alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Tiga Penangkap Puluhan Penyu Hijau di Perairan Uluwatu Segera Diadili

MANGUPURA – Tiga orang tersangka penyelundup penyu hijau (chelonia mydas) yang sebelumnya ditangkap anggota Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar bakal duduk di kursi pesakitan.

 

Hal I]ni setelah jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Badung melimpahkan ketiganya ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

 

“Senin lalu sudah kami limpahkan berkas dan tiga tersangka ke PN Denpasar,” ujar Kasi Pidum Kejari Badung, I Gede Gatot Hariawan diwawancarai Rabu kemarin (16/2).

 

Kapan sidang akan digelar? Gatot menyebut masih menunggu jadwal sidang dari PN Denpasar.

 

Sebab tiga tersangka berkasnya dipisah menjadi tiga berkas. Satu tersangka satu berkas. Sehingga majelis hakim yang bersidang juga harus dibagi menjadi tiga group.

 

“Kami masih menunggu penetapan majelis hakim, karena belum semua majelis hakim ditetapkan,” tandas mantan Kasi Pidum Kejari Jembrana itu.

 

Baca Juga:  TNI AL Gagalkan Penyelundupan Penyu Hijau Senilai Rp700 Juta di Bali

Sebelum dilimpahkan ke PN Denpasar, tiga tersangka selama tiga pekan menjalani penyidikan di Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar.

 

Tiga orang tersangka itu adalah Surito, Sudirman, dan Joni Pranata. Joni sendiri merupakan juragan perahu (jukung).

 

“Ketiga tersangka tertangkap tangan sedang melakukan penangkapan penyu secara ilegal oleh anggota patroli Posmat Serangan Lanal Denpasar,” ujar Kajari Badung, I Ketut Maha Agung.

 

Penangkapan penyu hijau terjadi di wilayah sekitar perairan Uluwatu, Badung, menuju perairan Serangan, Denpasar Selatan, pada 30 Desember 2021, pukul 04.30.

  

Petugas berhasil mengamankan tiga jukung yang digunakan menangkap penyu. Petugas juga berhasil menyita 31 ekor penyu hijau dalam keadaan hidup, dan 1 ekor dalam keadaan mati.

 

Dijelaskan lebih lanjut, penyu hijau yang ditangkap tiga tersangka merupakan satwa dilindungi. Para tersangka telah melakukan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati (KSDAH) dan Ekosistemnya, serta tindak pidana Perikanan.

Baca Juga:  Agung & Wakil Susul Sudikerta ke Lapas, Dijerat Empat Pasal Sekaligus

 

Para tersangka disangka melanggar Pasal 40 ayat (2) juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a UU Nomor 5/1990 tentang KSDAH dan Ekosistemnya, Pasal 96 juncto pasal 36 UU Nomor 45/2009 tentang Perikanan. Para tersangka terancam pidana penjara paling lama lima tahun.

 

Barang bukti yang diamankan yaitu jukung dengan nakhoda Joni Pranata, tiga tangka BBM, tiga buah senter, delapan pasang sepatu katak, empat buah kacamata selam, empat buah tembak ikan, selang kompresor dan peralatan lainnya.

 

Barang bukti serupa juga diamankan dari jukung dengan nakhoda Sudirman, serta jukung dengan nahkota Suripto. Jaksa yang bertugas adalah Ida Ayu Ketut Sulasmi (Kejati Bali), Imam Ramdhoni dan Satwika Narendara (Kejari Badung). 



MANGUPURA – Tiga orang tersangka penyelundup penyu hijau (chelonia mydas) yang sebelumnya ditangkap anggota Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar bakal duduk di kursi pesakitan.

 

Hal I]ni setelah jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Badung melimpahkan ketiganya ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

 

“Senin lalu sudah kami limpahkan berkas dan tiga tersangka ke PN Denpasar,” ujar Kasi Pidum Kejari Badung, I Gede Gatot Hariawan diwawancarai Rabu kemarin (16/2).

 

Kapan sidang akan digelar? Gatot menyebut masih menunggu jadwal sidang dari PN Denpasar.

 

Sebab tiga tersangka berkasnya dipisah menjadi tiga berkas. Satu tersangka satu berkas. Sehingga majelis hakim yang bersidang juga harus dibagi menjadi tiga group.

 

“Kami masih menunggu penetapan majelis hakim, karena belum semua majelis hakim ditetapkan,” tandas mantan Kasi Pidum Kejari Jembrana itu.

 

Baca Juga:  Agung & Wakil Susul Sudikerta ke Lapas, Dijerat Empat Pasal Sekaligus

Sebelum dilimpahkan ke PN Denpasar, tiga tersangka selama tiga pekan menjalani penyidikan di Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar.

 

Tiga orang tersangka itu adalah Surito, Sudirman, dan Joni Pranata. Joni sendiri merupakan juragan perahu (jukung).

 

“Ketiga tersangka tertangkap tangan sedang melakukan penangkapan penyu secara ilegal oleh anggota patroli Posmat Serangan Lanal Denpasar,” ujar Kajari Badung, I Ketut Maha Agung.

 

Penangkapan penyu hijau terjadi di wilayah sekitar perairan Uluwatu, Badung, menuju perairan Serangan, Denpasar Selatan, pada 30 Desember 2021, pukul 04.30.

  

Petugas berhasil mengamankan tiga jukung yang digunakan menangkap penyu. Petugas juga berhasil menyita 31 ekor penyu hijau dalam keadaan hidup, dan 1 ekor dalam keadaan mati.

 

Dijelaskan lebih lanjut, penyu hijau yang ditangkap tiga tersangka merupakan satwa dilindungi. Para tersangka telah melakukan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati (KSDAH) dan Ekosistemnya, serta tindak pidana Perikanan.

Baca Juga:  Resmi Diserahterimakan, Putra Terbaik Bali Jabat Danlanal Denpasar

 

Para tersangka disangka melanggar Pasal 40 ayat (2) juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a UU Nomor 5/1990 tentang KSDAH dan Ekosistemnya, Pasal 96 juncto pasal 36 UU Nomor 45/2009 tentang Perikanan. Para tersangka terancam pidana penjara paling lama lima tahun.

 

Barang bukti yang diamankan yaitu jukung dengan nakhoda Joni Pranata, tiga tangka BBM, tiga buah senter, delapan pasang sepatu katak, empat buah kacamata selam, empat buah tembak ikan, selang kompresor dan peralatan lainnya.

 

Barang bukti serupa juga diamankan dari jukung dengan nakhoda Sudirman, serta jukung dengan nahkota Suripto. Jaksa yang bertugas adalah Ida Ayu Ketut Sulasmi (Kejati Bali), Imam Ramdhoni dan Satwika Narendara (Kejari Badung). 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/