alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

WOW! Kerugian Kebakaran 3 Kapal di Benoa Ditaksir Mencapai Rp 100 Juta

BENOA- Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga kapal nelayan di Dermaga Utara Pelabuhan Benoa, Minggu (16/12) sekitar pukul 14.30 masih ditelisik.

Pihak kepolisian dari Polsek Kawasan Laut Benoa masih melakukan penyelidikan terkait terbakarnya kapal yang terjadi tak jauh dari lokasi terbakarnya 40 kapal nelayan pada awal Juli 2018 lalu itu.

Ditengah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi oleh pihak kepolisian, atas musibah kebakaran yang juga sempat membuat panik warga sekitar pelabuhan, itu

diduga menimbulkan kerugian cukup besar.

Informasi Jawa Pos Radar Bali, akibat kebakaran yang nyaris meludeskan tiga kapal motor (KM), yakni masing-masing,

KM Hiroyoshi 6, KM Mutiara 19, dan KM Hiroyoshi 17, diduga kerugian materi dari musibah ini mencapai ratusan juta.

Baca Juga:  Pelindo Stop Sementara Reklamasi, Ngaku Akan Ngadu ke Luhut Panjaitan

Seperti dibenarkan salah satu pengelola kapal bernama Amin.

Ditemui di lokasi kejadian, pria yang mengaku sebagai salah satu pengelola kapal dari PT Inti Mas ini mengatakan, jika kerugian akibat terbakarnya tiga kapal mencapai Rp 100 juta.

“Dari perkiraan kerugian, taksiran kami mencapai sekitar Rp 100 juta ke bawah,” ujar Amin.

Sementara Kapolsek Kawasan Laut Benoa, Kompol Made Sukerti, atas terulangnya kembali musibah kebakaran sejak Juli 2018 lalu, pihaknya menyatakan bahwa,

untuk mengantisipasi terulangnya musibah kebakaran, sesuai hasil rapat koordinasi dengan pihak terkait, pihaknya bersepakan untuk meningkatkan patroli.

“Tentunya untuk antisipasi agar tidak terulang, kami juga meminta setiap perusahaan kapal untuk memiliki odong-odong(sepeda pemadam kebakaran) untuk antisipasi kebakaran,”tukasnya

Baca Juga:  Apes! Hendak Menyeberang, Pengendara Motor Curian Ditangkap


BENOA- Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga kapal nelayan di Dermaga Utara Pelabuhan Benoa, Minggu (16/12) sekitar pukul 14.30 masih ditelisik.

Pihak kepolisian dari Polsek Kawasan Laut Benoa masih melakukan penyelidikan terkait terbakarnya kapal yang terjadi tak jauh dari lokasi terbakarnya 40 kapal nelayan pada awal Juli 2018 lalu itu.

Ditengah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi oleh pihak kepolisian, atas musibah kebakaran yang juga sempat membuat panik warga sekitar pelabuhan, itu

diduga menimbulkan kerugian cukup besar.

Informasi Jawa Pos Radar Bali, akibat kebakaran yang nyaris meludeskan tiga kapal motor (KM), yakni masing-masing,

KM Hiroyoshi 6, KM Mutiara 19, dan KM Hiroyoshi 17, diduga kerugian materi dari musibah ini mencapai ratusan juta.

Baca Juga:  Apes! Hendak Menyeberang, Pengendara Motor Curian Ditangkap

Seperti dibenarkan salah satu pengelola kapal bernama Amin.

Ditemui di lokasi kejadian, pria yang mengaku sebagai salah satu pengelola kapal dari PT Inti Mas ini mengatakan, jika kerugian akibat terbakarnya tiga kapal mencapai Rp 100 juta.

“Dari perkiraan kerugian, taksiran kami mencapai sekitar Rp 100 juta ke bawah,” ujar Amin.

Sementara Kapolsek Kawasan Laut Benoa, Kompol Made Sukerti, atas terulangnya kembali musibah kebakaran sejak Juli 2018 lalu, pihaknya menyatakan bahwa,

untuk mengantisipasi terulangnya musibah kebakaran, sesuai hasil rapat koordinasi dengan pihak terkait, pihaknya bersepakan untuk meningkatkan patroli.

“Tentunya untuk antisipasi agar tidak terulang, kami juga meminta setiap perusahaan kapal untuk memiliki odong-odong(sepeda pemadam kebakaran) untuk antisipasi kebakaran,”tukasnya

Baca Juga:  Ratusan Pekerja Migran Turun di Benoa,Siapkan Rapid Test di Atas Kapal

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/