alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Heboh Suara Ledakan, Toko dan Truk Hangus Terbakar

NEGARA— Diduga karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik, sebuah toko di Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Negara, Jembrana, ludes dilalap si jago merah, Kamis (15/4) malam.
 Selain bangunan toko dan isinya, satu unit truk yang parkir di depan toko juga ikut terbakar. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kebakaran toko milik Nyoman Narsa,56, diketahui pertama kali oleh Saksi Kade Adi, 30, warga yang berjualan tepat depan toko yang terbakar, sekitar pukul 21.00 WITA. 

Awalnya, saksi mendengar suara ledakan kecil dari dalam toko yang sudah tutup, lalu disusul terlihat cahaya kuning dari dalam toko. 

Baca Juga:  Diduga Arus Pendek, Dapur Kakek Renta di Kintamani Ludes Terbakar

Mengetahui toko di depan warungnya terbakar, kemudian berusaha meminta tolong warga lain.

Sementara itu, pemilik toko mengaku mengetahui tokonya terbakar setelah ada yang mendatangi dan memberitahu bahwa tokonya terbakar. 

Saat tiba di toko, api sudah membesar dan membakar seluruh isi dalam toko dan atap.Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. 

- Advertisement -

Karena pada umanis Galungan tidak buka toko dan tidak ada keluarganya yang datang ke toko yang menjual sembako. 

“Istri saya maupun anak saya juga tidak ada yang sembahyang ke toko hari ini. Saya prediksi konsleting listrik. Karena di dalam toko ada lemari pendingin dan tempat pendingin untuk es krim yang terus hidup,” ujarnya.

Kebakaran tidak hanya membakar toko dan seluruh isinya, tetapi juga satu unit truk milik korban yang parkir di depan toko. 

Baca Juga:  Jembrana Ricuh, Massa Bakar Ban dan Sandra Ketua KPU Saat Rapat Pleno

Api baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dengan tiga unit mobil pemadam berjibaku selama satu jam lebih. 

Menurutnya, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan korban mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta.  

“Tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya. 

Selain kebakaran toko di Kelurahan Pendem, laporan kebakaran juga terjadi di Banjar Anyar, Desa Batuagung, Kamis (15/4) malam sekitar pukul 23.30 WITA. 

Kebakaran terjadi pada kabel induk di atap rumah warga. Beruntung petugas pemadam kebakaran dan petugas PLN datang ke lokasi memadamkan api.

- Advertisement -

NEGARA— Diduga karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik, sebuah toko di Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Negara, Jembrana, ludes dilalap si jago merah, Kamis (15/4) malam.
 Selain bangunan toko dan isinya, satu unit truk yang parkir di depan toko juga ikut terbakar. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kebakaran toko milik Nyoman Narsa,56, diketahui pertama kali oleh Saksi Kade Adi, 30, warga yang berjualan tepat depan toko yang terbakar, sekitar pukul 21.00 WITA. 

Awalnya, saksi mendengar suara ledakan kecil dari dalam toko yang sudah tutup, lalu disusul terlihat cahaya kuning dari dalam toko. 

Baca Juga:  Kantor Samsat di Renon Bali Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Mengetahui toko di depan warungnya terbakar, kemudian berusaha meminta tolong warga lain.

Sementara itu, pemilik toko mengaku mengetahui tokonya terbakar setelah ada yang mendatangi dan memberitahu bahwa tokonya terbakar. 

Saat tiba di toko, api sudah membesar dan membakar seluruh isi dalam toko dan atap.Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. 

Karena pada umanis Galungan tidak buka toko dan tidak ada keluarganya yang datang ke toko yang menjual sembako. 

“Istri saya maupun anak saya juga tidak ada yang sembahyang ke toko hari ini. Saya prediksi konsleting listrik. Karena di dalam toko ada lemari pendingin dan tempat pendingin untuk es krim yang terus hidup,” ujarnya.

Kebakaran tidak hanya membakar toko dan seluruh isinya, tetapi juga satu unit truk milik korban yang parkir di depan toko. 

Baca Juga:  Memprihatinkan! Kasus Narkoba Meningkat, BB Rp 2 Miliar Dimusnahkan

Api baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dengan tiga unit mobil pemadam berjibaku selama satu jam lebih. 

Menurutnya, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan korban mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta.  

“Tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya. 

Selain kebakaran toko di Kelurahan Pendem, laporan kebakaran juga terjadi di Banjar Anyar, Desa Batuagung, Kamis (15/4) malam sekitar pukul 23.30 WITA. 

Kebakaran terjadi pada kabel induk di atap rumah warga. Beruntung petugas pemadam kebakaran dan petugas PLN datang ke lokasi memadamkan api.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/