alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Terpergok Saat Hendak Jual Bebek Curian di Pasar, Maling Ditangkap

TABANAN-Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah itu seolah tepat seperti yang dialami I Ketut Sumariada.

Pasalnya, meski berkali-kali lolos saat melakukan aksi pencurian, namun ia justru tak menyangka bakal dipergoki warga dan ditangkap polisi saat hendak menjual hasil curian.

Sumariada terpergok warga dan ditangkap polisi saat hendak menjual bebek yang ia curi di Pasar Berinkit, Marga, Tabanan.

Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gede Arta mengatakan pelaku pencurian bebek yang yang ditangkap anggotanya dibantu tim opsnal Reskrim Polres Tabanan berdasarkan laporan dari korban I Gusti Putu Subawa, 42, warga Banjar Dinas Penarukan Bantas, Desa. Penarukan, Kerambitan.

Sesuai laporan korban, sejumlah bebek yang berada di kandang rumahnya hilang dicuri.

Bahkan masih dari keterangan korban, aksi pencurian bebek tersebut dilakukan pelaku I Ketut Sumariada berlangsung Rabu (16/2) sekitar pukul 02.00 Wita.

Baca Juga:  Siswa SD Itu Ditemukan Tak Bernyawa, Ayah Korban Belum Juga Ditemukan

Korban kala itu yang tertidur lelap mendadak terbangun lantaran mendengar suara gaduh di area kandang bebek yang berada di sebelah selatan rumahnya.

Mendengar suara gaduh, korban kemudian terbangun dan langsung menyuruh ibu kandungnya (Saksi Ni Made Sukerti) untuk mengecek bebek yang berada di kandang.

Setelah dicek, selang beberapa menit kemudian ibu kandung korban langsung datang ke rumah memberitahukan kepada korban. Bahwa sejumlah bebek yang dipeliharanya hilang dicuri.

“Saat dicek Saksi Sukerti, kondisi kandang bebek juga dalam keadaan rusak. Dari 36 ekor bebek peliharaan setelah dihitung ternyata tersisa hanya 12 ekor saja,” terang Kompol Bambang, dihubungi Kamis (17/2).

Singkat cerita, setelah belasan ekor bebek korban hilang, korban yang penasaran kemudian berinisiatif pergi ke pasar hewan Beringkit, Mengwi Badung.

Sesampai di pasar Beringkit sekitar 03.00 WITA, korban langsung berkeliling ke sejumlah pedagang bebek dan ayam.

Baca Juga:  Gagal Nanjak karena Kelebihan Muatan, Dua Tronton Terguling

Barulah sekitar pukul 04.30 WITA, korban berhasil menemukan bebeknya yang hilang dicuri dibawa pelaku I Ketut Sumariada yang kala itu membawa karung berisikan bebek sebanyak 5 ekor hendak bertransaksi kepada salah satu pembeli Ni Putu Nadi.

“Kebetulan korban ini mengenali ciri bebek yang hilang dicuri, setelah menemukan bebeknya, korban menanyakan langsung menanyakan kepada pelaku. Apakah kamu yang mengambil bebek saya?,”ujar kapolsek menirukan korban

Lantas pelaku menjawab “tidak ada” dan pelaku langsung pergi kabur, namun bebek yang hendak mau dijual tersebut belum dibayar oleh pembelinya.

“Mengetahui pelaku dan bebek yang sudah ditemukan. Korban langsung melaporkan ke polsek. Sehingga kami langsung menangkap pelaku di rumahnya di Desa Kelating, Kerambitan,” jelas Kompol Bambang.



TABANAN-Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah itu seolah tepat seperti yang dialami I Ketut Sumariada.

Pasalnya, meski berkali-kali lolos saat melakukan aksi pencurian, namun ia justru tak menyangka bakal dipergoki warga dan ditangkap polisi saat hendak menjual hasil curian.

Sumariada terpergok warga dan ditangkap polisi saat hendak menjual bebek yang ia curi di Pasar Berinkit, Marga, Tabanan.

Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gede Arta mengatakan pelaku pencurian bebek yang yang ditangkap anggotanya dibantu tim opsnal Reskrim Polres Tabanan berdasarkan laporan dari korban I Gusti Putu Subawa, 42, warga Banjar Dinas Penarukan Bantas, Desa. Penarukan, Kerambitan.

Sesuai laporan korban, sejumlah bebek yang berada di kandang rumahnya hilang dicuri.

Bahkan masih dari keterangan korban, aksi pencurian bebek tersebut dilakukan pelaku I Ketut Sumariada berlangsung Rabu (16/2) sekitar pukul 02.00 Wita.

Baca Juga:  Curi Barang Teman Kencan Bule di Hotel, Perempuan Asal Situbondo Dibui

Korban kala itu yang tertidur lelap mendadak terbangun lantaran mendengar suara gaduh di area kandang bebek yang berada di sebelah selatan rumahnya.

Mendengar suara gaduh, korban kemudian terbangun dan langsung menyuruh ibu kandungnya (Saksi Ni Made Sukerti) untuk mengecek bebek yang berada di kandang.

Setelah dicek, selang beberapa menit kemudian ibu kandung korban langsung datang ke rumah memberitahukan kepada korban. Bahwa sejumlah bebek yang dipeliharanya hilang dicuri.

“Saat dicek Saksi Sukerti, kondisi kandang bebek juga dalam keadaan rusak. Dari 36 ekor bebek peliharaan setelah dihitung ternyata tersisa hanya 12 ekor saja,” terang Kompol Bambang, dihubungi Kamis (17/2).

Singkat cerita, setelah belasan ekor bebek korban hilang, korban yang penasaran kemudian berinisiatif pergi ke pasar hewan Beringkit, Mengwi Badung.

Sesampai di pasar Beringkit sekitar 03.00 WITA, korban langsung berkeliling ke sejumlah pedagang bebek dan ayam.

Baca Juga:  Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Ikut Amankan Gereja di Tabanan

Barulah sekitar pukul 04.30 WITA, korban berhasil menemukan bebeknya yang hilang dicuri dibawa pelaku I Ketut Sumariada yang kala itu membawa karung berisikan bebek sebanyak 5 ekor hendak bertransaksi kepada salah satu pembeli Ni Putu Nadi.

“Kebetulan korban ini mengenali ciri bebek yang hilang dicuri, setelah menemukan bebeknya, korban menanyakan langsung menanyakan kepada pelaku. Apakah kamu yang mengambil bebek saya?,”ujar kapolsek menirukan korban

Lantas pelaku menjawab “tidak ada” dan pelaku langsung pergi kabur, namun bebek yang hendak mau dijual tersebut belum dibayar oleh pembelinya.

“Mengetahui pelaku dan bebek yang sudah ditemukan. Korban langsung melaporkan ke polsek. Sehingga kami langsung menangkap pelaku di rumahnya di Desa Kelating, Kerambitan,” jelas Kompol Bambang.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/