alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Tujuh Oknum Pejabat Dinas Pariwisata Buleleng Akhirnya Ditahan

SINGARAJA– Usai resmi ditetapkan sebagai tersangka, tujuh dari delapan oknum pejabat di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Rabu (17/2) akhirnya ditahan.

 

Kejaksaan menahan para tersangka dalam perkara dugaan korupsi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor pariwisata.

 

Ketujuh oknum pejabat Dispar yang ditahan itu, yakni masing-masing Made SD, Nyoman S, Kadek W, Putu S, IGA AM, Putu B, dan Nyoman AW.

 

Sementara tersangka Nyoman GG belum memenuhi panggilan penyidik, karena dalam kondisi sakit.

 

Para tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 5 jam di ruang penyidik pada Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Buleleng.

 

Para tersangka kemudian digelandang ke aula untuk ditunjukkan pada awak media.

Baca Juga:  DUH! Jasad Bayi Laki-Laki yang Dibuang di Sungai Ditemukan Banyak Luka

 

Kepala Kejari Buleleng I Putu gede Astawa mengatakan, penyidik memutuskan melakukan penahanan pada tersangka sejak Rabu (17/2).

 

“Ada kekhawatiran para tersangka akan menghilangkan barang bukti. Ini juga kami lakukan untuk mempercepat proses penuntutan,” kata Astawa.

 

Menurut Astawa para tersangka ditempatkan pada dua lokasi yang berbeda. Tersangka berinisial Made SD, Nyoman S, Kadek W, dan Putu S dititipkan di Mapolres Buleleng. Sedangkan tersangka berinisial IGA AM, Putu B, dan Nyoman AW, dititipkan di Mapolsek Sawan.

 

Mereka belum bisa dititipkan di Lapas Singaraja, karena kini masih diberlakukan kebijakan lockdown di areal lapas. Dengan kata lain lapas tak menerima titipan tahanan untuk sementara waktu.

Baca Juga:  Banyak Mandek, Kapolda Bali Janji Tuntaskan Kasus Mafia Tanah Di Bali

 

“Satu tersangka lain belum memenuhi panggilan kami, karena masih sakit. Nanti akan kami periksa yang bersangkutan setelah kondisinya sehat,” imbuhnya.



SINGARAJA– Usai resmi ditetapkan sebagai tersangka, tujuh dari delapan oknum pejabat di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Rabu (17/2) akhirnya ditahan.

 

Kejaksaan menahan para tersangka dalam perkara dugaan korupsi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor pariwisata.

 

Ketujuh oknum pejabat Dispar yang ditahan itu, yakni masing-masing Made SD, Nyoman S, Kadek W, Putu S, IGA AM, Putu B, dan Nyoman AW.

 

Sementara tersangka Nyoman GG belum memenuhi panggilan penyidik, karena dalam kondisi sakit.

 

Para tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 5 jam di ruang penyidik pada Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Buleleng.

 

Para tersangka kemudian digelandang ke aula untuk ditunjukkan pada awak media.

Baca Juga:  Final, Pegawai RSUD Buleleng Dipastikan Tak Dapat Tunjangan Kinerja

 

Kepala Kejari Buleleng I Putu gede Astawa mengatakan, penyidik memutuskan melakukan penahanan pada tersangka sejak Rabu (17/2).

 

“Ada kekhawatiran para tersangka akan menghilangkan barang bukti. Ini juga kami lakukan untuk mempercepat proses penuntutan,” kata Astawa.

 

Menurut Astawa para tersangka ditempatkan pada dua lokasi yang berbeda. Tersangka berinisial Made SD, Nyoman S, Kadek W, dan Putu S dititipkan di Mapolres Buleleng. Sedangkan tersangka berinisial IGA AM, Putu B, dan Nyoman AW, dititipkan di Mapolsek Sawan.

 

Mereka belum bisa dititipkan di Lapas Singaraja, karena kini masih diberlakukan kebijakan lockdown di areal lapas. Dengan kata lain lapas tak menerima titipan tahanan untuk sementara waktu.

Baca Juga:  Berstatus Tipe D, Buleleng Ajukan Kenaikan Status Baru RS Pratama

 

“Satu tersangka lain belum memenuhi panggilan kami, karena masih sakit. Nanti akan kami periksa yang bersangkutan setelah kondisinya sehat,” imbuhnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/