alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Bikin Resah Pedagang, Disperindag Panggil Kepala dan Keamanan Pasar

AKSI pencurian di Pasar Tabanan, Bali mendadak marak dan membuat resah para pedagang. Terbaru, aksi pencurian menyasar toko emas dan perak  

Plafon toko emas “Famili” di Pasar Tabanan ini dibobol kawanan maling.

 

JULIADI, Tabanan

MARAKNYA aksi pencurian di Pasar Tabanan rupanya menjadi perhatian serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan.

Apalagi kasus pencurian berulang terjadi dan menimpa para pedagang di komplek pertokoan Pasar Tabanan.

Tak mau kejadian serupa terus berulang, Kepala Bidang perdagangan Disperindag Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Agung Mantra ketika dikonfirmasi mengaku melakukan tindakan.

Salah satunya, sebagai bentuk atensi pemerintah, Disperindag Tabanan akan segera memanggil kepala pasar.

“Aksi pencurian ini terjadi berulang kali. Untuk itu, kami akan panggil kepala pasar, pihak keamanan pasar dan pengurus melanting pasar. Terang IGN Agung Mantra, Selasa (14/9) kemarin.

Baca Juga:  Gegara Ceroboh Main HP Sambil Nyetir, Pengemudi Emak-Emak Masuk Jurang

Langkah pemanggilan itu, imbuh Agung Mantra, yakni agar pedagang dan pemilik toko merasa nyaman.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa, pihak Disperindag juga meminta agar pengamanan pasar terutama pada malam hari lebih diperketat.

“Nanti, kami juga akan minta agar petugas keamanan untuk melakukan patroli rutin saat malam hari,”imbuh Agung Mantra.

Selain pengelola pasar, bagi para pedagang dan pemilik toko juga diimbau meningkatkan kewaspadaan mereka.

“Mungkin bisa dilakukan untuk barang berharga agar dapat dibawa pulang dan kemudian menutup rapat-rapat pertokoan. Intinya kami akan memperketat dari sisi pengamanan pasar,”tandasnya.

Semantara itu secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk adanya dua kasus baru yang kembali terjadi di dalam Pasar Tabanan.

Baca Juga:  Ini Alasan Polisi Jemput Paksa Calo PNS, Oknum PNS Kemenkumham...

“Kami masih terus lidik,” terangnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya toko perhiasan emas dan perak Famili didalam Pasar Tabanan raib dicuri. Pemilik Sahroni, 55 mengetahui bahwa toko perhiasan emas dan perak kemalingan Kamis lalu (9/9) ketika akan membuka toko miliknya.

Diduga maling masuk kedalam toko dengan cara membobol plafon toko.

Akibat kejadian tersebut pemilik kehilangan perhiasan emas dan perak dengan kerugian Rp 9,5 juta. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Kota Tabanan. 


AKSI pencurian di Pasar Tabanan, Bali mendadak marak dan membuat resah para pedagang. Terbaru, aksi pencurian menyasar toko emas dan perak  

Plafon toko emas “Famili” di Pasar Tabanan ini dibobol kawanan maling.

 

JULIADI, Tabanan

MARAKNYA aksi pencurian di Pasar Tabanan rupanya menjadi perhatian serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan.

Apalagi kasus pencurian berulang terjadi dan menimpa para pedagang di komplek pertokoan Pasar Tabanan.

Tak mau kejadian serupa terus berulang, Kepala Bidang perdagangan Disperindag Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Agung Mantra ketika dikonfirmasi mengaku melakukan tindakan.

Salah satunya, sebagai bentuk atensi pemerintah, Disperindag Tabanan akan segera memanggil kepala pasar.

“Aksi pencurian ini terjadi berulang kali. Untuk itu, kami akan panggil kepala pasar, pihak keamanan pasar dan pengurus melanting pasar. Terang IGN Agung Mantra, Selasa (14/9) kemarin.

Baca Juga:  Gak Berakhlak! Sudah Ditolong Malah Curi Motor, Pria Ini Terima Karma

Langkah pemanggilan itu, imbuh Agung Mantra, yakni agar pedagang dan pemilik toko merasa nyaman.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa, pihak Disperindag juga meminta agar pengamanan pasar terutama pada malam hari lebih diperketat.

“Nanti, kami juga akan minta agar petugas keamanan untuk melakukan patroli rutin saat malam hari,”imbuh Agung Mantra.

Selain pengelola pasar, bagi para pedagang dan pemilik toko juga diimbau meningkatkan kewaspadaan mereka.

“Mungkin bisa dilakukan untuk barang berharga agar dapat dibawa pulang dan kemudian menutup rapat-rapat pertokoan. Intinya kami akan memperketat dari sisi pengamanan pasar,”tandasnya.

Semantara itu secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk adanya dua kasus baru yang kembali terjadi di dalam Pasar Tabanan.

Baca Juga:  Bikin Penasaran, Ini Sosok Misterius Lestari Mulyani Menurut Tetangga

“Kami masih terus lidik,” terangnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya toko perhiasan emas dan perak Famili didalam Pasar Tabanan raib dicuri. Pemilik Sahroni, 55 mengetahui bahwa toko perhiasan emas dan perak kemalingan Kamis lalu (9/9) ketika akan membuka toko miliknya.

Diduga maling masuk kedalam toko dengan cara membobol plafon toko.

Akibat kejadian tersebut pemilik kehilangan perhiasan emas dan perak dengan kerugian Rp 9,5 juta. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Kota Tabanan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/