alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Tanya Uang Fee Antar Tamu, Guide Freelance Dihajar Berdarah-darah

DENPASAR – Malang nian nasib oknum Guide Freelance bernama Hendra Rizkiawan, 29. Pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, ini dianiaya oknum karyawan Crown Fast Cruise di Jalan Matahari Terbit, Sanur, Densel.

Korban dihajar hanya karena masalah sepele; menanyakan uang fee antar tamu yang tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika korban membawa dua tamu asing berlibur ke Nusa Penida, Rabu (9/5) lalu.

Sebelum mengantar tamunya ke Sanur untuk menyebrang ke Nusa Penida, Klungkung, korban menghubungi pihak Crown Fast Cruise.

Secara lisan, korban di janjikan mendapat fee dari Crown Fast Cruise. Di mana, korban di patok dengan harga penyeberangan per kelapa Rp 450 ribu, dan fee yang di dapat oleh korban Rp 100 ribu.

Baca Juga:  Kapolresta: Gung Monjong Tewas Kena Tebasan Celurit Sekali di Kepala

Fee ini akan cair Jumat (11/5). “Sayang saat fee cair, Hendra Rizkiawan hanya dikasih Rp 75 ribu. Karena dia dibohongi, akhirnya dia menanyakan kok feenya ngak sesuai kesepakatan,” ungkap sumber.

Entah apa yang terjadi, salah seorang karyawan Crown Fast Cruise naik pitam dan salah satu dari mereka menganiaya korban hingga pelipisnya pecah.

“Terlapor menganiaya korban dengan cara menanduk atau menyundul dengan kepala. Akibatnya pelapor mengalami luka robek pada pelipis kanan,” ungkap sumber ini.

Tak terima, korban langsung melaporkan ulah oknum karyawan Crown Fast Cruise ke Mapolsek dengan nomor laporan Lp- B / 43 / V / 2018 / Polsek Dense, Tanggal 11 Mei 2018.

“Ya, aku ngomong baik-baik namun mereka yang emosian. Saya tidak tahu nama orang memukul saya, tapi wajah terlapor saya tahu.

Baca Juga:  Mendadak Terserang Stroke, Jatuh ke Trotoar, Pria Misterius Tewas

Aku loh sering antar tamu ke sana. Terlapor menganiaya aku dengan cara menanduk. Akibatnya alis sebelah kanan saya robek,” bebernya.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadi Mastika membenarkan terkait adanya aksi penganiayaan ini.

Pihaknya sudah memeriksa sejumlah keterangan saksi dan keterangan saksi korban. Sayang sampai saat ini pelaku belum diamankan. “Kami masih cari pelakunya,” katanya.

Perkembangan terbaru, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Indrajaya mengatakan terlapor sudah diamankan. “Terlapor sudah kami amankan dan sementara dimintai keterangan,” paparnya



DENPASAR – Malang nian nasib oknum Guide Freelance bernama Hendra Rizkiawan, 29. Pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, ini dianiaya oknum karyawan Crown Fast Cruise di Jalan Matahari Terbit, Sanur, Densel.

Korban dihajar hanya karena masalah sepele; menanyakan uang fee antar tamu yang tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika korban membawa dua tamu asing berlibur ke Nusa Penida, Rabu (9/5) lalu.

Sebelum mengantar tamunya ke Sanur untuk menyebrang ke Nusa Penida, Klungkung, korban menghubungi pihak Crown Fast Cruise.

Secara lisan, korban di janjikan mendapat fee dari Crown Fast Cruise. Di mana, korban di patok dengan harga penyeberangan per kelapa Rp 450 ribu, dan fee yang di dapat oleh korban Rp 100 ribu.

Baca Juga:  Sebelum Tewas, Nesa Sempat Jatuh di Sandaran Kanal Air BTID Serangan

Fee ini akan cair Jumat (11/5). “Sayang saat fee cair, Hendra Rizkiawan hanya dikasih Rp 75 ribu. Karena dia dibohongi, akhirnya dia menanyakan kok feenya ngak sesuai kesepakatan,” ungkap sumber.

Entah apa yang terjadi, salah seorang karyawan Crown Fast Cruise naik pitam dan salah satu dari mereka menganiaya korban hingga pelipisnya pecah.

“Terlapor menganiaya korban dengan cara menanduk atau menyundul dengan kepala. Akibatnya pelapor mengalami luka robek pada pelipis kanan,” ungkap sumber ini.

Tak terima, korban langsung melaporkan ulah oknum karyawan Crown Fast Cruise ke Mapolsek dengan nomor laporan Lp- B / 43 / V / 2018 / Polsek Dense, Tanggal 11 Mei 2018.

“Ya, aku ngomong baik-baik namun mereka yang emosian. Saya tidak tahu nama orang memukul saya, tapi wajah terlapor saya tahu.

Baca Juga:  Tragis! Kendarai Jeep saat Mabuk Berat, Tewas Digencet Mobil Sendiri

Aku loh sering antar tamu ke sana. Terlapor menganiaya aku dengan cara menanduk. Akibatnya alis sebelah kanan saya robek,” bebernya.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadi Mastika membenarkan terkait adanya aksi penganiayaan ini.

Pihaknya sudah memeriksa sejumlah keterangan saksi dan keterangan saksi korban. Sayang sampai saat ini pelaku belum diamankan. “Kami masih cari pelakunya,” katanya.

Perkembangan terbaru, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Indrajaya mengatakan terlapor sudah diamankan. “Terlapor sudah kami amankan dan sementara dimintai keterangan,” paparnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/