alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Pasubayan Bendesa se-Gianyar Sesalkan Video Desak Made Darmawati

GIANYAR- Pasubayan atau perkumpulan Bendesa se-Kecamatan Gianyar mendatangi Kantor Majelis Desa Adat (MDA) dan PHDI Kabupaten Gianyar, Sabtu (17/4).

 

Kedatangan perwakilan pasubayan, itu untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap terkait video mualaf Desak Made Darmawati yang melecehkan Agama Hindu. 

 

 

Bendesa Alitan MDA Kecamatan Gianyar, Ngakan Putu Sudibya, menyayangkan Desak Made Darmawati yang pernah memeluk Hindu justru melecehkan Agama Hindu.

 

- Advertisement -

“Ini bentuk pernyataan sikap kami. Sangat menyesalkan dan mengutuk keras pernyataan yang sangat terang benderang melecehkan Agama Hindu Bali,” tegas Ngakan Sudibya.

 

Pernyataan sikap disampaikan kepada lembaga umat PHDI Gianyar dan MDA Gianyar.

 

Dalam bentuk tertulis terdiri dari beberapa poin. “Kami harap untuk segera diambil tindakan hukum terhadap video viral tersebut. Karena dari sisi pernyataan, sangat menyesatkan cenderung berhalusinasi,” ujar pria yang menjabat sebagai bendesa Adat Suwat ini.

Baca Juga:  Geledah Rutan Negara Malam-malam, Tim Gabungan Temukan Cutter Dkk

 

Lebih-lebih, imbuhnya, Desak Made Darmawati terungkap berasal dari Desa Melinggih, Kecamatan Payangan.

 

“Kami sebagai warga Gianyar malu. Merasa tertampar. Ada warga Gianyar yang menistakan agama,” ujarnya. 

- Advertisement -

GIANYAR- Pasubayan atau perkumpulan Bendesa se-Kecamatan Gianyar mendatangi Kantor Majelis Desa Adat (MDA) dan PHDI Kabupaten Gianyar, Sabtu (17/4).

 

Kedatangan perwakilan pasubayan, itu untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap terkait video mualaf Desak Made Darmawati yang melecehkan Agama Hindu. 

 

 

Bendesa Alitan MDA Kecamatan Gianyar, Ngakan Putu Sudibya, menyayangkan Desak Made Darmawati yang pernah memeluk Hindu justru melecehkan Agama Hindu.

 

“Ini bentuk pernyataan sikap kami. Sangat menyesalkan dan mengutuk keras pernyataan yang sangat terang benderang melecehkan Agama Hindu Bali,” tegas Ngakan Sudibya.

 

Pernyataan sikap disampaikan kepada lembaga umat PHDI Gianyar dan MDA Gianyar.

 

Dalam bentuk tertulis terdiri dari beberapa poin. “Kami harap untuk segera diambil tindakan hukum terhadap video viral tersebut. Karena dari sisi pernyataan, sangat menyesatkan cenderung berhalusinasi,” ujar pria yang menjabat sebagai bendesa Adat Suwat ini.

Baca Juga:  Tren Perceraian Berubah, Giliran Pihak Perempuan Mendominasi Menggugat

 

Lebih-lebih, imbuhnya, Desak Made Darmawati terungkap berasal dari Desa Melinggih, Kecamatan Payangan.

 

“Kami sebagai warga Gianyar malu. Merasa tertampar. Ada warga Gianyar yang menistakan agama,” ujarnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/