alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Terungkap! Sebelum Lapor Polda, Korban dan Oknum Ormas Pernah Mediasi

DENPASAR – Usai dilaporkan, fakta terbaru terkait kasus pengancaman dan perusakan yang diduga dilakukan oknum pentolan Ormas di tempat wisata Diamond Beach, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung akhirnya terungkap.

Fakta terungkap dari pernyataan Perbekel Desa Pejukutan, Nusa Penida, I Made Arya.

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan jika Pentolan Ormas berinisial I Gede BP kini sudah dilaporkan oleh ke Polda Bali oleh korban bernama Tjandra Jaya Kusuma,42.

“Tahu kemarin (Senin (14/2) siang. Itupun lewat media yang diberikan ke staf kami,” ujarnya saat dihubungi radarbali.id pada Selasa (15/2/2022).

Lebih lanjut, terkait pelaporan, Arya mengaku tidak menyangka kasus ini bakal berlanjut ke polisi.

Sebab, selaku pejabat desa, kedua orang yang berseteru ini pernah dua kali mengadakan mediasi di kantor desa Pejukutan.

Baca Juga:  Empat Purnawirawan Polsek Kota Gianyar Dihadiahi Blakas dan Sabit

Sayangnya, meski telah dilakukan mediasi dua kali, namun upaya itu tidak menemukan titik temu.

“Tapi kedua kali mediasi itu tidak ada titik temu sehingga kita kembalikan kepada kedua belah pihak untuk selanjutnya mau menempuh jalur apa (bukan kekerasan), sampai timbul masalah yang terjadi sekarang ini,” ujarnya.

Selain itu, terkait materi mediasi, Arya menyatakan jika mediasi bukan membahas soal pengerusuakan, jatah dan sebagainya.

Melainkan, media menyangkut persoalan lahan. “Mediasi terkait lahan di Diamond. Lahan tanah,” ungkapnya.

Kini, pihak Polda Bali pun turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Meski kasus ini sempat viral di media sosial, dipastikan objek wisata Diamond Beach di Nusa Penida masih sangat aman untuk dikunjungi. 

Baca Juga:  Tertangkap, Duo Penjambret Turis New Zealand Asal Jember Dirantai


DENPASAR – Usai dilaporkan, fakta terbaru terkait kasus pengancaman dan perusakan yang diduga dilakukan oknum pentolan Ormas di tempat wisata Diamond Beach, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung akhirnya terungkap.

Fakta terungkap dari pernyataan Perbekel Desa Pejukutan, Nusa Penida, I Made Arya.

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan jika Pentolan Ormas berinisial I Gede BP kini sudah dilaporkan oleh ke Polda Bali oleh korban bernama Tjandra Jaya Kusuma,42.

“Tahu kemarin (Senin (14/2) siang. Itupun lewat media yang diberikan ke staf kami,” ujarnya saat dihubungi radarbali.id pada Selasa (15/2/2022).

Lebih lanjut, terkait pelaporan, Arya mengaku tidak menyangka kasus ini bakal berlanjut ke polisi.

Sebab, selaku pejabat desa, kedua orang yang berseteru ini pernah dua kali mengadakan mediasi di kantor desa Pejukutan.

Baca Juga:  Aksi Maling Celana Dalam Wanita di Buleleng Terekam CCTV, Warga Resah

Sayangnya, meski telah dilakukan mediasi dua kali, namun upaya itu tidak menemukan titik temu.

“Tapi kedua kali mediasi itu tidak ada titik temu sehingga kita kembalikan kepada kedua belah pihak untuk selanjutnya mau menempuh jalur apa (bukan kekerasan), sampai timbul masalah yang terjadi sekarang ini,” ujarnya.

Selain itu, terkait materi mediasi, Arya menyatakan jika mediasi bukan membahas soal pengerusuakan, jatah dan sebagainya.

Melainkan, media menyangkut persoalan lahan. “Mediasi terkait lahan di Diamond. Lahan tanah,” ungkapnya.

Kini, pihak Polda Bali pun turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Meski kasus ini sempat viral di media sosial, dipastikan objek wisata Diamond Beach di Nusa Penida masih sangat aman untuk dikunjungi. 

Baca Juga:  Sudikerta Ditangkap, Gunawan: Setidaknya Beliau Pernah Berbuat Positif

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/