Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Penggerebekan Judi Tajen di Badung

Polisi Tiba di Arena, Bebotoh Lari Kocar-kacir

16 Oktober 2021, 21: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Polisi Tiba di Arena, Bebotoh Lari Kocar-kacir

Lokasi tajen tampak kosong saat polisi tiba di lokasi. (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA- Polda Bali besarta jajaran Polres Badung mengerebek judi sabung ayam (tajen) di Banjar Gunung Pande, Desa Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Badung, Jumat (15/10) kemarin. Sayangnya polisi gagal mengamankan kabur selamatkan diri.

Informasi yang dihimpun, Tim Serigala dari Dit Samapta Polda Bali pada pukul 13.00.

Sayangnya, bebotoh yang memgetahui adanya polisi langsung menginformasikan ke bebotoh yang lain.

Baca juga: Redam Konflik, Hari ini, Pihak Berseteru Diundang ke Kantor Bupati

Melihat polisi datang para bobotoh kocar-kacir meninggal lokasi tajen. "Bebetoh kocar- kacir dan berhasil kabur dari arena tajen tersebut. Dalam penggerebekan nihil. Di Badung, kami mengamankan 4 ekor ayam aduan, serta perlengkapan berupa benang pengikat warna merah, taji bersama 4 Keranjang ayam aduan, dan 6 kursi wana merah," beber sumber, Sabtu (16/10).

Petugas yang meminta agar namanya dirahasiakan ini mengaku, barang bukti tersebut ditinggalkan para bobotoh setelah melihat mobil polisi mendatangi lokasi. "Diduga warga sudah kerja sama dengan bebotoh. Kami Tim Serigala dari Dit Samapta Polda Bali pun melakukan patroli untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Sekaligus mengimbau agar taati prokes," tukasnya.

Selain mengamankan barang bukti, tim juga menginterogasi lima orang saksi. Termasuk salah satunya adalah pemilik lahan yang dijadikan lokasi judi. Guna mengantisipasi gelaran tajen terulang kembali di sana, polisi imbau ke warga setempat agar menginfokan jika gelaran judi dengan taruhan memcapai puluhan juta rupiah itu diadakan lagi.

"Infonya taruham mereka itu puluhan juta. Gelaran ini kerap dilakukan. Modusnya saling ngundang. Gitu kata warga setempat. Pun tajen diduga di Denpasar, modusnya sama dan kini kami masih pantau," tambah sumber ini.

Dikonfirmasi terpisah Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana mengatakan masih melakukan penyelidikan.

Dikatakan pada saat polisi tiba di lokasi para pelaku kabur. Yang berhasil diinterogasi adalah saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi. "Keterangan dari saksi-saksi yang diamankan kegiatan itu adalah tabuh rah. Tidak ada orang yang ditahan. Ini jadi catatan kita untuk terus melakukan pengawasan," tandasnya.

(rb/dre/don/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia