alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Dijual Bebas di Marketplace, BPOM Sita Puluhan Kosmetik Berbahaya

NEGARA- Sebanyak 33 jenis kosmetik berbagai merek disita Loka POM Buleleng dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Jembrana.

Puluhan jenis dan merek kosmetik itu disita petugas dari seorang penjual online di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Senin (15/11).

Hasil pengecekan, selain berbahaya, puluhan merek dan jenis kosmetik juga tidak memiliki izin edar dari BPOM.

Total ada 33 item yang disita dengan total 249 barang, dalam bentuk sabun, pemutih, toner, facial wash, eye mask, hingga obat tradisional penggemuk badan.

Koordinator Fungsi Penindakan Loka POM Buleleng I Gusti Ketut Rahadi mengatakan pembinaan, pengecekan yang dilakukan setelah Loka POM Buleleng melakukan pemantauan produk yang dijual secara daring atau online oleh pedagang.

Baca Juga:  Campur Barang Kadaluarsa, Loka POM Semprit Gudang Distribusi Makanan

“Kami lakukan pemeriksaan hari ini dan mendapatkan 33 item kosmetik dan obat tradisional yang dijual kita amankan,” ujarnya.

Pihaknya melakukan pembinaan dan surat peringatan agar tidak menjual kembali barang yang tidak memiliki ijin dari BPOM. Baik ijin edar dari BPOM maupun mengandung zat berbahaya.

Rahadi menambahkan, pihaknya juga akan menelusuri atau memberikan imbauan kepada marketplace sumber barang ini dijual.

“Kamo informasikan hasil temuan ini dan sumber penjualan ke pusat. Nanti BPOM pusat akan memberikan peringatan kepada marketplace atau website yang menyediakan penjualan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Dewi, pedagang kosmetik yang disidak petugas mengaku mendapatkan sejumlah barang tersebut dibeli secara dari salah satu marketplace secara online.

Baca Juga:  PN Singaraja Eksekusi Lahan Tanpa Pengamanan Polisi

Dia mengaku membeli barang untuk dijual lagi pada pemesan karena penjualnya menyampaikan barang aman. “Kalau begini saya tidak beli. Dan ke depan akan menjual barang yang sesuai BPOM,” ungkap pedagang yang berdagang online sejak Pandemi Covid-19. 


NEGARA- Sebanyak 33 jenis kosmetik berbagai merek disita Loka POM Buleleng dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Jembrana.

Puluhan jenis dan merek kosmetik itu disita petugas dari seorang penjual online di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Senin (15/11).

Hasil pengecekan, selain berbahaya, puluhan merek dan jenis kosmetik juga tidak memiliki izin edar dari BPOM.

Total ada 33 item yang disita dengan total 249 barang, dalam bentuk sabun, pemutih, toner, facial wash, eye mask, hingga obat tradisional penggemuk badan.

Koordinator Fungsi Penindakan Loka POM Buleleng I Gusti Ketut Rahadi mengatakan pembinaan, pengecekan yang dilakukan setelah Loka POM Buleleng melakukan pemantauan produk yang dijual secara daring atau online oleh pedagang.

Baca Juga:  Bangkitkan Ekonomi, BPOM Obral Izin Kosmetik hingga Obat Tradisional

“Kami lakukan pemeriksaan hari ini dan mendapatkan 33 item kosmetik dan obat tradisional yang dijual kita amankan,” ujarnya.

Pihaknya melakukan pembinaan dan surat peringatan agar tidak menjual kembali barang yang tidak memiliki ijin dari BPOM. Baik ijin edar dari BPOM maupun mengandung zat berbahaya.

Rahadi menambahkan, pihaknya juga akan menelusuri atau memberikan imbauan kepada marketplace sumber barang ini dijual.

“Kamo informasikan hasil temuan ini dan sumber penjualan ke pusat. Nanti BPOM pusat akan memberikan peringatan kepada marketplace atau website yang menyediakan penjualan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Dewi, pedagang kosmetik yang disidak petugas mengaku mendapatkan sejumlah barang tersebut dibeli secara dari salah satu marketplace secara online.

Baca Juga:  Terungkap! POM Sebut Korban Sempat Makan Manggis Sebelum Minum Coolant

Dia mengaku membeli barang untuk dijual lagi pada pemesan karena penjualnya menyampaikan barang aman. “Kalau begini saya tidak beli. Dan ke depan akan menjual barang yang sesuai BPOM,” ungkap pedagang yang berdagang online sejak Pandemi Covid-19. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/