alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Obok-Obok Tajen di Buleleng, Polda Bali Tangkap Lima Pelaku

DENPASAR-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali mengamankan 5 (lima) orang pelaku perjudian sabung ayam alias tajen.

 

Kelima tersangka judi tajen diamankan, pada Kamis (14/1) di salah satu lokasi tajen di Dusun Sangambu, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

 

Kelima pelaku masing-masing bernama Gede asuwartika selaku penyelenggara; KEA yang merupakan anak di bawah umur yang berperan sebagai pemegang uang cuk; I Nyoman Redana selaku Pekembar; I Ketut Wawan selaku saye atau wasit; dan Gede Monol yang juga sebagai saye atau wasit. 

 

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Djuhandhani Rahardjo Puro dikonfirmasi, Jumat (15/1) menerangkan, penggerebekan judi tajen ini dilakukan berdasarkan adanya informasi warga.

Baca Juga:  Ternyata, Oknum Dokter Juga Pernah Pungli di 2015 dan Turun Pangkat

 

Selanjutnya, tim Resmob Polda Bali melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Hasilnya tim Resmob menemukan adanya kerumunan orang yang sebagian diantaranya tidak mengenakan masker. 

 

“Ternyata kerumunan itu sedang melakukan perjudian sabung ayam atau tajen. Anggota kami lalu mengamankan para pelaku dan barang bukti untuk diselidiki lebih lanjut,” terang Kombespol Djuhandhani Rahardjo di Mapolda Bali.

 

Kata Djuhandhani Rahardjo, awalnya ada puluhan orang yang diamankan. Namun, setelah melakukan proses penyelidikan, akhirnya lima pelaku ditetapkan sebagai tersangka. 

 

“Para pelaku ini melanggar Pasal 303 KUHP juncto Pasal 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 7 Tahun 1974 juncto Pasal 93 juncto Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” tandas perwira dengan melati tiga di pundak ini.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Korupsi, Perbekel Baha Mundur

 

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka ditahan di Rutan Polda Bali bersama barang bukti. 



DENPASAR-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali mengamankan 5 (lima) orang pelaku perjudian sabung ayam alias tajen.

 

Kelima tersangka judi tajen diamankan, pada Kamis (14/1) di salah satu lokasi tajen di Dusun Sangambu, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

 

Kelima pelaku masing-masing bernama Gede asuwartika selaku penyelenggara; KEA yang merupakan anak di bawah umur yang berperan sebagai pemegang uang cuk; I Nyoman Redana selaku Pekembar; I Ketut Wawan selaku saye atau wasit; dan Gede Monol yang juga sebagai saye atau wasit. 

 

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Djuhandhani Rahardjo Puro dikonfirmasi, Jumat (15/1) menerangkan, penggerebekan judi tajen ini dilakukan berdasarkan adanya informasi warga.

Baca Juga:  BPS: Selama Pandemi, Jumlah Warga Miskin di Karangasem Meningkat Tajam

 

Selanjutnya, tim Resmob Polda Bali melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Hasilnya tim Resmob menemukan adanya kerumunan orang yang sebagian diantaranya tidak mengenakan masker. 

 

“Ternyata kerumunan itu sedang melakukan perjudian sabung ayam atau tajen. Anggota kami lalu mengamankan para pelaku dan barang bukti untuk diselidiki lebih lanjut,” terang Kombespol Djuhandhani Rahardjo di Mapolda Bali.

 

Kata Djuhandhani Rahardjo, awalnya ada puluhan orang yang diamankan. Namun, setelah melakukan proses penyelidikan, akhirnya lima pelaku ditetapkan sebagai tersangka. 

 

“Para pelaku ini melanggar Pasal 303 KUHP juncto Pasal 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 7 Tahun 1974 juncto Pasal 93 juncto Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” tandas perwira dengan melati tiga di pundak ini.

Baca Juga:  Diganjar 7,5 Tahun, ABG Pembunuh Kasir Bank Mandiri Dilayar ke LPKA

 

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka ditahan di Rutan Polda Bali bersama barang bukti. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/