alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Usai Viral, Polda Bali Atensi dan Lidik Oknum Pentolan Ormas di Nuspen

DENPASAR-Usai viral di media sosial (Medsos), kasus perusakan dan pengancaman yang diduga dilakukan pentolan ormas di Nusa Penida Klungkung langsung mendapat atensi dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Bahkan terbaru, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali langsung melakukan penyelidikan kasus yang diduga dilakukan pentolan ormas di Nusa Penida, Klungkung.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, dikonfirmasi Selasa (15/2/2022) mengatakan, saat ini laporan dari pelapor sedang ditangani oleh Ditreskrimum Polda Bali.

“Ditindaklanjuti penanganan kasusnya oleh Ditkrimum,” terang Kombes Pol Syamsi. Dijelaskannya, sebagai mana keterangan korban Tjandra Jaya Kesuma, 42 dalam laporan nomor LP/B/75/II/2022/SPKT/Polda Bali, jumlah terlapor sebanyak dua orang.

Kedua terlapor itu, yakni masing-masingI Gede Buana P dan I Kadek Agus Cancer Y alias Kadek G. 

Baca Juga:  Kecelakaan di Gitgit Libatkan Pentolan LSM Antonius Sanjaya Kiabeni

Menurut Syamsi, kasus itu bermula pada tanggal 10 Februari 2022 lalu. Kedua terlapor beserta sejumlah kawan-kawannya mendatangi tanah milik pelapor di Desa Pejukutan, Kawasan wisata Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung.

Setiba di TKP, kedua terlapor  lalu menyetop aktivitas karyawan di kawasan itu. 

Selanjutnya, kedua terlapor melakukan perusakan dengan membongkar batas tanah menggunakan eskavator.

Usai membongkar batas tanah, keduanya kemudian  memasang baliho dan spanduk dan mengusir karyawan yang sedang bekerja.

 “Jadi karena merasa dirugikan, mereka langsung melaporkan kejadian itu ke Polda Bali,” tambah Syamsi.

Saat melapor, pelapor juga membawa bukti berupa foto copy sertifikat tanah, foto bukti penrusakan, dan juga screen shoot percakapan yang berisikan ancaman dari para terlapor. 

Baca Juga:  Alamak, Hari Pertama Tak Ada yang di Sanksi!


DENPASAR-Usai viral di media sosial (Medsos), kasus perusakan dan pengancaman yang diduga dilakukan pentolan ormas di Nusa Penida Klungkung langsung mendapat atensi dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Bahkan terbaru, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali langsung melakukan penyelidikan kasus yang diduga dilakukan pentolan ormas di Nusa Penida, Klungkung.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, dikonfirmasi Selasa (15/2/2022) mengatakan, saat ini laporan dari pelapor sedang ditangani oleh Ditreskrimum Polda Bali.

“Ditindaklanjuti penanganan kasusnya oleh Ditkrimum,” terang Kombes Pol Syamsi. Dijelaskannya, sebagai mana keterangan korban Tjandra Jaya Kesuma, 42 dalam laporan nomor LP/B/75/II/2022/SPKT/Polda Bali, jumlah terlapor sebanyak dua orang.

Kedua terlapor itu, yakni masing-masingI Gede Buana P dan I Kadek Agus Cancer Y alias Kadek G. 

Baca Juga:  Alamak, Hari Pertama Tak Ada yang di Sanksi!

Menurut Syamsi, kasus itu bermula pada tanggal 10 Februari 2022 lalu. Kedua terlapor beserta sejumlah kawan-kawannya mendatangi tanah milik pelapor di Desa Pejukutan, Kawasan wisata Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung.

Setiba di TKP, kedua terlapor  lalu menyetop aktivitas karyawan di kawasan itu. 

Selanjutnya, kedua terlapor melakukan perusakan dengan membongkar batas tanah menggunakan eskavator.

Usai membongkar batas tanah, keduanya kemudian  memasang baliho dan spanduk dan mengusir karyawan yang sedang bekerja.

 “Jadi karena merasa dirugikan, mereka langsung melaporkan kejadian itu ke Polda Bali,” tambah Syamsi.

Saat melapor, pelapor juga membawa bukti berupa foto copy sertifikat tanah, foto bukti penrusakan, dan juga screen shoot percakapan yang berisikan ancaman dari para terlapor. 

Baca Juga:  Orang Tua Pelajar yang Balap Liar di Denpasar Dipanggil Polisi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/