alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Terlapor Tegas Tak Ada Keterlibatan Ormas, Perusakan, dan Pengancaman

DENPASAR – Dugaan pengancaman dan perusakan di Diamond Beach, Nusa Penida, yang dilaporkan Tjandra Jaya Kesuma, 42, ke Polda Bali, Minggu (13/2), menuai bantahan keras dari terlapor, I Gede Buana P. Pentolan ormas di Nusa Penida yang dilaporkan ke Polda Bali ini menyatakan tidak adanya keterlibatan ormas dalam kasus antara dirinya dengan Tjandra Jaya Kesuma. Dia juga menegaskan tidak ada perusakan dan pengancaman sebagaimana laporan tersebut.

I Gede Buana angkat bicara dan membantah tuduhan dalam laporan Tjandra Jaya Kesuma di Polda Bali, Minggu (13/2). Lelaki yang berdomisili di Nusa Penida ini mengaku tidak pernah melakukan pengancaman apalagi perusakan di kawasan wisata Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, seperti pernyataan Tjandra Jaya Kesuma ke media.

Baca Juga:  Pungut Pengunjung, Wisata Diamond Beach dan Molenteng Tak Berizin

 

Dia membantah adanya pengancaman maupun perusakan dan juga premanisme. 

 

“Saya tidak pernah melakukan pengancaman dan perusakan. Saya ke sana hanya sebatas menegur agar tidak boleh melakukan pungutan,” tegas I Gede BP, Senin (14/2).

 

Sebelumnya Tjandra Jaya Kesuma, 42, warga Denpasar yang juga pengelola kawasan wisata Diamond Beach melaporkan I Gede BP ke Polda Bali, Minggu (13/2). Dalam laporan nomor LP/B/75/II/2022/SPKT/Polda Bali, Tjandra menyebut I Gede BP melakukan perusakan dan pengancaman.

 

“Bukan hanya mengintimidasi karyawan dengan menyuruh meninggalkan tempat kerja melainkan melakukan perusakan,” ungkap kuasa hukum Tjandra, yakni AA Made Eka Darmika dari kantor pengacara Wihartono dan partner, Denpasar.



DENPASAR – Dugaan pengancaman dan perusakan di Diamond Beach, Nusa Penida, yang dilaporkan Tjandra Jaya Kesuma, 42, ke Polda Bali, Minggu (13/2), menuai bantahan keras dari terlapor, I Gede Buana P. Pentolan ormas di Nusa Penida yang dilaporkan ke Polda Bali ini menyatakan tidak adanya keterlibatan ormas dalam kasus antara dirinya dengan Tjandra Jaya Kesuma. Dia juga menegaskan tidak ada perusakan dan pengancaman sebagaimana laporan tersebut.

I Gede Buana angkat bicara dan membantah tuduhan dalam laporan Tjandra Jaya Kesuma di Polda Bali, Minggu (13/2). Lelaki yang berdomisili di Nusa Penida ini mengaku tidak pernah melakukan pengancaman apalagi perusakan di kawasan wisata Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, seperti pernyataan Tjandra Jaya Kesuma ke media.

Baca Juga:  Pengelola Diamond Beach, Nusa Penida Sesalkan Isu Pungli

 

Dia membantah adanya pengancaman maupun perusakan dan juga premanisme. 

 

“Saya tidak pernah melakukan pengancaman dan perusakan. Saya ke sana hanya sebatas menegur agar tidak boleh melakukan pungutan,” tegas I Gede BP, Senin (14/2).

 

Sebelumnya Tjandra Jaya Kesuma, 42, warga Denpasar yang juga pengelola kawasan wisata Diamond Beach melaporkan I Gede BP ke Polda Bali, Minggu (13/2). Dalam laporan nomor LP/B/75/II/2022/SPKT/Polda Bali, Tjandra menyebut I Gede BP melakukan perusakan dan pengancaman.

 

“Bukan hanya mengintimidasi karyawan dengan menyuruh meninggalkan tempat kerja melainkan melakukan perusakan,” ungkap kuasa hukum Tjandra, yakni AA Made Eka Darmika dari kantor pengacara Wihartono dan partner, Denpasar.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/