sesuai putusan kasasi MA, mobil tersebut dirampas untuk negara,” ungkap JPU Ida Bagus Putu Swadharma Diputra didampingi Kasi Intel Eka Suyantha, Minggu  (14/11).

 

JPU berharap sebelum tahun berganti mobil sudah terlelang, sehingga hasil lelang bisa masuk ke dalam kas negara. Menurut Swadharma, uang hasil lelang akan disetorkan langsung ke kas negara oleh KPKNL. Sementara JPU hanya menerima laporan saja.

“Dibandingkan lelang sitaan lainnya, biasanya lelang mobil lebih cepat,” tukasnya.

 

Ditanya kondisi mobil yang sudah lama tak terpakai, Swadharma menyebut kondisi mobil masih sangat baik. Beberapa waktu lalu mobil sempat dipindah lantaran ada perbaikan gedung.

“Selama ini akinya kami cabut agar tidak soak. Jadi, kondisi mobil masih sangat baik,” tukasnya.

 

Sebelumnya, mobil dengan nomor polisi B 777 OG itu menjadi salah satu benda yang disita penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penyidik juga menyita BPKP mobil atas nama Eka Setya Nugrahawati.

 

Selain mobil mewah, penyidik juga menyita senjata api (senpi) merek Beretta kaliber 32 mm, nomor pabrik: F49399W, nomor pemilikan: BPSA/BL-42/VIII/2018. Pistol yang biasa dipakai dalam film James Bond dan para militer Amerika itu memiliki masa berlaku sampai 13 Agustus 2019 diberikan kepada Titian Wilaras.

 

Senpi tersebut dilengkapi buku kepemilikan senjata api untuk beladiri atau koleksi nomor BPSA/BL-42/VIII/2018 dengan surat izin khusus senjata api Nomor: IKHSA/2457-J/VIII/2018.

 

Untuk senpi, lanjut Swadharma, akan dimusnahkan. Selain mobil dan senpi, ada ratusan barang bukti yang disita. Paling banyak barang bukti berupa bukti transaksi dan transfer.

 

“Di antaranya pembayaran penyewaan apartemen di Senayan City yang nilainya mencapai Rp 5 miliar,” tandasnya.

Sesuai putusan kasasi hakim Mahkamah Agung (MA), hakim tunggal Salman Luthan menghukum Titian delapan tahun penjara.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/