alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Diduga Curi Emas Ratusan Juta, Karyawan Toko Emas Diciduk Polisi

DENPASAR – Tim Jatanras Polresta Denpasar berhasil menangkap seorang karyawan toko emas bernama Eka Gunawan.

Pria 20 tahun asal Lumajang, Jawa Timur, itu ditangkap karena menggelapkan sejumlah perhiasan emas senilai ratusan juta dari toko tempatnya bekerja. 

Aksinya diketahui pada Rabu (10/6) sekitar pukul 17.00, wita di Toko Emas Melati Jalan Diponogoro No: 116 Denpasar.

Saat itu pemilik toko mengetahui ada satu buah cincin emas Cartier seharga Rp 4,5 juta hilang dari etalase toko.

“Dengan adanya kejadian tersebut dilakukan audit terhadap barang emas yang ada di toko dan di temukan beberapa barang berupa emas telah hilang,” terang sumber polisi kemarin. 

Yang menjejutkan, perhiasan emas yang telah hilang ternyata banyak jumlahnya. Di antaranya berupa 64 buah cincin, 12 buah gelang, dan 1 cincin Cartier.

Baca Juga:  Stres Dipecat, Bakar Warung, Warga Banyuwangi Dituntut 5 Tahun Penjara

Total kerugian pihak toko pun mencapai Rp 127.2 juta. Atas temuan itu, pihak toko kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Denpasar.

“Pelaku mengambil dengan mudah barang yang di pajang di etalase toko,” tambah sumber. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Berdasar hasil rekaman CCTV dan pemeriksaan para saksi diketahui ternyata pelakunya adalah karyawan di toko itu sendiri.

Jumat (12/6) lalu sekitar pukul 12.00,  pelaku akhirnya ditangkap di Toko Emas Melati Jalan Diponegoro 166, Denpasar.

Dari hasil interogasi sementara, pelaku mengakui telah mengambil 2 buah cincin emas berat 2 gram, 1 kalung emas model Italy berat 2gram,

1 buah kalung emas model Italy berat 3 gram, 1 buah gelang emas model rante berat 3 gram, 1 buah cincin emas model Cartier berat 6 gram.

Baca Juga:  Taksi Dirampas, Langsung Terlacak, Ini Kecanggihan Teknologi Blue Bird

Semua barang hasil curian itu telah dijual oleh pelaku. Uang hasil penjualannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan juga membayar hutang hingga memodifikasi sepeda motornya.

“Keterangan pelaku masih didalami lagi,” tandas sumber. 



DENPASAR – Tim Jatanras Polresta Denpasar berhasil menangkap seorang karyawan toko emas bernama Eka Gunawan.

Pria 20 tahun asal Lumajang, Jawa Timur, itu ditangkap karena menggelapkan sejumlah perhiasan emas senilai ratusan juta dari toko tempatnya bekerja. 

Aksinya diketahui pada Rabu (10/6) sekitar pukul 17.00, wita di Toko Emas Melati Jalan Diponogoro No: 116 Denpasar.

Saat itu pemilik toko mengetahui ada satu buah cincin emas Cartier seharga Rp 4,5 juta hilang dari etalase toko.

“Dengan adanya kejadian tersebut dilakukan audit terhadap barang emas yang ada di toko dan di temukan beberapa barang berupa emas telah hilang,” terang sumber polisi kemarin. 

Yang menjejutkan, perhiasan emas yang telah hilang ternyata banyak jumlahnya. Di antaranya berupa 64 buah cincin, 12 buah gelang, dan 1 cincin Cartier.

Baca Juga:  Korban Depresi, Pemuda Cabul di Denpasar Dituntut 12 Tahun Penjara

Total kerugian pihak toko pun mencapai Rp 127.2 juta. Atas temuan itu, pihak toko kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Denpasar.

“Pelaku mengambil dengan mudah barang yang di pajang di etalase toko,” tambah sumber. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Berdasar hasil rekaman CCTV dan pemeriksaan para saksi diketahui ternyata pelakunya adalah karyawan di toko itu sendiri.

Jumat (12/6) lalu sekitar pukul 12.00,  pelaku akhirnya ditangkap di Toko Emas Melati Jalan Diponegoro 166, Denpasar.

Dari hasil interogasi sementara, pelaku mengakui telah mengambil 2 buah cincin emas berat 2 gram, 1 kalung emas model Italy berat 2gram,

1 buah kalung emas model Italy berat 3 gram, 1 buah gelang emas model rante berat 3 gram, 1 buah cincin emas model Cartier berat 6 gram.

Baca Juga:  Curhat Residivis Pembunuhan: Tobat Pakai Narkoba, Tidak Dengan Tajen

Semua barang hasil curian itu telah dijual oleh pelaku. Uang hasil penjualannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan juga membayar hutang hingga memodifikasi sepeda motornya.

“Keterangan pelaku masih didalami lagi,” tandas sumber. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/