alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Tiga Bulan Buron, Bule Perampok Money Changer Dibekuk Interpol?

DENPASAR – Georgii Zhukov, 39, asal Rusia dan Robert Haupt, 41, asal Ukraina, dua pelaku perampokan money changer BMC PT. Maspintjinra di Jalan Pratama No. 36 XY, Benoa, Kuta Selatan, Badung, resmi dilimpahkan ke kejaksaan.

Satu pelaku lain yakni Alexei Korotkikh, 43, asal Rusia berhasil ditembak mati saat proses penangkapan karena berusaha melawan petugas.

Sementara satu tersangka lain masih buron pascakabur saat proses penangkapan Maret lalu beberapa jam setelah mereka beraksi.

Namun, berdasar kabar terbaru, pelaku yang kabur ini dikabarkan telah ditangkap oleh Interpol. Kabar itu diungkap langsung Kabagops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra.

“Satu tersangka kabur masih dalam pengembangan Reskrim. Tapi, ada kabar, satunya itu telah ditangkap interpol,” kata Kompol Gatra.

Baca Juga:  Bela Atasan, Dua Personel Kodim Buleleng Kena Sanksi Disiplin Militer

Meski dikabarkan ditangkap Interpol, Kompol Gatra mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail soal kapan dan dimana lokasi pelaku ditangkap.

Pasalnya, kata dia, pihak kepolisian perlu memastikan dan mengkonfirmasi ke pihak Interpol untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. 

“Informasinya masih samar-samar. Belum pasti dan masih didalami. Nanti perkembangannya pasti disampaikan. Karena masih perlu konfirmasi.

Yang jelas, kepolisian Indonesia telah minta bantuan ke interpol karena pelakunya orang asing,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, pada bulan Maret lalu, polisi berhasil mengamankan dua dari empat terduga pelaku utama.

Dua pelaku telah dilimpahkan ke kejaksaan, Senin (17/6) hari ini, dan satu lainnya ditembak mati saat proses penangkapan karena berupaya melawan petugas. 

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Jukung Nelayan Asal Banyuwangi Terbalik di Selat Bali

Sementara itu, satu pelaku lain berhasil kabur dari sergapan petugas polisi. Pelaku kabur menggunakan mobil yang sebelumnya mereka pakai saat melakukan aksi perampokan. 



DENPASAR – Georgii Zhukov, 39, asal Rusia dan Robert Haupt, 41, asal Ukraina, dua pelaku perampokan money changer BMC PT. Maspintjinra di Jalan Pratama No. 36 XY, Benoa, Kuta Selatan, Badung, resmi dilimpahkan ke kejaksaan.

Satu pelaku lain yakni Alexei Korotkikh, 43, asal Rusia berhasil ditembak mati saat proses penangkapan karena berusaha melawan petugas.

Sementara satu tersangka lain masih buron pascakabur saat proses penangkapan Maret lalu beberapa jam setelah mereka beraksi.

Namun, berdasar kabar terbaru, pelaku yang kabur ini dikabarkan telah ditangkap oleh Interpol. Kabar itu diungkap langsung Kabagops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra.

“Satu tersangka kabur masih dalam pengembangan Reskrim. Tapi, ada kabar, satunya itu telah ditangkap interpol,” kata Kompol Gatra.

Baca Juga:  Kejari Klungkung Bidik Dugaan Penyelewengan Dana PKB Tahun 2019

Meski dikabarkan ditangkap Interpol, Kompol Gatra mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail soal kapan dan dimana lokasi pelaku ditangkap.

Pasalnya, kata dia, pihak kepolisian perlu memastikan dan mengkonfirmasi ke pihak Interpol untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. 

“Informasinya masih samar-samar. Belum pasti dan masih didalami. Nanti perkembangannya pasti disampaikan. Karena masih perlu konfirmasi.

Yang jelas, kepolisian Indonesia telah minta bantuan ke interpol karena pelakunya orang asing,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, pada bulan Maret lalu, polisi berhasil mengamankan dua dari empat terduga pelaku utama.

Dua pelaku telah dilimpahkan ke kejaksaan, Senin (17/6) hari ini, dan satu lainnya ditembak mati saat proses penangkapan karena berupaya melawan petugas. 

Baca Juga:  Wilayah Operasi Geng Motor Hingga Tabanan, Hasil Kejahatan untuk Pesta

Sementara itu, satu pelaku lain berhasil kabur dari sergapan petugas polisi. Pelaku kabur menggunakan mobil yang sebelumnya mereka pakai saat melakukan aksi perampokan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/