alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Selama Corona, Aksi Kriminalitas Jalanan di Kuta Utara Diklaim Menurun

KUTA UTARA-Sejumlah aksi kriminalitas menonjol di Kuta Utara di klaim mengalami penurunan drastic semenjak wabah pandemi Covid-19 melanda Bali.

 

Sejumlah aksi criminalitas menonjol itu diantaranya, aksi pencurian pemberatan seperti jambret, begal, dan curanmor.

 

Seperti disampaikan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim, jumat (16/4).

 

Androyuan tak menampik dengan turunnya angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Kuta Utara.

 

Dikatakan, jika sebelumnya sejumlah kasus kriminalitas jalanan di Kuta Utara cukup tinggi, namun sejak wabah pandemi Corona, angkanya menurun signifikan.

 

 

“Sekarang ini, situasi kamtibmas di Kuta Utara berjalan aman dan kondusif. Kasus kejahatan pun menurun, dan belum ada yang menonjol. Kasus jambret dan begal nihil sejak Corona,” kata perwira asal Kupang Nusa Tenggara Timur ini. 

Baca Juga:  Dampak Corona, Jumlah Wisatawan Tiongkok ke Bali Menurun

 

Ditambahkannya, meski mengalami penurunan drastis, jajaran petugas di Polsek Kuta Utara tak ingin kecolongan.

 

“Kami terus runtin melakukan pemantauan di sejumlah lokasi rawan. Terutama kawasan yang kerap dikunjungi wisatawan. Apalagi saat jam malam. Anggota terus melakukan patroli rutin,”tegasnya.

 

Sejumlah titik rawan yang rutin dilakukan patrol itu diantaranya, kawasan Umalas, Pantai Berawa, dan Canggu.

 

 “Kami memantauan titik rawan ini sekaligus memonitor orang-orang yang  kumpul-kumpul dan disarankan untuk bubar,” tukasnya.



KUTA UTARA-Sejumlah aksi kriminalitas menonjol di Kuta Utara di klaim mengalami penurunan drastic semenjak wabah pandemi Covid-19 melanda Bali.

 

Sejumlah aksi criminalitas menonjol itu diantaranya, aksi pencurian pemberatan seperti jambret, begal, dan curanmor.

 

Seperti disampaikan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim, jumat (16/4).

 

Androyuan tak menampik dengan turunnya angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Kuta Utara.

 

Dikatakan, jika sebelumnya sejumlah kasus kriminalitas jalanan di Kuta Utara cukup tinggi, namun sejak wabah pandemi Corona, angkanya menurun signifikan.

 

 

“Sekarang ini, situasi kamtibmas di Kuta Utara berjalan aman dan kondusif. Kasus kejahatan pun menurun, dan belum ada yang menonjol. Kasus jambret dan begal nihil sejak Corona,” kata perwira asal Kupang Nusa Tenggara Timur ini. 

Baca Juga:  Dulu Terkecil, Angka Pengangguran di Bali Masuk Ranking 18 Nasional

 

Ditambahkannya, meski mengalami penurunan drastis, jajaran petugas di Polsek Kuta Utara tak ingin kecolongan.

 

“Kami terus runtin melakukan pemantauan di sejumlah lokasi rawan. Terutama kawasan yang kerap dikunjungi wisatawan. Apalagi saat jam malam. Anggota terus melakukan patroli rutin,”tegasnya.

 

Sejumlah titik rawan yang rutin dilakukan patrol itu diantaranya, kawasan Umalas, Pantai Berawa, dan Canggu.

 

 “Kami memantauan titik rawan ini sekaligus memonitor orang-orang yang  kumpul-kumpul dan disarankan untuk bubar,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/