alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Bongkar Penyebab Kematian, Ibu-ibu yang Tewas Ditikam Suami Diotopsi

DENPASAR – Nyawa Halimah, 30, ibu-ibu yang ditikam suaminya sendiri, Rudianto,38 memang tak dapat diselamatkan meski sempat mendapatkan perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.

Sampai saat ini jenazah Halimah masih berada di kamar jenazah RSUP Sanglah untuk menjalani proses otopsi.

“Sore ini akan diotopsi oleh dr. Kunthi,” ujar Kepala Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Rabu (16/10) sore.

Proses otopsi sendiri dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Halimah. Hal ini penting dilakukan agar pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan pihak kepolisian.

Diketahui sebelumnya, Halimah ditikam suaminya sendiri di depan pintu masuk Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISPOL)

Wira Bhakti Denpasar, Jalan Leli Nomor. 1, Kreneng, Denpasar Timur, Selasa (15/10) kemarin sekitar pukul 19.45.

Korban akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan tim medis RSUP Sanglah. Korban meninggal dunia setelah hampir satu jam melewati masa kritis akibat pendarahan hebat.

Sementara itu, Rudianto telah diamankan oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara, korban ditikam dengan pisau karena motif cemburu. Pihak kepolisian sendiri masih mendalami kasus ini. 



DENPASAR – Nyawa Halimah, 30, ibu-ibu yang ditikam suaminya sendiri, Rudianto,38 memang tak dapat diselamatkan meski sempat mendapatkan perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.

Sampai saat ini jenazah Halimah masih berada di kamar jenazah RSUP Sanglah untuk menjalani proses otopsi.

“Sore ini akan diotopsi oleh dr. Kunthi,” ujar Kepala Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Rabu (16/10) sore.

Proses otopsi sendiri dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Halimah. Hal ini penting dilakukan agar pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan pihak kepolisian.

Diketahui sebelumnya, Halimah ditikam suaminya sendiri di depan pintu masuk Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISPOL)

Wira Bhakti Denpasar, Jalan Leli Nomor. 1, Kreneng, Denpasar Timur, Selasa (15/10) kemarin sekitar pukul 19.45.

Korban akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan tim medis RSUP Sanglah. Korban meninggal dunia setelah hampir satu jam melewati masa kritis akibat pendarahan hebat.

Sementara itu, Rudianto telah diamankan oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara, korban ditikam dengan pisau karena motif cemburu. Pihak kepolisian sendiri masih mendalami kasus ini. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/