alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Sembunyikan Sabhu di Helm, Pengedar Lokal Diganjar 6 Tahun Bui

DENPASAR – I Kadek Sumarsana alias Dek Gus, 21, tersangka pengedar sabhu asal Banjar Yangbatu, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Senin (15/10) diganjar dengan hukuman 6 tahun penjara.

Ganjaran hukuman bagi pemuda yang ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar pada 11 April 2018 sekitar pukul 18.00, itu karena Hakim menilai, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana bagi terdakwa I Kadek Sumarsana dengan pidana 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara,”terang Ketua Majelis Hakim Estar Oktavi.

Mendengar vonis yang lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum I Gde Putu Suriawan, baik terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Gde Manik Yogiartha maupun JPU sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Baca Juga:  Jadi Pengedar Ekstasi, Bule Italia Diciduk dengan BB Airsoft Gun

Diketahui dalama dakwaan JPU sebelumnya, hingga terdakwa ditangkap dan disidang berawal dari penangkapan terdakwa di rumah kos temannya bernama Pongek (DPO), di Jalan Buana Raya Gang Buana Asri, Banjar Buana Agung, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

Singkat cerita, saat ditangkap, polisi mengamankan satu paket sabhu dengan berat total 9,28 gram yang ditaruh di dalam helm terdakwa.

Selain itu, saat digeledah, dari jok motorpolisi juga mengamankan sejumlah BB lain seperti buku rekening dan Iphone.



DENPASAR – I Kadek Sumarsana alias Dek Gus, 21, tersangka pengedar sabhu asal Banjar Yangbatu, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Senin (15/10) diganjar dengan hukuman 6 tahun penjara.

Ganjaran hukuman bagi pemuda yang ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar pada 11 April 2018 sekitar pukul 18.00, itu karena Hakim menilai, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana bagi terdakwa I Kadek Sumarsana dengan pidana 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara,”terang Ketua Majelis Hakim Estar Oktavi.

Mendengar vonis yang lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum I Gde Putu Suriawan, baik terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Gde Manik Yogiartha maupun JPU sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Baca Juga:  Beli Kokain dari WN Australia, Bule Spanyol Pasrah Jadi Pesakitan

Diketahui dalama dakwaan JPU sebelumnya, hingga terdakwa ditangkap dan disidang berawal dari penangkapan terdakwa di rumah kos temannya bernama Pongek (DPO), di Jalan Buana Raya Gang Buana Asri, Banjar Buana Agung, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

Singkat cerita, saat ditangkap, polisi mengamankan satu paket sabhu dengan berat total 9,28 gram yang ditaruh di dalam helm terdakwa.

Selain itu, saat digeledah, dari jok motorpolisi juga mengamankan sejumlah BB lain seperti buku rekening dan Iphone.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/