alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Resmi Ditahan, Keluarga Pelaku Sempat Minta Pihak Korban Cabut Laporan

DENPASAR-Pihak penyidik dari Unit Reserse Krimimal Polsek Denpasar Barat (Denbar) resmi menahan ketiga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap AN di Kafe Monjali, Jalan Mahendradatta Denbar.

 

Ketiga pelaku ini, yakni Boy Toelle, Benny Toelle, dan Gen.

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Dody Monza, Senin (15/11/2021) membenarkan dengan ditahannya ketiga terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Korban berinisial AN yang juga pengunjung Kafe Monjali.

 

Bahkan kata Kompol Dody Monza, ketiganya telah dilakukan penahananan sejak Sabtu (13/11/2021).

 

Sementara itu, dengan ditahannya tiga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan, ada fakta baru diungkap korban.

 

Fakta baru itu, yakni terkait upaya keluarga para pelaku yang sempat menghubungi keluarga korban.

Baca Juga:  Pesta Arak, Mabuk, Warga Sumba Barat Ngamuk, Rusak Pintu Rumah Warga

 

Seperti dibenarkan AN. Menurutnya, pihak keluarganya sempat dihubungi sejumlah orang yang diduga dari keluarga para terlapor (pelaku).

 

Dugaan sementara, tujuan keluarga para pelapor menghubungi keluarganya itu yakni untuk meminta agar korban atau pelapor mencabut laporan polisi.

 

“Ya versi yang disampaikan ke keluarga saya sangat berbeda. Tapi tidak masalah, itu hak mereka. Sampai saatnya, semuanya akan terang benderang siapa yang salah,” ungkap AN. 

 

AN mengaku jika saat pengeroyokan itu, dirinya tidak bisa melakukan perlawanan apa pun.

 

Pasalnya saat insiden terjadi, dia mengaku tak berdaya saat dikeroyok banyak orang.

 

“Saya sempat menangkis sambil menunduk, tapi percuma sebab dipukul dan ditendang dari depan, samping kiri, kanan dan belakang,” ungkap AN lagi.

Baca Juga:  Berikut Fakta Menarik Mobil Mewah Parkir 4 Tahun di Bandara Ngurah Rai

 

Meski mengaku tak berdaya, namun pihaknya optimistis, polisi bisa mengungkap para pihak yang terlibat dalam penganiayaan dan pengeroyokan di Kafe Monjali Denpasar pada Kamis malam lalu itu.

 

“Cepat atau lambat, kami yakin polisi bisa ungkap kasus ini. Termasuk siapa-siapa yang terlibat,”ujarnya.

 



DENPASAR-Pihak penyidik dari Unit Reserse Krimimal Polsek Denpasar Barat (Denbar) resmi menahan ketiga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap AN di Kafe Monjali, Jalan Mahendradatta Denbar.

 

Ketiga pelaku ini, yakni Boy Toelle, Benny Toelle, dan Gen.

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Dody Monza, Senin (15/11/2021) membenarkan dengan ditahannya ketiga terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Korban berinisial AN yang juga pengunjung Kafe Monjali.

 

Bahkan kata Kompol Dody Monza, ketiganya telah dilakukan penahananan sejak Sabtu (13/11/2021).

 

Sementara itu, dengan ditahannya tiga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan, ada fakta baru diungkap korban.

 

Fakta baru itu, yakni terkait upaya keluarga para pelaku yang sempat menghubungi keluarga korban.

Baca Juga:  Pengendara Motor Dikeroyok di Taman Kota Lumintang Denpasar

 

Seperti dibenarkan AN. Menurutnya, pihak keluarganya sempat dihubungi sejumlah orang yang diduga dari keluarga para terlapor (pelaku).

 

Dugaan sementara, tujuan keluarga para pelapor menghubungi keluarganya itu yakni untuk meminta agar korban atau pelapor mencabut laporan polisi.

 

“Ya versi yang disampaikan ke keluarga saya sangat berbeda. Tapi tidak masalah, itu hak mereka. Sampai saatnya, semuanya akan terang benderang siapa yang salah,” ungkap AN. 

 

AN mengaku jika saat pengeroyokan itu, dirinya tidak bisa melakukan perlawanan apa pun.

 

Pasalnya saat insiden terjadi, dia mengaku tak berdaya saat dikeroyok banyak orang.

 

“Saya sempat menangkis sambil menunduk, tapi percuma sebab dipukul dan ditendang dari depan, samping kiri, kanan dan belakang,” ungkap AN lagi.

Baca Juga:  Korban Lapor Polda, Bos Diskotek Ngaku Sudah Damai

 

Meski mengaku tak berdaya, namun pihaknya optimistis, polisi bisa mengungkap para pihak yang terlibat dalam penganiayaan dan pengeroyokan di Kafe Monjali Denpasar pada Kamis malam lalu itu.

 

“Cepat atau lambat, kami yakin polisi bisa ungkap kasus ini. Termasuk siapa-siapa yang terlibat,”ujarnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/