alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Resmikan Kantor Baru, Ipung Ingin Punya Rumah Penampungan

DENPASAR, radarbali.id- Advokat dan aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah secara resmi menggunakan kantor barunya. Kantor yang terletak di Jalan Pulau Buton, Denpasar itu diresmikan pada Senin (14/2). Dengan didirikannya kantor baru itu, wanita Bali berdarah Bugis ini mengaku akan lebih konsisten membela kaum perempuan dan anak.

 

Sesuai spiritnya sebagai pembela kaum perempuan dan anak yang lemah, peresmian tersebut digelar tepat di Hari Valentine dengan mengundang anak yatim dari beberapa panti asuhan. “Sebelumnya saya tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan saya berkah yang sangat luar biasa. Berkah itu antara lain awak media yang telah membesarkan saya sampai melampaui level nasional,” katanya di hadapan awak media.

Baca Juga:  BNNP Bali: Napi Narkotika "Kuasai" 87,34 % Hunian Lapas Kerobokan

 

Lanjut dia, dengan peresmian kantor baru itu dia mengatakan dirinya telah diberikan kesempatan untuk lebih berperan aktif dalam membela anak dan wanita serta kaum lemah yang tersangkut masalah hukum. “Karena saya ingin agar mereka memiliki kesamaan di depan hukum. Kantor ini akan saya gunakan secara konsisten dalam memperjuangkan keadilan hukum bagi perempuan dan anak,” tambahnya.

 

Ipung sendiri mengaku telah lama bercita-cita menjadi pengacara. Hingga akhirnya kini impiannya terwujud. “Sampai kapan pun saya tetap konsisten membela perempuan dan anak. Saya minta dukungan dari semua pihak agar tugas mulia ini bisa dilakukan dengan baik,” ujarnya.

 

Selain itu, masih ada beberapa impian yang belum dicapainya. Ipung ingin memiliki rumah besar yang nantinya dipakai sebagai penampungan anak terlantar. Lebih dari itu dirinya ingin memelihara mereka hingga menyekolahkannya secara gratis. “Saya akan mengasuhnya, menyekolahkannya dan mendidik mereka dengan etika, moral, menanamkan idealisme dan nasionalisme. Itu keinginan saya yang belum terwujud,” tuturnya.

Baca Juga:  Kasus Pedofil Tokoh Besar, 17 Saksi Diperiksa, Ipung: Harus Diungkap!

 

Ipung juga ingin agar penegakan hukum terhadap anak dan perempuan di Indonesia. Ia juga berharap agar penegak hukum bisa berlaku adil untuk semua lapisan masyarakat. Jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Terutama kepada para korban pencabulan, pemerkosaan, pencabulan dan kekerasan fisik yang menimpa perempuan dan anak. (arb)



DENPASAR, radarbali.id- Advokat dan aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah secara resmi menggunakan kantor barunya. Kantor yang terletak di Jalan Pulau Buton, Denpasar itu diresmikan pada Senin (14/2). Dengan didirikannya kantor baru itu, wanita Bali berdarah Bugis ini mengaku akan lebih konsisten membela kaum perempuan dan anak.

 

Sesuai spiritnya sebagai pembela kaum perempuan dan anak yang lemah, peresmian tersebut digelar tepat di Hari Valentine dengan mengundang anak yatim dari beberapa panti asuhan. “Sebelumnya saya tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan saya berkah yang sangat luar biasa. Berkah itu antara lain awak media yang telah membesarkan saya sampai melampaui level nasional,” katanya di hadapan awak media.

Baca Juga:  Garap Bangunan Lantai II, Sentuh Kabel Listrik, Buruh Proyek Terbakar

 

Lanjut dia, dengan peresmian kantor baru itu dia mengatakan dirinya telah diberikan kesempatan untuk lebih berperan aktif dalam membela anak dan wanita serta kaum lemah yang tersangkut masalah hukum. “Karena saya ingin agar mereka memiliki kesamaan di depan hukum. Kantor ini akan saya gunakan secara konsisten dalam memperjuangkan keadilan hukum bagi perempuan dan anak,” tambahnya.

 

Ipung sendiri mengaku telah lama bercita-cita menjadi pengacara. Hingga akhirnya kini impiannya terwujud. “Sampai kapan pun saya tetap konsisten membela perempuan dan anak. Saya minta dukungan dari semua pihak agar tugas mulia ini bisa dilakukan dengan baik,” ujarnya.

 

Selain itu, masih ada beberapa impian yang belum dicapainya. Ipung ingin memiliki rumah besar yang nantinya dipakai sebagai penampungan anak terlantar. Lebih dari itu dirinya ingin memelihara mereka hingga menyekolahkannya secara gratis. “Saya akan mengasuhnya, menyekolahkannya dan mendidik mereka dengan etika, moral, menanamkan idealisme dan nasionalisme. Itu keinginan saya yang belum terwujud,” tuturnya.

Baca Juga:  Penutupan Jalan Batal, Ipung Duga Ada Pihak yang Berupaya Menghalangi

 

Ipung juga ingin agar penegakan hukum terhadap anak dan perempuan di Indonesia. Ia juga berharap agar penegak hukum bisa berlaku adil untuk semua lapisan masyarakat. Jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Terutama kepada para korban pencabulan, pemerkosaan, pencabulan dan kekerasan fisik yang menimpa perempuan dan anak. (arb)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/