alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Sebelum Meninggal, Tetangga Sebut Nora Wanita Perokok Berat

KEMATIAN Nurhayati alias Nora di kamar kosnya di Jalan Cemara l Nomor 3, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (16/7) pagi sekitar pukul 08.00 WITA benar-benar membuat geger warga.

 

Warga tak menyangka, jika perempuan 45 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini meninggal dunia usai mengalami batuk darah.

 

Lalu siapa sebenarnya Nora?

 

 

- Advertisement -

ANDRE SULLA, Denpasar

 

SEHARI sebelum meninggal usai mengalami batuk darah, Nora sempat diantar berobat ke RSUP Sanglah Denpasar. Korban diantar temannya, yakni Saksi Anang Ma’ruf, 24, karena kondisinya drop dan lemas.

 

Menurut informasi kepolisian yang disampaikan oleh saksi, korban lemas karena seminggu sebelumnya sempat mengalami sakit gigi.

Baca Juga:  Wakil Sakit Diabates Akut, Sidang Eks Wagub Sudikerta Mendadak Batal

 

“Pipi dan dagu kanan korban bengkak. Mungkin karena itu, sakitnya merembet ke tenggorokan dan korban sulit menelan makanan dan minu,”ujar Iptu Ketut Sukadi.

 

Sementara itu, dari keterangan saksi lain, yakni tetangga dan pemilik kos, wanita kelahiran Rabadomou Barat, Nusa Tenggara Timur ini baru tinggal di TKP selama sebulan.

 

Selama tinggal di kos, warga mengenal korban sebagai wanita perokok berat. “Korban ini semasa hidup dikenal sebagai perokok berat,”imbuh Iptu Sukadi.

 

Kini, dengan meninggalnya korban, petugas dari BPBD Denpasar bersama pihak kepolisian dan TNI sudah mengevakusi korban ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

 

“Duga kuat, korban (Nurhayati alias Nora) memang meninggal karena sakit. Namun untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya tentu perlu dilakukan tindakan otopsi tim dokter forensik,” tukas Iptu Sukadi.

Baca Juga:  Kepala Pecah Usai Tabrak Mobil, Pengendara Motor Xeon Tewas di TKP
- Advertisement -

KEMATIAN Nurhayati alias Nora di kamar kosnya di Jalan Cemara l Nomor 3, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (16/7) pagi sekitar pukul 08.00 WITA benar-benar membuat geger warga.

 

Warga tak menyangka, jika perempuan 45 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini meninggal dunia usai mengalami batuk darah.


 

Lalu siapa sebenarnya Nora?

 

 

ANDRE SULLA, Denpasar

 

SEHARI sebelum meninggal usai mengalami batuk darah, Nora sempat diantar berobat ke RSUP Sanglah Denpasar. Korban diantar temannya, yakni Saksi Anang Ma’ruf, 24, karena kondisinya drop dan lemas.

 

Menurut informasi kepolisian yang disampaikan oleh saksi, korban lemas karena seminggu sebelumnya sempat mengalami sakit gigi.

Baca Juga:  Polresta Denpasar Digugat karena Dianggap Tidak Sah Tangkap Orang

 

“Pipi dan dagu kanan korban bengkak. Mungkin karena itu, sakitnya merembet ke tenggorokan dan korban sulit menelan makanan dan minu,”ujar Iptu Ketut Sukadi.

 

Sementara itu, dari keterangan saksi lain, yakni tetangga dan pemilik kos, wanita kelahiran Rabadomou Barat, Nusa Tenggara Timur ini baru tinggal di TKP selama sebulan.

 

Selama tinggal di kos, warga mengenal korban sebagai wanita perokok berat. “Korban ini semasa hidup dikenal sebagai perokok berat,”imbuh Iptu Sukadi.

 

Kini, dengan meninggalnya korban, petugas dari BPBD Denpasar bersama pihak kepolisian dan TNI sudah mengevakusi korban ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

 

“Duga kuat, korban (Nurhayati alias Nora) memang meninggal karena sakit. Namun untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya tentu perlu dilakukan tindakan otopsi tim dokter forensik,” tukas Iptu Sukadi.

Baca Juga:  Hari Ini, KPK RI kembali Periksa Kadistan dan Eks Kadiskes Tabanan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/