27.6 C
Denpasar
Friday, June 2, 2023

Dua Buruh Bangunan Curi Perkakas Mebel, Karyawan Minimarket Terlibat Curanmor

DENPASAR,radarbali.id – Kejahatan bisa datang kapan saja. Polsek Denpasar Timur membeberkan dua kasus dengan tiga pelaku kejahatan, Rabu (15/2/2023). Yakni, dua buruh bangunan bernama Ahmad Rofli, 25, dan Dery Sepkiari, 24, telibat curi perkakas mebel. Sementara, pegawai Minimarket bernama Narcisus Handrianto, 22 terlibat Curanmor.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nengah Sudiarta memgatakan, penangkapan terhadap dua buruh bangunan itu berdasarkan laporan dari Adiburrahman, bos mebel di Jalan Nagasari Nomor 28, Banjar Poh Manis, Desa Penatih Dangin Puri, Dentim. Kejadian berlangsung ketika dirinya pulang kampung.

Membelinya dibobol setelah, dirinya kembali dari kampung, Minggu (1/1), sekitar pukul 18.00. Betapa terkejut  ketika membuka pintu rumah dan masuk ke mebel, dia mendapati lemari tempat menyimpan alat-alat kelengkapan kerja (perkakas) berantakan.

“Setelah dicek, berbagai perkakas untuk mebel ternyata sudah hilang, seperti sebuah staples tembak, satu bor listrik, satu gerinda listrik,” bener Kapolsek didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Rabu (15/2/2023).

Selain itu, satu mesin amplas listrik, satu gergaji listrik, sebuah bor baterai, dua tabung gas, serta tas ransel warna biru ikut raib. Atas kejadian tersebut ia langsung melapor ke pihak berwajib saat itu juga. Dan kepada penyidik, lelaki ini mengaku alami kerugian Rp 11 juta dan segera.

Baca Juga:  Motif Bos Kuliner Bakar Diri Misterius, Tunggu Suami Korban Stabil

Menindak lanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Dentim dipimpin Kanitreskrim Iptu Made Galih Artawiguna melaksanakan penyelidikan. Hingga mendapatkan informasi terkait keberadaan orang yang itu. Mereka diamankan di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung.

Ke diluanya diamankan tanpa perlawanan saat sedang bekerja di proyek Jalan Pantai Nelayan, Jumat (10/2) sekitar pukul 13.00. Saat diinterogasi, Rofli dan Dery mengakui telah mencuri di rumah satu atap dengan mebel. Mengaku masuk dengan cara memanjat tembok.Adapun perkakas yang dicuri sudah mereka jual ke pemulung seharga Rp 750 ribu.

“Hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau membeli rokok,” tegas Kapolsek. Atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun. “Kami masih dalami keterangan mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya beberkan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor di Jalan Gandarpura Gang I Nomor 18, Banjar Kertalangu, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Pelakunya seorang pemuda bernama Narcisus Handrianto, 22.

Baca Juga:  Pura-Pura Belanja, Pria Asal Jember ditangkap Usai Gasak Rokok

Pemuda yang merupakan karyawan Minimarket ini diciduk  berdasar laporan Wayan Sudiana. Dia memarkir motor Honda Scoopy warna krem DK 6020 IY di depan rumah dan kinci ditinggaal nyentol, Selasa (31/5/22), sekitar pukul 11.00. Ketika hendak menjemput cucunya ternyata motor sudah tidak ada.

Atas kejadian itu, Sudiana mengalami kerugian Rp 10 juta, dan segera melapor polisi. Tim Opsnal Reskrim Polsek Dentim segera menyelidiki kasus itu.  Yang bersangkutan diamankan tanpa perlawanan saat bekerja di Minimarket Jalan Akasia, Rabu (1/2) sekitar pukul 20.00.

Ternyata plat yang terpasang tidak sesuai aslinya yakni DK 323 FJ. Pemuda asal Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ini memgaku dengan jujur BB yang digunakan bekerja itu hasil curian di Jalan Gandapura. “Atas perbuatannya itu, pelaku disangkakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya. (dre/rid)



DENPASAR,radarbali.id – Kejahatan bisa datang kapan saja. Polsek Denpasar Timur membeberkan dua kasus dengan tiga pelaku kejahatan, Rabu (15/2/2023). Yakni, dua buruh bangunan bernama Ahmad Rofli, 25, dan Dery Sepkiari, 24, telibat curi perkakas mebel. Sementara, pegawai Minimarket bernama Narcisus Handrianto, 22 terlibat Curanmor.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nengah Sudiarta memgatakan, penangkapan terhadap dua buruh bangunan itu berdasarkan laporan dari Adiburrahman, bos mebel di Jalan Nagasari Nomor 28, Banjar Poh Manis, Desa Penatih Dangin Puri, Dentim. Kejadian berlangsung ketika dirinya pulang kampung.

Membelinya dibobol setelah, dirinya kembali dari kampung, Minggu (1/1), sekitar pukul 18.00. Betapa terkejut  ketika membuka pintu rumah dan masuk ke mebel, dia mendapati lemari tempat menyimpan alat-alat kelengkapan kerja (perkakas) berantakan.

“Setelah dicek, berbagai perkakas untuk mebel ternyata sudah hilang, seperti sebuah staples tembak, satu bor listrik, satu gerinda listrik,” bener Kapolsek didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Rabu (15/2/2023).

Selain itu, satu mesin amplas listrik, satu gergaji listrik, sebuah bor baterai, dua tabung gas, serta tas ransel warna biru ikut raib. Atas kejadian tersebut ia langsung melapor ke pihak berwajib saat itu juga. Dan kepada penyidik, lelaki ini mengaku alami kerugian Rp 11 juta dan segera.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Dua Remaja Pencuri Ogoh-Ogoh STT Eka Dharma Suwitra

Menindak lanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Dentim dipimpin Kanitreskrim Iptu Made Galih Artawiguna melaksanakan penyelidikan. Hingga mendapatkan informasi terkait keberadaan orang yang itu. Mereka diamankan di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung.

Ke diluanya diamankan tanpa perlawanan saat sedang bekerja di proyek Jalan Pantai Nelayan, Jumat (10/2) sekitar pukul 13.00. Saat diinterogasi, Rofli dan Dery mengakui telah mencuri di rumah satu atap dengan mebel. Mengaku masuk dengan cara memanjat tembok.Adapun perkakas yang dicuri sudah mereka jual ke pemulung seharga Rp 750 ribu.

“Hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau membeli rokok,” tegas Kapolsek. Atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun. “Kami masih dalami keterangan mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya beberkan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor di Jalan Gandarpura Gang I Nomor 18, Banjar Kertalangu, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Pelakunya seorang pemuda bernama Narcisus Handrianto, 22.

Baca Juga:  Berulah Curi 2 Sepeda Motor, Napi Asimilasi Rutan Klungkung Ditangkap

Pemuda yang merupakan karyawan Minimarket ini diciduk  berdasar laporan Wayan Sudiana. Dia memarkir motor Honda Scoopy warna krem DK 6020 IY di depan rumah dan kinci ditinggaal nyentol, Selasa (31/5/22), sekitar pukul 11.00. Ketika hendak menjemput cucunya ternyata motor sudah tidak ada.

Atas kejadian itu, Sudiana mengalami kerugian Rp 10 juta, dan segera melapor polisi. Tim Opsnal Reskrim Polsek Dentim segera menyelidiki kasus itu.  Yang bersangkutan diamankan tanpa perlawanan saat bekerja di Minimarket Jalan Akasia, Rabu (1/2) sekitar pukul 20.00.

Ternyata plat yang terpasang tidak sesuai aslinya yakni DK 323 FJ. Pemuda asal Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ini memgaku dengan jujur BB yang digunakan bekerja itu hasil curian di Jalan Gandapura. “Atas perbuatannya itu, pelaku disangkakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya. (dre/rid)


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru