alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Terungkap! Korban Sebut Tiga Terduga Pelaku Masih Ada Hubungan Kerabat

GIANYAR- Kasus penganiayaan dan pengeroyokan di Banjar Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar Bali, Mingggu dini hari (14/3) sekitar pukul 01.00 WITA sudah dilaporkan ke Polsek Sukawati.

 

Usai dikeroyok hingga babak belur, korban I Komang Yudi Antara, 26 juga sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit.

 

Terbaru, ditengah menunggu proses penyelidikan polisi, ada pernyataan mengejutkan dari korban Yudi Antara.

 

Pernyataan mengejutkan itu, yakni menyusul indentitas terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan.

 

Terkait para pelaku, Yudi Antara yang ditemui di rumahnya, Rabu (17/3) mengatakan dari total 8 (delapan) orang pelaku, tiga diantaranya diakui bukan orang asing.

 

Bahkan yang mengejutkan lagi, tiga terduga pelaku itu masih memiliki hubungan kerabat atau bersaudara.

Baca Juga:  Curi Motor di Singaraja, Pria Banyuwangi Ditangkap di Jembrana

  

“Yang saya kenal, ada tiga orang. Yang lain saya tidak begitu tahu. Dan waktu mengeroyok gelap, saya tidak terlalu lihat wajah mereka,” pungkasnya.

 

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Ipda Anak Agung Alit Sudharma membenarkan kejadian itu.

 

“Benar peristiwa itu terjadi saat malam Pengerupukan. Semua sudah kami panggil dan periksa untuk dimintai keterangan dari kedua belah pihak. Nak nik nik (anak kecil-kecil) saling tantang saat Ngerupuk,” terang Ipda Agung Alit Sudharma .

Namun, polisi belum melakukan penetapan tersangka.

 

“Kami masih diupayakan damai. Nanti kami beri tahu kalau ada perkembangan,” pungkasnya.


GIANYAR- Kasus penganiayaan dan pengeroyokan di Banjar Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar Bali, Mingggu dini hari (14/3) sekitar pukul 01.00 WITA sudah dilaporkan ke Polsek Sukawati.

 

Usai dikeroyok hingga babak belur, korban I Komang Yudi Antara, 26 juga sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit.

 

Terbaru, ditengah menunggu proses penyelidikan polisi, ada pernyataan mengejutkan dari korban Yudi Antara.

 

Pernyataan mengejutkan itu, yakni menyusul indentitas terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan.

 

Terkait para pelaku, Yudi Antara yang ditemui di rumahnya, Rabu (17/3) mengatakan dari total 8 (delapan) orang pelaku, tiga diantaranya diakui bukan orang asing.

 

Bahkan yang mengejutkan lagi, tiga terduga pelaku itu masih memiliki hubungan kerabat atau bersaudara.

Baca Juga:  Puluhan WNA Bermasalah Belum Dideportasi, Menumpuk di Rudenim Denpasar

  

“Yang saya kenal, ada tiga orang. Yang lain saya tidak begitu tahu. Dan waktu mengeroyok gelap, saya tidak terlalu lihat wajah mereka,” pungkasnya.

 

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Ipda Anak Agung Alit Sudharma membenarkan kejadian itu.

 

“Benar peristiwa itu terjadi saat malam Pengerupukan. Semua sudah kami panggil dan periksa untuk dimintai keterangan dari kedua belah pihak. Nak nik nik (anak kecil-kecil) saling tantang saat Ngerupuk,” terang Ipda Agung Alit Sudharma .

Namun, polisi belum melakukan penetapan tersangka.

 

“Kami masih diupayakan damai. Nanti kami beri tahu kalau ada perkembangan,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/