alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Ditelepon Ada Mayat Mengambang, Sudah 2 Jam Tapi Tak Juga Dievakuasi

WARGA di sekitar perairan Batu Timpeng, Klotok, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa pagi (14/9) sekitar pukul 09.00 WITA kemarin dibuat geger.

 

Heboh warga ini menyusul dengan temuan jasad mengambang bertelanjang dada oleh seroang nelayan.

 

Sayangnya, meski sempat membuat panik dan sudah dilaporkan warga, petugas tak langsung melakukan evakuasi jenazah. Bahkan sampai dua dua jam lebih. Kok bisa?

 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

- Advertisement -

 

 

SEPERTI dibenarkan Anggota Balawista Gianyar, Join Hermanto. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan, bahwa sebelum dievakuasi, petugas Balawista Gianyar mendapat informasi orang hanyut dari nelayan Desa Lebih, Kecamatan Gianyar sekitar pukul 09.00 WITA.

 

Saat itu kata Join Hermanto, nelayan sedang melaut.

 

“Kami ditelepon mengenai temuan jenazah di Perairan Batu Tumpeng, Klotok, Klungkung. Lalu kami koordinasikan dengan Kalak BPBD Gianyar. Kemudian informasikan ke BPBD Klungkung karena posisinya di Perairan Klungkung,” ungkap Join Hermanto, kemarin.

Baca Juga:  Incraht, Kecuali Eks Kadispar, 7 Terpidana PEN Langsung Bayar Denda

 

Meski posisi mayat saat itu berada di wilayah perairan Klungkung, dirinya mengaku jika anggota Balawista Kabupaten Gianyar tetap standby di tepi pantai Lebih.

 

“Karena pergerakan di Klungkung lambat sampai dua jam tidak dievakuasi. Kami khawatir mayat menjauh ke selatan. Kemudian mayat masuk sampai perairan Gianyar. Akhirnya kami turunkan rubber boat. Kami meluncur ke laut,” imbuh Join.

 

Selanjutnya bersama anggota lain, tim BPBD Gianyar akhirnya melakukan evakuasi mayat di selatan pantai Lebih.

 

“Saat kami temukan mayat posisinya setengah miring terapung dan belum terlentang. Jasad berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.

 

Sementara saat jenazah diangkat, jasad korban bertelanjang dada dengan hanya mengenakan celana pendek hitam bergaris vertikal warna putih.

Baca Juga:  Digulung Ombak Pantai Tegal Besar, Penyelamatan ABG 14 Tahun Dramatis

“Identitas tidak ditemukan. Namun diperkirakan berusia 70-an. Kondisi jenazah utuh, wajah utuh, masih bisa dikenali, kurang lebih meninggal 15 jam lalu sebelum ditemukan,” ungkap Join Hermanto.

 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta yang juga ikut turun memantau di pantai Lebih menambahkan, usai dibaw ake pinggir, jenazah dengan identitas Mr X itu langsung dievakuasi dan dititipkan di kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

 

“Sebelum dibawa ke Sanglah, diindentifikasi oleh INAFIS Polres Gianyar. Kemudian dimasukkan kantong jenazah dari PMI, lalu diangkut oleh ambulance dari dinas. Untuk sementara identitas korban belum diketahui,” pungkasnya.

- Advertisement -

WARGA di sekitar perairan Batu Timpeng, Klotok, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa pagi (14/9) sekitar pukul 09.00 WITA kemarin dibuat geger.

 

Heboh warga ini menyusul dengan temuan jasad mengambang bertelanjang dada oleh seroang nelayan.

 

Sayangnya, meski sempat membuat panik dan sudah dilaporkan warga, petugas tak langsung melakukan evakuasi jenazah. Bahkan sampai dua dua jam lebih. Kok bisa?

 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

 

 

SEPERTI dibenarkan Anggota Balawista Gianyar, Join Hermanto. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan, bahwa sebelum dievakuasi, petugas Balawista Gianyar mendapat informasi orang hanyut dari nelayan Desa Lebih, Kecamatan Gianyar sekitar pukul 09.00 WITA.

 

Saat itu kata Join Hermanto, nelayan sedang melaut.

 

“Kami ditelepon mengenai temuan jenazah di Perairan Batu Tumpeng, Klotok, Klungkung. Lalu kami koordinasikan dengan Kalak BPBD Gianyar. Kemudian informasikan ke BPBD Klungkung karena posisinya di Perairan Klungkung,” ungkap Join Hermanto, kemarin.

Baca Juga:  Puting Beliung Ngamuk, Potong Pohon Tumbang, Tewas Tersengat Listrik

 

Meski posisi mayat saat itu berada di wilayah perairan Klungkung, dirinya mengaku jika anggota Balawista Kabupaten Gianyar tetap standby di tepi pantai Lebih.

 

“Karena pergerakan di Klungkung lambat sampai dua jam tidak dievakuasi. Kami khawatir mayat menjauh ke selatan. Kemudian mayat masuk sampai perairan Gianyar. Akhirnya kami turunkan rubber boat. Kami meluncur ke laut,” imbuh Join.

 

Selanjutnya bersama anggota lain, tim BPBD Gianyar akhirnya melakukan evakuasi mayat di selatan pantai Lebih.

 

“Saat kami temukan mayat posisinya setengah miring terapung dan belum terlentang. Jasad berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.

 

Sementara saat jenazah diangkat, jasad korban bertelanjang dada dengan hanya mengenakan celana pendek hitam bergaris vertikal warna putih.

Baca Juga:  Ukur Jalan, Petugas PU Malah Temukan Mayat Membusuk Di Bawah Jembatan

“Identitas tidak ditemukan. Namun diperkirakan berusia 70-an. Kondisi jenazah utuh, wajah utuh, masih bisa dikenali, kurang lebih meninggal 15 jam lalu sebelum ditemukan,” ungkap Join Hermanto.

 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta yang juga ikut turun memantau di pantai Lebih menambahkan, usai dibaw ake pinggir, jenazah dengan identitas Mr X itu langsung dievakuasi dan dititipkan di kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

 

“Sebelum dibawa ke Sanglah, diindentifikasi oleh INAFIS Polres Gianyar. Kemudian dimasukkan kantong jenazah dari PMI, lalu diangkut oleh ambulance dari dinas. Untuk sementara identitas korban belum diketahui,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/