alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Jadi Buron 2 Tahun Lebih, Sari Soraya Ruka Akhirnya Ditangkap di Kuta

DENPASAR– Setelah sempat menjadi buron selama dua tahun lebih oleh Kejati Bali, masa pelarian Sari Soraya Ruka berakhir di sebuah pusat perbelanjaan ternama di Jalan Pantai Kuta, Badung.

Ia ditangkap usai makan dan bertemu dengan keluarganya pada Minggu sore. Terpidana empat bulan penjara lantaran kasus pengerusakan sebuah vila di Seminyak, Kuta, Badung, itu hanya bisa pasrah saat tim tangkap buron (Tabur) Kejati Bali mencokoknya.

Saat diamankan, terpidana kelahiran Jakarta, 26 Agustus 1975 itu mengenakan setelan kaus dan celana pendek putih. Setelah menjalani pemeriksaan di kejati Bali, pada pukul 22.00 Soraya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Kerobokan.

Baca Juga:  Pria Buleleng Penyelundup Kokain 2 Kg Dari Kolombia Divonis 18 Tahun

Ada momen menarik saat perempuan 46 tahun itu disrahkan kepada pihak lapas. Saat itu petugas meminta Soraya menutupi celana pendek yang dikenakan dengan kain pantai motif bunga. Rupanya pakaian yang dipakai Soraya dianggap terlalu terbuka.

“Tim Tabur Kejati Bali dalam dua pekan terakhir mendapatkan informasi bahwa terpidana Soraya berada di Bali. Pada Minggu (16/1) siang kami mulai memantau terpidana,” ujar Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto kepada Jawa Pos Radar Bali, Senin (17/1).

Menurut Luga, meski sudah mengunci posisi Soraya, tim Tabur Kejati Bali tidak bisa langsung melakukan penangkapan. Tim terus mengikuti posisi Sorya sambil memantau keadaan. Setelah dirasa kondusif, tim langsung mengamankan Soraya.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Gratifikasi, Diduga Eks Sekda Terima Uang Pelicin

Selama ditangkap dan dibawa ke Kejati Bali, Soraya kooperatif. “Selanjutnya terpidana kami serahkan pada JPU Kejari Denpasar untuk dieksekusi. JPU melaksanakan putusan pidana penjara empat bulan terhadap terpidana Soraya,” beber Luga.

Kondisi Soraya dalam keadaan sehat dan sudah dilakukan tes swab-antigen dengan hasil negatif. Kasus Soraya sendiri mulai bergulir sejak 2018 lalu.


DENPASAR– Setelah sempat menjadi buron selama dua tahun lebih oleh Kejati Bali, masa pelarian Sari Soraya Ruka berakhir di sebuah pusat perbelanjaan ternama di Jalan Pantai Kuta, Badung.

Ia ditangkap usai makan dan bertemu dengan keluarganya pada Minggu sore. Terpidana empat bulan penjara lantaran kasus pengerusakan sebuah vila di Seminyak, Kuta, Badung, itu hanya bisa pasrah saat tim tangkap buron (Tabur) Kejati Bali mencokoknya.

Saat diamankan, terpidana kelahiran Jakarta, 26 Agustus 1975 itu mengenakan setelan kaus dan celana pendek putih. Setelah menjalani pemeriksaan di kejati Bali, pada pukul 22.00 Soraya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Kerobokan.

Baca Juga:  Kasus Tahura, Kejati Masih Buka Ruang Tersangka Baru

Ada momen menarik saat perempuan 46 tahun itu disrahkan kepada pihak lapas. Saat itu petugas meminta Soraya menutupi celana pendek yang dikenakan dengan kain pantai motif bunga. Rupanya pakaian yang dipakai Soraya dianggap terlalu terbuka.

“Tim Tabur Kejati Bali dalam dua pekan terakhir mendapatkan informasi bahwa terpidana Soraya berada di Bali. Pada Minggu (16/1) siang kami mulai memantau terpidana,” ujar Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto kepada Jawa Pos Radar Bali, Senin (17/1).

Menurut Luga, meski sudah mengunci posisi Soraya, tim Tabur Kejati Bali tidak bisa langsung melakukan penangkapan. Tim terus mengikuti posisi Sorya sambil memantau keadaan. Setelah dirasa kondusif, tim langsung mengamankan Soraya.

Baca Juga:  Pingin Kaya, Penyedia Website Malah Dituntut 3 Tahun dan Denda Rp4,5 M

Selama ditangkap dan dibawa ke Kejati Bali, Soraya kooperatif. “Selanjutnya terpidana kami serahkan pada JPU Kejari Denpasar untuk dieksekusi. JPU melaksanakan putusan pidana penjara empat bulan terhadap terpidana Soraya,” beber Luga.

Kondisi Soraya dalam keadaan sehat dan sudah dilakukan tes swab-antigen dengan hasil negatif. Kasus Soraya sendiri mulai bergulir sejak 2018 lalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/