alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

OMG! Bali Sarang Pedofil Ketiga Terbesar Setelah Thailand dan Filipina

DENPASAR – Bali menempati urutan ketiga jumlah angka kasus pedofilia di Asia Tenggara setelah Thailand di urutan pertama dan Filipina di urutan kedua.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait di Polda Bali, mengatakan, fakta ini berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Sosial dan Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan pada tahun 2018 lalu.

“Bali surga nomor tiga di tingkat Asia Tenggara dalam kasus Paedofilia.  Indikatornya banyak sekali, banyak pelaku-pelaku sudah ditangkap,” kata Aris Merdeka Sirait.

Tahun 2018 saja, pihak Komnas Perlindungan anak mendapatkan ada 89 laporan kasus pedofilia yang terjadi di Bali.

Mirisnya, kasus pedofilia yang terjadi di Bali ini, dikatakan Sirait, sebagian besar melibatkan jaringan sindikat internasional. Hal ini terbukti dari beberapa laporan dan tangkapan pihak kepolisian.

“Karena beberapa peristiwa yang ditangkap Polda Bali dan dihukum itu semua sindikat internasional. Ada Italia, Australia, ada negara Eropa dan ini (yang terjadi di Klungkung) dugaannya dekat sama India,” tambahnya.

Dugaan melibatkan jaringan internasional yang terjadi di ashram di Klungkung, menurut Arist Merdeka Sirait bisa dilihat dari segi yoga yang dipraktekan di ashram tersebut yang diduga “berbau” India. 

“Model yoganya kan ada perbedaan. Dugaannya bisa internasional apalagi ada bantuan karena saya mendengar ada bantuan kepada ashram ini. Bisa diduga ini (bantuan) sebagai jalan,” tandasnya. 

Sementara itu, untuk kasus kekerasan seksual, Denpasar masuk ke urutan ke- 17 dari 34 Provinsi, urutan pertama DKI Jakarta. 



DENPASAR – Bali menempati urutan ketiga jumlah angka kasus pedofilia di Asia Tenggara setelah Thailand di urutan pertama dan Filipina di urutan kedua.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait di Polda Bali, mengatakan, fakta ini berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Sosial dan Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan pada tahun 2018 lalu.

“Bali surga nomor tiga di tingkat Asia Tenggara dalam kasus Paedofilia.  Indikatornya banyak sekali, banyak pelaku-pelaku sudah ditangkap,” kata Aris Merdeka Sirait.

Tahun 2018 saja, pihak Komnas Perlindungan anak mendapatkan ada 89 laporan kasus pedofilia yang terjadi di Bali.

Mirisnya, kasus pedofilia yang terjadi di Bali ini, dikatakan Sirait, sebagian besar melibatkan jaringan sindikat internasional. Hal ini terbukti dari beberapa laporan dan tangkapan pihak kepolisian.

“Karena beberapa peristiwa yang ditangkap Polda Bali dan dihukum itu semua sindikat internasional. Ada Italia, Australia, ada negara Eropa dan ini (yang terjadi di Klungkung) dugaannya dekat sama India,” tambahnya.

Dugaan melibatkan jaringan internasional yang terjadi di ashram di Klungkung, menurut Arist Merdeka Sirait bisa dilihat dari segi yoga yang dipraktekan di ashram tersebut yang diduga “berbau” India. 

“Model yoganya kan ada perbedaan. Dugaannya bisa internasional apalagi ada bantuan karena saya mendengar ada bantuan kepada ashram ini. Bisa diduga ini (bantuan) sebagai jalan,” tandasnya. 

Sementara itu, untuk kasus kekerasan seksual, Denpasar masuk ke urutan ke- 17 dari 34 Provinsi, urutan pertama DKI Jakarta. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/