alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Selain Tahan 3 Pelaku Pengeroyokan, Polisi Buru Terduga Pelaku Lain

DENPASAR-Usai melakukan penyelidikan, Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Barat akhirnya menahan tiga orang pelaku penganiayaan dan pengeroyokan di kafe Monjali di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, pada Kamis (11/11) malam.

 

Ketiga pria yang ditahan polisi, itu yakni masing-masing kakak beradik Boy Toelle dan Benny Toelle, serta satu orang terduga pelaku bernama Gen.

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Dody Monza, Senin (15/11/2021) membenarkan dengan ditahannya ketiga terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Korban berinisial AN yang juga pengunjung Kafe Monjali..

 

“Ya betul (sudah ditahan),”tandas Kompol Dody Monza.

 

Bahkan kata Kompol Dody Monza, ketiganya telah dilakukan penahananan sejak Sabtu (13/11/2021).

 

Sedangkan terkait motif penganiayaan dan pengeroyokan, meski sudah menahan ketiga terduga pelaku, namun polisi masih mengaku masih terus melakukan pendalaman.

 

Pendalaman yang dilakukan polisi, selain untuk mengetahui secara persis motif penganiayaan dan pengeroyokan, pendalaman dilakukan untuk mencari adanya dugaan keterlibatan pelaku lain. 

 

“Jadi untuk sementara terkait pihak yang terlibat dan motif (penganiayaan dan pengeroyokan) sementara masih kita kembangkan. Masih lidik lagi,”tandas Kompol Dody Monza.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengunjung Kafe Monjali berinisial AN dianiaya sejumlah orang.

Korban yang merupakan wartawan salah satu media cetak lokal di Bali dianiaya oleh sekelompok orang di kafe Monjali di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat pada Kamis (11/11/2021) malam.

Usut punya usut, terduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan merupakan kakak beradik yang juga pemusik bernama Boy Toelle dan juga Benny Toelle.

Selain itu ada juga terduga pelaku lain bernama Gen. Belum diketahui pasti motif pengeroyokan tersebut. 

Kejadian itu bermula saat korban dan rekan-rekannya diundang menghadiri acara live musik di Kafe Monjali oleh pengelola.

Di sela acara live musik, korban yang berusia 34 tahun didatangi Gen. Gen lalu menyodorkan kepada korban minuman dengan cara yang tidak sopan. Pelaku menyodorkan dengan cara membanting gelas di depan korban. 

Melihat gelagat dari terduga pelaku Gen, korban kemudian menanyakan maksud dari Gen. “Saya juga sempat meminta maaf sambil bertanya salah saya apa. Kalau saya ada salah, mohon dimaafkan,” kata AN.

Saat korban hendak pulang terduga pelaku bernama Boy dan kawan-kawannya bertemu korban.

Korban lalu sempat meminta maaf kepada Boy. Namun bukannya memberi maaf, Boy langsung memukul korban. Aksi itu diikuti oleh saudaranya bernama Beny, Gen sejumlah pemuda lainnya.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka memar di wajah dan sekujur tubuh.

Yang menarik, sebelum AN dikeroyok hingga mengalami luka lebam, kasus serupa juga sempat terjadi di kafe tersebut.

 

 



DENPASAR-Usai melakukan penyelidikan, Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Barat akhirnya menahan tiga orang pelaku penganiayaan dan pengeroyokan di kafe Monjali di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, pada Kamis (11/11) malam.

 

Ketiga pria yang ditahan polisi, itu yakni masing-masing kakak beradik Boy Toelle dan Benny Toelle, serta satu orang terduga pelaku bernama Gen.

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Dody Monza, Senin (15/11/2021) membenarkan dengan ditahannya ketiga terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Korban berinisial AN yang juga pengunjung Kafe Monjali..

 

“Ya betul (sudah ditahan),”tandas Kompol Dody Monza.

 

Bahkan kata Kompol Dody Monza, ketiganya telah dilakukan penahananan sejak Sabtu (13/11/2021).

 

Sedangkan terkait motif penganiayaan dan pengeroyokan, meski sudah menahan ketiga terduga pelaku, namun polisi masih mengaku masih terus melakukan pendalaman.

 

Pendalaman yang dilakukan polisi, selain untuk mengetahui secara persis motif penganiayaan dan pengeroyokan, pendalaman dilakukan untuk mencari adanya dugaan keterlibatan pelaku lain. 

 

“Jadi untuk sementara terkait pihak yang terlibat dan motif (penganiayaan dan pengeroyokan) sementara masih kita kembangkan. Masih lidik lagi,”tandas Kompol Dody Monza.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengunjung Kafe Monjali berinisial AN dianiaya sejumlah orang.

Korban yang merupakan wartawan salah satu media cetak lokal di Bali dianiaya oleh sekelompok orang di kafe Monjali di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat pada Kamis (11/11/2021) malam.

Usut punya usut, terduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan merupakan kakak beradik yang juga pemusik bernama Boy Toelle dan juga Benny Toelle.

Selain itu ada juga terduga pelaku lain bernama Gen. Belum diketahui pasti motif pengeroyokan tersebut. 

Kejadian itu bermula saat korban dan rekan-rekannya diundang menghadiri acara live musik di Kafe Monjali oleh pengelola.

Di sela acara live musik, korban yang berusia 34 tahun didatangi Gen. Gen lalu menyodorkan kepada korban minuman dengan cara yang tidak sopan. Pelaku menyodorkan dengan cara membanting gelas di depan korban. 

Melihat gelagat dari terduga pelaku Gen, korban kemudian menanyakan maksud dari Gen. “Saya juga sempat meminta maaf sambil bertanya salah saya apa. Kalau saya ada salah, mohon dimaafkan,” kata AN.

Saat korban hendak pulang terduga pelaku bernama Boy dan kawan-kawannya bertemu korban.

Korban lalu sempat meminta maaf kepada Boy. Namun bukannya memberi maaf, Boy langsung memukul korban. Aksi itu diikuti oleh saudaranya bernama Beny, Gen sejumlah pemuda lainnya.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka memar di wajah dan sekujur tubuh.

Yang menarik, sebelum AN dikeroyok hingga mengalami luka lebam, kasus serupa juga sempat terjadi di kafe tersebut.

 

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/