alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Tim Gabungan Temukan Satu Mayat dalam Kondisi Sudah Membengkak

SEMARAPURA-Memasuki hari ketiga, proses pencarian korban hilang saat memancing di Pantai Bias Tugel, Banjar Mimba, Desa Padangbai, terus dilakukan.

Setelah sempat menemukan alat pancing di lokasi hilangnya ketiga pemancing, Selasa (16/2) tim SAR gabungan kembali menemukan jasad mengapung di sekitar Perairan Pantai Lebih dengan Pantai Watu Klotok.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar Anak Agung Alit Ketut Supartana saat dikonfirmasi membenarkan.

Dijelaskan, pada hari ketiga proses pencarian terhadap korban hilang, yakni masing-masing I Kadek Rena, 33, I Wayan Abdiana, 30, dan I Gede Satya, 30, tim sempat melakukan pencarian di sekitar kubangan, tempat ketiga korban diduga hilang dihempas ombak.

Upaya pencarian di sekitar kubangan itu sesuai dengan permintaan pihak keluarga korban yang sempat meyakini korban masih tersangkut di dalam kubangan.

Baca Juga:  Malam Ini, Jerinx Tidur di Sel Polda Metro Jaya

“Di sana kami hanya menemukan tiga buah pancing. Setelah menemukan tiga buah pancing, kami memutuskan untuk anggota naik karena di area itu dipastikan bersih dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda target,” terang Anak Agung Alit Ketut Supartana ditemui seusai evakuasi jenazah

Usai meninggalkan kubangan, proses pencarian kemudian dilakukan di pesisir pantai dan juga ke tengah laut.

Saat proses pencarian, sekitar pukul 14.30, pihaknya mendapat informasi dari KBO Pol Air Polres Klungkung bahwa salah seorang nelayan menemukan mayat mengambang di perairan Jungutbatu, Nusa Penida.

Setelah terus dilakukan penggalian informasi, ternyata mayat tersebut terbawa arus hingga akhirnya diinformasikan ditemukan di perairan Pantai Watu Klotok.

“Setelah tim melakukan pencarian dengan menggunakan kapal RIB Bakamla dan RIB Basarna meluncur ke lokasi. Ternyata target melakukan pergeseran ke wilayah Pantai Lebih agak masuk ke dalam. Setelah melakukan koordinasi dengan nelayan via telepon, akhirnya kami bisa mengevakuasi target ke Pelabuhan Padangbai,” bebernya.

Baca Juga:  Amor Ring Acintya, Nelayan yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal

Setibanya di pelabuhan Padangbai sekitar pukul 18.50, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Karangasem menggunakan mobil ambulans untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Usai dievakuasi, AA Alit Ketut Supartana menjelaskan bahwa  kondisi jenazah sudah membengkak dan sulit dikenali.

 “Yang kami tahu, pengalaman-pengalaman terdahulu, setiap korban (tenggelam) yang sudah lebih dari 2-3 hari jelas kondisi tubuh akan berubah. Sementara tidak ada laporan yang lain, kecuali laporan tiga orang pemancing yang belum kembali dari aktivitas memancing,” jelasnya.

Sementara itu, untuk proses pencarian lanjutan, Tim SAR gabungan akan memperluas wilayah pencarian. Perluasan pencarian itu, menyusul temuan di perairan atara Nusa Penida dan Watu Klotok.



SEMARAPURA-Memasuki hari ketiga, proses pencarian korban hilang saat memancing di Pantai Bias Tugel, Banjar Mimba, Desa Padangbai, terus dilakukan.

Setelah sempat menemukan alat pancing di lokasi hilangnya ketiga pemancing, Selasa (16/2) tim SAR gabungan kembali menemukan jasad mengapung di sekitar Perairan Pantai Lebih dengan Pantai Watu Klotok.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar Anak Agung Alit Ketut Supartana saat dikonfirmasi membenarkan.

Dijelaskan, pada hari ketiga proses pencarian terhadap korban hilang, yakni masing-masing I Kadek Rena, 33, I Wayan Abdiana, 30, dan I Gede Satya, 30, tim sempat melakukan pencarian di sekitar kubangan, tempat ketiga korban diduga hilang dihempas ombak.

Upaya pencarian di sekitar kubangan itu sesuai dengan permintaan pihak keluarga korban yang sempat meyakini korban masih tersangkut di dalam kubangan.

Baca Juga:  Meski Berumur 75 Tahun dan Pikun, Tapi Masih Mampu Jalan Hingga 7 Km

“Di sana kami hanya menemukan tiga buah pancing. Setelah menemukan tiga buah pancing, kami memutuskan untuk anggota naik karena di area itu dipastikan bersih dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda target,” terang Anak Agung Alit Ketut Supartana ditemui seusai evakuasi jenazah

Usai meninggalkan kubangan, proses pencarian kemudian dilakukan di pesisir pantai dan juga ke tengah laut.

Saat proses pencarian, sekitar pukul 14.30, pihaknya mendapat informasi dari KBO Pol Air Polres Klungkung bahwa salah seorang nelayan menemukan mayat mengambang di perairan Jungutbatu, Nusa Penida.

Setelah terus dilakukan penggalian informasi, ternyata mayat tersebut terbawa arus hingga akhirnya diinformasikan ditemukan di perairan Pantai Watu Klotok.

“Setelah tim melakukan pencarian dengan menggunakan kapal RIB Bakamla dan RIB Basarna meluncur ke lokasi. Ternyata target melakukan pergeseran ke wilayah Pantai Lebih agak masuk ke dalam. Setelah melakukan koordinasi dengan nelayan via telepon, akhirnya kami bisa mengevakuasi target ke Pelabuhan Padangbai,” bebernya.

Baca Juga:  Sempat Saling Tantang, Duel Antar Pelajar di Gerokgak Usai Acara Reuni

Setibanya di pelabuhan Padangbai sekitar pukul 18.50, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Karangasem menggunakan mobil ambulans untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Usai dievakuasi, AA Alit Ketut Supartana menjelaskan bahwa  kondisi jenazah sudah membengkak dan sulit dikenali.

 “Yang kami tahu, pengalaman-pengalaman terdahulu, setiap korban (tenggelam) yang sudah lebih dari 2-3 hari jelas kondisi tubuh akan berubah. Sementara tidak ada laporan yang lain, kecuali laporan tiga orang pemancing yang belum kembali dari aktivitas memancing,” jelasnya.

Sementara itu, untuk proses pencarian lanjutan, Tim SAR gabungan akan memperluas wilayah pencarian. Perluasan pencarian itu, menyusul temuan di perairan atara Nusa Penida dan Watu Klotok.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/