alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Stres Sakit Asam Urat Menahun, Buruh Asal Bangli Tewas Terlilit Kabel

BANGLI – Stres sakit asam urat yang diderita bertahun-tahun tak kunjung sembuh, seorang buruh bernama I Nengah Tata, 67, nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Warga Lingkungan Kubu, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli itu mengakhirnya hidupnya dengan melilit lehernya menggunakan kabel listrik. Jasad korban ditemukan tergantung kemarin (15/7).

Menurut informasi, kematian korban pertama kali diketahui oleh anak kandung korban. Saat itu, putranya baru pulang. Awalnya saksi mengira korban berdiri depan kamar mandi.

Selanjutnya, putranya menuju rumah saudaranya di sebelah lokasi kejadian. Berselang sekitar 1 jam, putranya tak sengaja menengok korban dari rumah saudaranya.

Saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi menggunakan kabel listrik warna putih.

Baca Juga:  Yakin Direncanakan, Pembunuh Dokter Hewan di Penebel Dituntut 19 Tahun

Seketika itu juga saksi memanggil ibu atau istri korban. Keluarga itu juga meminta bantuan warga. Peristiwa tersebut diinformasikan kepada Polsek Bangli.

Polisi kemudian turun ke lokasi kejadian bersama petugas kesehatan. Jasad korban yang telah diturunkan dicek. Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa keterangan saksi.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan.

“Murni gantung diri,” tegasnya, kemarin. Dari hasil penyelidikan diduga motifnya karena sakit. “Diduga sakit asam urat menahun,” jelasnya. Polisi juga menemukan barang bukti berupa kabel listri warna putih.



BANGLI – Stres sakit asam urat yang diderita bertahun-tahun tak kunjung sembuh, seorang buruh bernama I Nengah Tata, 67, nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Warga Lingkungan Kubu, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli itu mengakhirnya hidupnya dengan melilit lehernya menggunakan kabel listrik. Jasad korban ditemukan tergantung kemarin (15/7).

Menurut informasi, kematian korban pertama kali diketahui oleh anak kandung korban. Saat itu, putranya baru pulang. Awalnya saksi mengira korban berdiri depan kamar mandi.

Selanjutnya, putranya menuju rumah saudaranya di sebelah lokasi kejadian. Berselang sekitar 1 jam, putranya tak sengaja menengok korban dari rumah saudaranya.

Saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi menggunakan kabel listrik warna putih.

Baca Juga:  Jadi TSK, Gaji Gita di Dewan Klungkung Utuh, PAW Tunggu Sikap Partai

Seketika itu juga saksi memanggil ibu atau istri korban. Keluarga itu juga meminta bantuan warga. Peristiwa tersebut diinformasikan kepada Polsek Bangli.

Polisi kemudian turun ke lokasi kejadian bersama petugas kesehatan. Jasad korban yang telah diturunkan dicek. Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa keterangan saksi.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan.

“Murni gantung diri,” tegasnya, kemarin. Dari hasil penyelidikan diduga motifnya karena sakit. “Diduga sakit asam urat menahun,” jelasnya. Polisi juga menemukan barang bukti berupa kabel listri warna putih.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/